Cinta Rindu

Cinta Rindu
MERAYAKAN


__ADS_3

tok..tok..tok


"ya masuk" ucap pria yang ada di dalam ruangan


"pak ini daftar karyawan yang terpilih hari ini" katanya sambil menyerahkan Map


"terimakasih, kamu boleh pergi" ucapnya menerima Mapnya. dia pun membuka isi Map yang diterimanya dan wajahnya langsung tersenyum dengan lebar


"sudah ku duga kamu bisa Rindu, tunggu sampai kita bertemu, aku sudah merindukanmu" ucapnya sambil tersenyum


**♥️♥️**


"kenalkan nama saya Hary, saya akan membimbing kalian selama kalian berada di sini" ucapnya pada Rindu dan Rizal. Hary pun memperkenalkan satu-persatu orang yang berada di tim mereka.


"....nah ini bangku kamu dan yang ini buat kamu" katanya sambil menunjukkan meja kerja kepada keduanya


"makasih pak" ucap keduanya


"jangan panggil pak saya masih muda panggil aja bang Hary oke" keduanya mengangguk tersenyum


Hary masih mengajak mereka berkeliling untuk memperlihatkan seisi ruangan untuk tim mereka. Rindu merasa sangat bahagia akhirnya impian dia selama ini bisa terwujud, dia tidak menyangka bisa bekerja di perusahaan penerbit sebesar ini, andai Adit bisa tau dia pasti akan merasa senang dan bangga.


"kalian bisa pulang atau masih mau di sini juga boleh" canda Hary membuat keduanya tersenyum


"..besok kalian sudah resmi bekerja dan bergabung di tim kami, selamat datang ya" lanjutnya


"kalau gitu kita berdua pamit pulang ya bang Hary" pamit Rizal


tring tring


Gilang : "masih lama ga? aku jamuran nih nungguin kamu"


Rindu :" seriusan? aku kan ga minta di jemput"


Gilang :" aku takut kamu di culik, udah beres belum?"


Rindu :" hahaha siapa juga yang mau nyulik aku, ni aku lagi jalan tunggu ya 😁😁😁"

__ADS_1


"siapa? pacar ya" tanya Rizal karena melihat Rindu yang dari tadi asik dengan ponselnya


"ah bukan ini sahabat aku dia udah nunggu dari tadi di luar"


" oh.."


"Rindu..." teriak Gilang melambaikan tangannya, Rindu pun membalas melambaikan tangan


"Zal kamu pulang naik apa?mau bareng g?"


"aku bawa mobil kok"


"oh kalau gitu aku duluan ya sampai ketemu besok" Rizal mengangguk tersenyum. Rindu berlari kecil ke arah Gilang sambil tersenyum


"Gilaaaaang aku di terimaaaa" teriaknya kegirangan


"waaah selamaaat yaaaa " katanya sambil merangkul Rindu dan mereka masuk ke dalam mobil


"siaaal jadi selama ini kamu deket sama dia, begitu cepat kah kamu melupakan aku Rin? tunggu saja kejutan dari aku nanti !!" ucap pria itu masih dibalik kaca di dalam ruangannya


"tentu saja aku kangen berat sama mereka, sekalian aku mau ngasih tau kabar bahagia hari ini" Gilang tersenyum melihat wanita yang di sukai nya sangat bahagia


tidak butuh waktu yang lama untuk sampai di cafe tempat biasa mereka berkumpul. benar saja kelima sahabatnya sudah berkumpul di meja panjang yang berada di tengah ruangan. kelimanya melambaikan tangan saat melihat Rindu dan Gilang masuk.


"hai kalian udah lama?" sapa Rindu sambil mencium pipi ketiga sahabat perempuannya


"gue ga di cium Rin" canda Arya


"maunya lo" kata Kania menutupi wajahnya dengan tangannya. semua tertawa melihat keduanya


"lama tau, interview apaan coba yang lama gitu" seperti biasa Clara bicara dengan ciri khas juteknya


"aku keterima jadi tadi di ajak keliling kantor dulu" ke-lima sahabatnya kaget dan bahagia mendengarnya


"sumpah lo?waaah selamat sayang" ucap Lala memeluknya karena Rindu duduk bersebelahan dengannya


"waah kebetulan donk gimana kalau kita skalian rayain lulusnya Rindu interview" ucap Fatih semangat

__ADS_1


"bukan Rindu aja donk, kalian juga harus merayakan akhirnya skripsi gue beres dan minggu depan gue sidang" kata Gilang, semua tepuk tangan dengan kabar baik itu.


"pas banget sekarang kita cheers buat keberhasilan kita semua" Fatih mengangkat gelas minuman yang masing-masing sudah mereka pesan


"cheers" teriak semuanya


persahabatan mereka semakin erat, sebenarnya semua itu bisa terjadi karena kepergian Adit. suasana penuh dengan tawa kala mendengar cerita Gilang saat menghadapi dosen pembimbing yang super killer dan juga mendengar cerita-cerita pengalaman yang lainnya saat mereka mulai bekerja karena hari ini adalah hari pertama mereka bisa kumpul lagi setelah kelulusan.


"oia Rin, gue denger dari om Jonathan kalau Adit sudah berada di Indonesia" ucap Fatih membuat suasana langsung hening seketika.


"kamu serius? tapi kenapa Adit tidak menghubungiku" ucapnya sedih menunduk, Lala yang ada di sampingnya pun langsung merangkul menepuk bahunya


"gue juga belum bertemu dengannya, dan gue coba menghubungi Adit ataupun kakek Jordan tapi tidak ada jawaban, gue juga sudah kerumahnya dan nihil rumahnya pun hanya ada para asisten rumah tangga, gue ga tau om Jonathan bilang itu ke gue apa karena merasa terganggu karena gue selalu menanyakan kabar Adit" Rindu diam dan terus menunduk. Clara dan Kania langsung menghampirinya dan ikut memeluk dirinya


"kalau memang Adit sudah ada di Indonesia dia pasti sudah menghampirimu kok, lo harus sabar ya Rin" ucap Kania


"awas aja dia kalau beneran udah ada di Indonesia gue panggang hidup-hidup" ucap Clara membuat Rindu tertawa


"jangan donk, nanti aku nikah sama siapa?" ucap Rindu mengangkat kepalanya sambil tertawa, semua yang melihatnya tersenyum


" ya udah dari pada kita sedih mending kita lanjut karaokean yu" ajak Arya


"leeeets goooooo" teriak Kania berdiri dan mereka pun pergi ketempat karaoke langganan mereka


"Rin ternyata selama ini kamu bahagia, aku salah berfikir kamu akan merasa kesepian" ucapnya melihat dari mobil yang terparkir di sebrang cafe


"pak sekarang kita kemana?" tanya supir padanya


"kita langsung ke apartemen aja"


" baik pak"


TERIMAKASIH SEMUA SUDAH MAMPIR


JANGAN LUPA LIKE, KOMEN DAN VOTE YA


YUKS FOLLOW AUTHOR DI MANGATOON/NOVELTOON ♥️♥️♥️

__ADS_1


__ADS_2