
" Kamu tahu nyonya, Gloria itu istri saya dan wanita yang nyonya tunjuk itu bernama Goretti dan sebentar lagi akan menikah dengan orang yang berada disampingnya. Mengenai wanita itu dia adalah selingkuhan anakmu." ucap Thomas
" Apa maksudmu?" tanya mama Alex tidak percaya
" Baik dengarkan suara rekaman ini." ucap Thomas sambil mengeluarkan ponselnya di balik jasnya. Thomas menekan tombol dan terdengar suara percakapan dirinya dengan Markus.
xxxxx
Tuan, menurut informasi Goretti kalau orang tua Gloria meninggal dan mengatakan kalau suaminya tidak memperlakukan layaknya seorang istri, suaminya sering menyiksanya bahkan membawa wanita lain ke rumahnya bahkan mereka melakukan hubungan suami istri di depan mata nona Gloria. Luka - luka lebam yang di alami nona Gloria akibat suaminya memukulnya." ucap Markus menjelaskan.
" Apa?" tanya Thomas terkejut sambil meremas ponselnya.
" Benar tuan, bukan itu saja nona Gloria sebenarnya tidak mencintai suaminya karena perjodohan dan ayahnya ada penyakit jantung maka nona Gloria menerimanya. Nona Gloria pernah mengatakan kepada ayahnya tapi yang ada ayahnya langsung mengalami serangan jantung. Sejak itu nona Gloria hanya diam ketika di siksa dan dijadikan pembantu oleh suaminya dan juga kekasih suaminya." ucap Markus
" Ada yang lainnya?" tanya Thomas dengan nada menahan amarah memuncak
" Tuan, saya sudah menyelidikinya ternyata nona Gloria tidak menikah, suaminya membuat surat - surat pernikahan palsu dan mereka berdua tidak pernah melakukan hubungan suami istri. Nona Gloria mengetahui hal itu langsung marah dan memukuli suaminya babak belur." ucap Markus
" Apa?" tanya Thomas terkejut
" Nona Gloria bisa bela diri selama ini diam tapi karena sudah tidak tahan dan mendengar kalau pernikahannya palsu membuatnya marah. Tapi di saat Gloria memukuli suami palsunya dan kekasihnya, tiba - tiba orang tua masing - masing datang. Mereka terkejut dan suami palsunya dengan tanpa dosa mengatakan kalau nona Gloria berpacaran dengan wanita yang merupakan kekasih suami palsunya. Tentu saja mereka marah dan ayahnya Gloria langsung terkena serangan jantung dan di bawa ke rumah sakit. Nona Gloria langsung di usir oleh orang tua suami palsunya. Sampai di rumah sakit ayahnya meninggal dan besok paginya ibunya jatuh dari tangga sampai di rumah sakit nyawanya tidak tertolong." ucap Markus menjelaskan dengan menahan rasa sesak di hatinya.
" Ada lagi?" tanya Thomas sampai tidak sadar air matanya keluar menahan rasa sakit mendengar penderitaan Gloria selama ini disembunyikan.
" Goretti mengatakan kalau suaminya memberikan uang Rp. 2,000,000 buat sebulan tapi nona Gloria tidak memakainya. Nona Gloria memakai uang pribadinya. Hanya itu saja tuan informasi yang saya dapat." ucap Markus
tut tut tut
xxxxx
" Bagaimana nyonya?" tanya Thomas sambil melepaskan pelukan Gloria dan membalikkan badannya dan menatap mama Alex dengan kilatan amarah.
" Itu tidak mungkin." ucap mamanya Alex tidak percaya
" Kalau nyonya tidak percaya tanyakan ke anak nyonya. Tapi sebelum itu.." ucap Thomas terpotong karena tangan Thomas di angkat ke atas ingin menampar mamanya Alex.
greb
Gloria langsung memeluk tubuh Thomas dari arah belakang.
" Hiks... hiks... sayang aku mohon jangan lakukan itu hiks... hiks....." ucap Gloria sambil terisak.
__ADS_1
" Tapi sayang dia sudah menyakiti perasaanmu." ucap Thomas
" Sayang aku mohon.. akhh." teriak Gloria
Thomas yang mendengar suara terikkan Gloria langsung memegang tangan Gloria dan langsung membalikkan badannya.
