
Sorenya Gloria terbangun kemudian mandi selesai mandi dan berpakaian Gloria berjalan menuju ruang keluarga dan melihat uang dan menghitungnya ternyata berjumlah Rp. 2,000,000.00.
Gloria mengambil uangnya dan dibawanya ke dalam kamarnya. Gloria membuka lemari mencari kotak tempat perhiasan miliknya.
" Besok semua perhiasan ini akan aku jual untuk biaya hidup kami dan sisanya aku masukkan ke tabungan jadi jika aku membutuhkan uang tinggal aku ambil. Untung saja pas lulus SMK aku langsung buka tabungan secara diam - diam tanpa pengetahuan mommy dan daddy jadi daddy dan mommy tidak tahu kalau aku punya tabungan. Uang dari kak Alex tidak akan aku gunakan sepersenpun jika saatnya tiba aku sudah pergi dari kehidupannya dia bisa tahu kalau aku sama sekali tidak pernah menyentuh uangnya sama sekali." ucap Gloria dan tidak terasa air matanya jatuh.
Gloria membuka kotak itu dan mengambil semua perhiasannya dan di simpan di dalam tas supaya besok tinggal di jual. Kotak yang kosong di pakai Gloria untuk tempat uang pemberian Alex. Gloria mengambil amplop kosong dan menulis di amplop tersebut.
Tabungan kak Alex
Tgl 2 Januari 20xx Uang kak Alex Rp. 2,000,000
Gloria membuka amplopnya dan memasukkan uang Alex kemudian dimasukkan ke dalam kotak. Gloria menyimpannya di dalam kolong ranjang tempat tidurnya.
Gloria keluar dari kamarnya kemudian mencuci tangannya untuk memulai memasak. Gloria tahu hari ini suaminya tidak akan pulang karena itu Gloria hanya memasak sedikit saja.
Gloria makan sendiri tanpa ada yang menemani. Gloria berusaha tegar dan berserah diri pada Tuhan dalam menghadapi cobaan ini.
Gloria hanya berharap agar suaminya bisa berubah dan menyadari akan kesalahannya. Selesai makan Gloria membereskan piring dan gelas dan membawanya ke wastafel untuk di cuci.
Selesai mencuci Gloria duduk di ruang tamu, ingin menonton tv tapi Gloria baru mengingatnya kalau dirinya harus irit agar bayar listriknya tidak mahal.
Gloria masuk ke kamarnya dan duduk di ranjang mengambil ponselnya untuk mencari lowongan kerja. Setelah lama mencari Gloria menemukan beberapa perusahaan Gloria mencoba melamar pekerjaan sebagai sekretaris. Setelah mengirim CV lewat email Gloria menaruh ponselnya dan berbaring di ranjang sambil menatap langit - langit kamarnya. Tidak butuh lama Gloria mulai tertidur pulas.
xxxx
Pagi Hari seperti biasa Gloria bangun pagi. Gloria mencuci muka dan menyikat gigi setelah selesai Gloria berjalan menuju pintu dan memutar kunci yang menempel di gagang pintu.
Gloria masuk ke dapur dan membuka kulkas mencari apa yang akan di masak hari ini. Karena ada ayam dan cabe serta bumbu. Gloria membuat pecel ayam. Bau bumbu sambel tercium di seluruh ruangan apartemennya. Tanpa diketahui Gloria kalau sebenarnya Alex sudah pulang dari jam 2 pagi dan langsung tertidur di kamarnya.
Alex menuruni anak tangga karena tidak tahan mencium bau harum masakan Gloria.
__ADS_1
" Hei, cewe les*i masak apa hari ini?" tanya Alex tanpa dosa dan bersalah kalau itu sangat menyakiti hati istrinya.
" Maksud kak Alex apa?" tanya Gloria sambil menengok ke arah belakang Alex. Gloria terkejut dan tidak mengerti sambil menghentikan kegiatan memasaknya.
" Jangan pura - pura pikun deh, bukannya kemarin kalian habis bertemu, cih menjijikkan sekali. Untung kamu tidak membawanya ke apartemenku kalau bawa awas saja kamu." ancam Alex
Gloria mengerti ucapan Alex dan Gloria hanya tersenyum kecut mendengar perkataan suaminya. Gloria melanjutkan kegiatan memasaknya hingga makanan matang dan disajikan ke meja makan.
