Cinta Rindu

Cinta Rindu
KISS??


__ADS_3

**KEDIAMAN CLARA**


" Papiiiiiiiiiiii " teriak Clara yang memasuki


kediamanya


"...Bi Papi mana?" tanyanya


"ada di kamarnya non" Clara bergegas menuju kamar Wendi


"Papiiiiiiii" teriaknya lagi sambil membuka pintu kamar


"ada apa sayang" tanya Wendi yang sedang berada di ruang kerjanya di dalam kamar


"Papi aku ingin segera bertunangan dengan Adit"


"sayang sebenarnya ada apa?kenapa tiba-tiba kamu ingin segera bertunangan"


"Dia sekarang memiliki kekasih, dan aku ga mau itu terjadi makanya aku mau Adit secepatnya menjadi suamiku" katanya manja


"ga semudah itu sayang"


"pokoknya Clara ingin Adit menjadi suami Clara"


"iya sayang nanti Papi bilang pada kakek Jordan, kamu tenang aja ya sayang" Wendi memeluk tubuh anaknya


Clara memang anaknya yang sangat di manja oleh Ayahnya, karena memang sejak kecil Dia sudah kehilangan ibundanya. Wendi selalu memanjakan anak semata wayangnya itu.


"sekarang kamu istirahat ke kamar ya"ucapnya mengecup kening Clara. Wendi meraih ponselnya yang di atas meja dan memencet kontak Jordan menelponnya


"halo om Jordan apa kabar"


"baik, kamu sendiri gimana kabarnya?"


"saya baik om, oia akhir pekan ini apakah om ada waktu?"


"emm saya selalu ada waktu untukmu,mainlah ke rumah sudah lama kita tidak bertemu"


" oke om kalau begitu saya akan kesana, terimakasih ya om sampai jumpa"


***


"sayang aku pulang dulu ya, kamu jangan khawatirkan tentang gosip di kampus, seiring dengan berjalannya waktu semua akan kembali seperti biasa" ucap Adit sambil berdiri di depan lift, Rindu hanya tersenyum mengangguk


"sayang akhirnya aku bisa selalu berdua dengan mu tanpa harus menyembunyikan hubungan kita"ucapnya lagi

__ADS_1


"aku juga" Rindu


*Tring* suara lift terbuka


"aku pulang dulu ya, kamu istirahat besok pagi aku jemput pergi kerja" Adit pamit mencium kening Rindu. Rindu tersenyum melambaikan tangannya sampai lift benar-benar tertutup rapat


dret dret dret


"ya halo" jawab Adit saat ponselnya berbunyi


"gue tunggu tempat biasa" ucap Arya


"tapi gue......" belum beres Adit bicara Arya sudah mematikan ponselnya. Adit menarik nafas dalam dan segera ke cafe tempat dia dan sahabatnya berkumpul


"Dit......." teriak Fatih melambaikan tangannya. Adit pun menghampiri mereka dan duduk di sebelah Fatih


"ada apa sih" tanya Adit


"parah lo bro, jadi selama ini lo pacaran ma Rindu?" kesal Arya


"...dan lagi cuma gue yang g tau, lo anggap gue apa? lo lagi Tih kenapa ga cerita ma gue sih jangan-jangan kalian udah ga anggap gue temen ya?" lanjutnya lagi


"sorry bro bukannya gitu gue ga ada hak untuk cerita sama lo lagi pula gue tau ni orang pacaran karena doi keceplosan waktu ngobrol ma gue" jelas Fatih. Adit hanya diam dan tersenyum.


"lo ga ngasih penjelasan ke gue Dit?"


"wah beneran parah ni orang" kesal Arya


"udah lo jangan ngambek gitu, yang penting kita harus bahagia akhirnya ni cowok yang super dingin sama wanita bisa juga jatuh cinta" ucap Fatih mengundang tawa kedua sahabatnya.