" Sayang kita ke rumah sakit dan kamu untuk hari ini aku maafkan tapi tidak untuk lain waktu." ucap Thomas sarkas
Thomas langsung menggendong Gloria keluar butik menuju ke parkiran mobil.
" Sayang sabar ya, Markus antar aku ke rumah sakit." teriak Thomas
" Baik tuan." ucap Markus
" Sayang ayo kita pergi mobilmu biar bodyguard itu yang membawanya." ucap Markus sambil menunjuk ke arah bodyguardnya.
" Baik sayang." jawab Goretti sambil membuka tasnya dan mengambil kunci mobil dan diberikan ke bodyguard.
Kini tinggallah mamanya Alex, dirinya tidak percaya apa yang di dengarnya. Mamanya Alex mengalihkan pandangannya ke arah seorang wanita dan menatap tajam ke arah wanita yang akan menjadi menantunya.
" Benar apa yang dikatakan laki - laki itu?" tanya mamanya Alex sambil matanya menatap tajam ke arah wanita itu
" Itu tidak benar ma, mereka bohong." ucap wanita itu berbohong
" Pengawal seret wanita ini ke dalam mobil." perintah mama Alex
" Baik nyonya." jawab pengawal mamanya Alex
" Mama, jangan seperti ini aku ini calon menantu mama." ucap wanita itu
Mamanya Alex tidak memperdulikan perkataan calon menantunya. Sampai di tempat parkiran mobil wanita itu duduk di kursi belakang pengemudi dengan ke dua tangannya di pegang oleh pengawal mama Alex, sedangkan mama Alex duduk di samping pengemudi karena di dalam mobil sudah ada sopir di dalamnya.
" Kita ke apartemen Alva." perintah mamanya Alex.
" Baik nyonya." jawab sopir itu.
Sopir itupun melajukan kendaraan ke apartemen Alva. Sampai di apartemen Alva, mama Alex turun bersama calon menantu dan bodyguard.
" Buka pintu apartemennya." perintah mama Alex
Wanita itu mengambil kunci di dalam tasnya dan membukakan pintu apartemen milik Alex. Mereka bertiga masuk ke dalam apartemen menuju ruang keluarga.
__ADS_1
Mama Alex berjalan dan masuk ke dalam kamar gudang dan mencari tali dan lakban. Setelah barang ditemukan mama Alex keluar dari kamar gudang dan berjalan menuju ruang keluarga.
" Ikat wanita ini di kursi." perintah mama Alex
" Baik nyonya." jawab bodyguard tersebut.
" Mama, kenapa mama tega melakukan ini padaku?" protes wanita itu
" Jangan panggil aku mama karena aku bukan mamamu." ucap mama Alex ketus
" Mama em... maksudku tante, kenapa tante percaya sama mereka?" protes wanita itu
" Siapa bilang, aku hanya berjaga - jaga kalau seandainya dirimu kabur." ucap mama Alex
Mama Alex langsung membungkam mulut wanita itu dengan menggunakan lakban membuat wanita itu tidak bisa bicara lagi.
Mamanya Alex menghubungi anaknya bernama Alex panggilan pertama langsung terhubung.
" Hallo ma, ada apa?" tanya Alex
" Alex, mama minta kamu jawab jujur sama mama." pinta mama Alex
" Jujur apa ma?" tanya Alex
" Apakah Dena yang akan kamu nikahi sebenarnya selingkuhanmu?bukan kekasihnya Gloria?" tanya mamanya Alex penuh selidik.
" Siapa yang bilang ma?" tanya Alex berusaha menutupi kegugupannya.
" Dena yang bilang sama mama kalau Dena adalah selingkuhanmu dan Dena juga mengatakan kalau pernikahanmu dengan Gloria adalah palsu." ucap Mama Alex.
" Sekarang kemana Dena?" tanya Alex geram
" Dia bersama kekasihnya, katanya dia merasa bosan padamu." dusta mama Alex
" Apa!!! kurang ajar!!" teriak Alex
" Alex jangan teriak, katakan sama mama apakah perkataan mama benar? " bentak Mama Alex
" Benar ma." jawab Alex akhirnya mengaku
" Sekarang kamu pulang ke apartemenmu mama tunggu." ucap mama Alex dengan nada sangat kecewa
__ADS_1
tut tut tut tut
Mama Alex mematikan secara sepihak kemudian menatap tajam ke wanita itu yang bernama Dena.