" Karena ini uangku maka terpaksa aku memakannya." ucap Alex memberikan alasan karena sebenarnya Alex sangat ketagihan masakan istrinya waktu Gloria membuat nasi goreng seafood.
Gloria hanya menatap suaminya dan tersenyum tidak membalas perkataan suaminya karena percuma saja bicara dengannya karena terlalu sakit untuk di dengar.
Mereka makan dalam diam tidak ada pembicaraan sama sekali. Tanpa sadar nasi Alex habis kemudian Alex mengambil nasi di roce cooker kemudian menambah nasi dan juga ayamnya. Untunglah Gloria tadi memasak 4 potong ayam. Rencananya buat nanti sore dan malam.
Gloria bengong nasi di dalam rice cooker habis tanpa sisa begitu pula dengan 2 potong ayam langsung di ambil semuanya oleh Alex tanpa dosa. Gloria hanya diam dan melanjutkan makanannya lagi tanpa banyak bicara.
Selesai makan Alex langsung meninggalkan meja makan dan berjalan menaiki anak tangga menuju kamarnya. Gloria menghembuskan nafasnya dengan kasar kemudian membereskan piring dan gelas yang kotor untuk di cuci. Gloria juga meredam tempat wadah rice cooker dengan di isi air hangat agar mudah di cuci.
Gloria menyapu dan mengepel dan membereskan buku - buku yang berantakan habis di baca oleh Alex di ruang tamu. Gloria tidak tahu kapan suaminya datang dan membaca buku tapi Gloria tidak mau memikirkan karena bikin kepalanya tambah pusing.
Gloria membuka seluruh pakaiannya kemudian membersihkan diri selesai membersihkan diri Gloria memakai pakaian dan keluar dari kamarnya tanpa berdandan karena Gloria tidak suka berdandan. Apalagi jika membeli peralatan rias membutuhkan uang sedangkan Gloria harus irit.
Tampak suaminya sudah rapih dan siap pergi ke kantor.
" Kak Alex, aku minta ijin keluar." ucap Gloria
" Mau ketemu les*imu?" ledek Alex
" Bukan, aku mau membeli perlengkapan untuk sebulan." ucap Gloria
" Uangnya masih utuhkan?" tanya Alex sambil menaikan satu alisnya.
__ADS_1
" Masih utuh belum aku pakai." ucap Gloria
" Baguslah, beli yang perlu jangan beli yang aneh - aneh." ucap Alex tegas.
" Baiklah. Oh ya aku sekalian mencari pekerjaan." ucap Gloria
" Kerjaan? menjadi pelayan restoran atau mencari korban baru?" ejek Alex
" Maksud korban baru apa?" tanya Gloria bingung
" Mencari pengganti temanmu yang les*i itu? sudah bosan ya? atau dia sudah tidak mengasih uang?" ledek Alex tanpa punya perasaan bersalah.
Gloria memejamkan matanya dengan rapat menahan emosinya. Setelah emosinya mulai terkontrol Gloria membuka matanya dan menatap wajah suaminya sambil berusaha tersenyum walau hatinya sangat terluka.
" Aku mencari pekerjaan sebagai pelayan restoran atau office girl di perusahaan." ucap Gloria merendahkan dirinya karena kalau di bilang sekretaris yang ada nanti dirinya di hina yang lebih menyakitkan lagi dan Gloria menghindari hal itu.
" Oh, ingat jika melamar kerja jangan bilang kamu menikah denganku dan satu lagi jangan melamar di PT ALEX Cooperation karena itu perusahaan milikku." ucap Alex
" Baik akan aku ingat." ucap Gloria
" Oh ya satu lagi sampai lupa kalau sudah terima kerja bilang ke aku karena setelah kamu bekerja aku tidak akan memberikan jatah belanja, kamu pakai uang gajimu. Kamu bersyukur aku tidak mengusirmu dari apartemenku." ucap Alex sambil berjalan menuju pintu keluar apartemen.
tes
tes
tes
Gloria menatap punggung suaminya sampai tidak terasa air matanya keluar.
" Sabar... sabar... masih satu bulan 27 hari, jika harinya tiba dan kak Alex tidak berubah juga terpaksa aku pergi dari apartemen ini sekalian mengajukan surat cerai." ucap Gloria sambil terisak.
__ADS_1
" Kak Alex kamu selalu membuat hatiku terluka." lirih Gloria.
Setelah puas menumpahkan kepedihannya Gloria berjalan menuju wastafel untuk mencuci muka.