Cinta Rindu

Cinta Rindu
WISUDA


__ADS_3

Husna sedang mengoleskan beberapa macam alat amake up di wajah manis Rindu.


"selesai, kamu cantik sayang seperti ibumu" ucap Husna memeluk Rindu, rasa kangen tiba-tiba


datang untuk sahabatnya itu setelah melihat wajah Rindu.


Rindu yang memakai kebaya modern warna peach dengan rambut yang di biarkan terurai dengan jepitan bunga kecil di sisi sebelah kanan. hari ini adalah hari yang di tunggu oleh Rindu.


Rindu pun keluar dari kamarnya bersama Husna betapa kagetnya orang yang menunggu keduanya keluar dari kamar. mereka kaget melihat kecantikan Rindu, karena memang Rindu tidak pernah sama sekali memakai make up.


"Rin, kamu cantik" kata Gilang yang masih terpana. kedua orang tua Gilang saling memandang tersenyum


"Kak Rindu cantik banget" kata Riska memeluk pinggangnya


"makasih ya sayang" katanya sambil menyambut pelukan adik angkatnya itu


"sudah siap semua kan ayo kita berangkat keburu kesiangan" ucap Budi dan mereka bergegas pergi.


sesampai di kampus mereka pun segera masuk ke dalam. hari ini adalah hari bahagia sekaligus sedih untuk Rindu. akhirnya dia bisa menyelesaikan pendidikannya tapi dia sedih meninggalkan tempat yang membuat dia dan Adit bertemu, tempat dimana banyak kenangan untuk keduanya.


**KAMPUS**


kedua orang tua Gilang menjadi wali untuk Rindu saat itu. karena memang Rindu tidak mempunyai siapapun, dia tidak berharap banyak pada ibu tirinya. dia sudah mengabari hari ini akan wisuda tapi dia tidak tau apakah mereka akan datang atau tidak.


"Rindu..." panggil Kania menghampirinya bersama sahabat yang lainnya. semua cantik dengan balutan jas dan dress mereka.


"haii....."


"halo tante, om" sapa semuanya pada kedua orang tua Gilang


"Rindu lo cantik banget" ucap Lala terpana bukan hanya Lala saja tapi semua terpana melihat kecantikan Rindu


"makasih ya kalian juga cantik dan ganteng kok"

__ADS_1


"Lang lo ngapain kesini" canda Arya membuat mereka tertawa


"gue di undang buat cuci piring" candanya balik


"yaaah Lang lo ga bisa wisuda bareng sama kita, lo sih kebanyakan males nya iya ga tante Husna" kata Lala


"iya kebanyakan molor nih anak, ga tau nih kapan beresnya tu skripsi"


"bunda kok ngomongnya gitu, tenang Bun Gilang wisuda tahun depan"


"kelamaan ayah pengennya sekarang"


"ya udah yah sekarang fotonya aja dulu pake toga mumpung ayah sama bunda lagi cakep wisudanya tahun depan"


"kamu ini ya..." semua tertawa melihat kelakuan bapa dan anak itu


pengumuman para wisuda yang harus memasuki aula sudah di umumkan, mereka semua pun masuk ke dalam aula kampus. Rindu pun bersiap untuk memakai toga dan menyusul semuanya yang sudah memasuki aula.


setelah itu satu persatu mahasiswa yang di wisuda di panggil ke atas panggung untuk melakukan pemindahan kucir oleh rektor universitas dan di lanjutkan penyerahan ijazah. suasana haru seketika kala itu, ayah ibu aku sudah lulus seperti yang kalian impikan ucap Rindu sambil meneteskan air matanya tersenyum.


setelah semuanya menerima ijazah mereka semuapun berdiri di atas panggung dan membaca janji wisuda di saksikan oleh para dosen dan para orang tua. selesai sudah acara wisuda Rindu dan para sahabatnya


" akhirnya setelah hampir 4 tahun nama gue ada buntutnya juga" canda Clara


"CLARA BASTIAN S.S" lanjutnya dengan bangga


"jangan terlalu bangga Ra kehidupan yang sesungguhnya akan dimulai" ucap Rindu mengundang tawa


"Rindu" panggil Farel yang baru datang bersama ibu dan kakak tirinya. Rindu langsung tersenyum dengan lebar dan menghampiri mereka


"ibu, Farel, kak Fany makasih ya kalian sudah datang" Rindu tidak bisa menahan rasa bahagianya, dia tersenyum meneteskan air matanya dan memeluk Farel juga ibunya, kalau Fany jangan di tanya dia selalu bersikap jutek seperti biasa.


"maafkan kami terlambat, tadi terjebak macet" jelas Farel, Rindu menggelengkan kepalanya tersenyum

__ADS_1


"udah donk jangan nangis, nanti riasan kamu luntur lo" canda Farel


"Rosa apa kabar" tanya Husna dan Budi menghampiri mantan tetangga itu


"baik, kalian apa kabar" keduanya saling menyapa dan duduk di bangku yang ada di taman. Rindu, Farel dan juga Fany bergabung dengan sahabat Rindu yang lainnya.


"kenalin ini kakak perempuan aku Fany" Rindu memperkenalkannya pada semuanya


"mumpung pada kumpul lengkap gini gimana kalau kita foto dulu" ucap Farel dan mempersiapkan kamera yang di simpan di depan mereka. mereka pun berbaris sejajar mengambil beberapa foto sebagai kenang-kenangan.


"kalian bertiga ya" titah Fatih pada Farel,Fany dan Rindu. Farel merangkul kedua saudaranya


"tante mau gabung foto ga?" tanya Fatih pada para orang tua. mereka pun bergabung bersama Rindu


"Lang lo ikutan donk biar pas kalian sekeluarga" titah Arya. betapa bahagianya Rindu, dia tidak pernah membayangkan bisa mempunyai foto keluarga di hari wisudanya disaat dia sudah tidak memiliki siapapun. sekali lagi Rindu meneteskan air mata bahagianya, semua sahabat yang melihatnya ikut terharu.


Clara, Kania dan Lala langsung memeluk sahabatnya itu dan ikut merasakan bahagia yang dia rasakan.


"jangan nangis lagi donk, kita semua ada buat lo" ucap Kania membuatnya tersenyum. para orang tua pun ikut terharu melihatnya.


"ya udah gimana kalau kita sekarang cari makan?" ajak Budi


"waaah om tau aja kalau kita semua laper" kata Arya dan merekapun pergi untuk mencari tempat makan.


***


Rindu :" Adit bagaimana kabarmu hari ini? hari ini aku sangat bahagia karena disaat aku wisuda aku tidak sendiri, banyak orang yang datang. andaikan kamu ada di sini kita bisa wisuda bareng aku akan sangat bahagia. Adit cepat pulang kamu tidak tau sudah berapa banyak rasa kangen ini untukmu, aku ingin segera memelukmu. Dit aku ingin menjadi istrimu makanya kamu cepat pulang ya love u😘"


tidak lupa Rindu mengirimkan pesan pada Adit. Rindu menatap wajah Adit di dalam ponselnya. sampai sekarang pun Rindu tidak pernah melupakannya selalu berharap dia akan datang dan menemuinya...


TERIMAKASI SEMUANYA SUDAH MENDUKUNG AUTHOR


JANGAN LUPA LIKE, KOMEN DAN VOTE YA 😘😘

__ADS_1


__ADS_2