"jadi sudah sejauh mana hubungan kalian" tanya Arya penasaran. Fatih pun ingin tau apa jawaban sahabat kecilnya itu


"ya gue serius sama dia" jawabnya singkat


"maksud gue bukan itu, maksud gue....." Arya memeragakan kedua tangannya yang salin menempel


"ya kaga lah, gue pacaran sama dia normal layaknya orang pacaran pada umumnya"


"sumpah jadi lo belum pernah kiss dia" teriak Arya membuat semua orang melirik pada mereka


" lo bisa pelan dikit ga sih malu tau di liatin sama orang" ucap Fatih


"lo itu terlalu kepo" canda Adit


"kayanya lo harus belajar deh sama Fatih walaupun dia orangnya rada pendiam so soan cool gitu tapi dia sangat ahli untuk masalah kiss" ucap Arya tertawa

__ADS_1


"setan lo, lo kali yang kaya gitu"


"gue tau lo Tih ga usah mengelak" mereka pun tertawa.


tidak terasa waktu menunjukan pukul 23.30, mereka pun pulang ke rumah masing-masing


06.30


"pagi kek" sapa Adit


"pagi, tumben kamu bangun pagi trus udah cakep aja mau kemana?"


"jemput Rindu kek, dia kerja shift pagi"


"oh, apa pekerjaannya tidak menganggu kuliahnya?"


"aku sudah sering sekali melarangnya, tapi tetap saja kek dia tidak mau mendengarkannya" Jordan tersenyum dia bangga akhirnya ada seorang perempuan yang bisa merubah cucu kesayangannya, karena biasanya Adit selalu bangun siang dan sangat jarang sekali dia dan Jordan ngobrol seperti sekarang


"kamu bisa menyuruhnya bekerja di perpustakaan kampus, dan kakek akan memberikan gajinya 2 kali lipat dari pada kerjaannya sekarang"


karena memang kampus tempatnya kuliah adalah milik keluarganya


"serius kek, aku akan menawarkan pada Rindu, terimakasih ya kek,aku berangkat dulu" Adit memegang roti yang belum di habiskannya mencium punggung tangan Jordan pamit. Jordan hanya menggelengkan kepalanya tersenyum "cinta memang bisa merubah seseorang menjadi ceria" bisik Jordan


***


Rindu sudah berdiri di depan dusun sambil melihat jam yang ada di tangannya. "Adit kemana sih" katanya kesal karena dia sudah menunggu 20 menit


.....Tidid.....


Rindu langsung masuk ke dalam mobil. "pagi sayang" sapa Adit. "kamu kemana aja sih, aku udah nunggu lama loh" kesal Rindu


"maafkan aku sayang, tadi kakek mengajakku ngobrol, oia yank kamu mau ga kerja di perpustakaan? kebetulan perpustakaan kampus membutuhkan pegawai kamu bisa kerja sebelum atau sesudah kuliah dan gajinya pun lumayan tinggi dua kali lipat gajimu sekarang" Rindu yang mendengarnya sangat tertarik karena memang dia sangat menyukai buku, tapi terbesit rasa penasaran di dalam hatinya kenapa pekerjaan semudah itu bisa memberikan gaji yang begitu besar? karena sampai sekarang Rindu tidak mengetahui kalau kampus itu adalah milik keluarga Adit


"....jadi gimana kamu mau g?"


"aku sih mau banget sayang, tapi kok bisa gajinya sangat besar?"


"ya itu udah standar kok, klo kamu setuju mulai besok kamu bisa mulai bekerja"


"tapi kerjaan ku bagaimana?"


"kamu bisa mengundurkan diri mulai hari ini kan gampang" tidak terasa mereka pun sudah tiba di depan kedai


"ya udah nanti aku coba bicara sama supervisor nya, aku berangkat dulu ya sayang" Rindu turun dan bergegas masuk ke dalam kedai karena memang sudah sangat terlambat

__ADS_1


Terimakasih sudah mampir ke novel RINDU maaf ya selalu telat update ..


__ADS_2