
setelah Rindu tau kalau seluruh karyawan mengetahui status nya, Rindu memutuskan untuk resign dan menjadi ibu rumah tangga seutuhnya. karena percuma juga dirinya yang ada di sana tidak sama sekali dia mendapatkan pekerjaan. dengan keputusannya seperti itu Adit merasa sangat bahagia karena memang itu yang dia inginkan selama ini.
hari ini semua orang sibuk untuk membantu Fatih, karena hari ini adalah hari pernikahannya dengan Lala. para sahabat membantu mempelai pria dengan membawa hantaran dan mas kawin yang akan di berikan. sesuai rencana Adit yang akan membuat acara bulan madu sahabatnya menjadi hari pembalasan karena sudah menganggu bulan. madunya.
Adit sudah memesan tiket pesawat menuju Tokyo sehari setelah acara pernikahan sahabatnya, selang satu hari dengan keberangkatan Lala dan Fatih. hal itu sengaja di lakukan agar Fatih tidak mencurigai dirinya. Rindu yang mengetahui rencana dari sang suami hanya menggelengkan kepalanya dan pasrah mengikuti semuanya.
semua akhirnya sudah siap, Fatih yang menggunakan jas silver kemeja putih sangat terlihat tampan, para sahabat sudah tidak sabar bagaimana dengan pengantin wanita pastinya akan sangat cantik. semua bersiap pergi dan menaiki mobil masing-masing pergi menuju gedung pernikahan. sesampai disana tim keluarga pria di sambut oleh keluarga wanita. karena Lala orang Sunda jadi pernikahan dia adakan dengan adat Sunda.
mempelai pria di sambut lengser (seorang pria yang menari dan akan menuntun dirinya masuk menemui calon mertuanya). pernikahan itu dilaksanakan dengan penuh acara adat. prosesi sakral pun di mulai, Fatih dengan lancarnya mengucapkan ijab kabul dan pernikahan di katakan SAH oleh bapak penghulu juga para saksi.
Fatih dan Lala sekarang telah resmi menjadi sepasang suami dan istri. pernikahan pun berjalan dengan lancar dan hikmat. para undangan mulai berdatangan memenuhi gedung pernikahan. Rindu dan Adit juga yang lainnya menjadikan pernikahan ini ajang reuni bersama teman-teman kuliah mereka. banyak yang tidak menyangka kalau Rindu akhirnya bisa bertemu kembali dengan Adit dan yang membuat mereka terkejut adalah saat mengetahui keduanya yang sudah menjadi suami dan istri.
Adi dan yang lainnya duduk di bangku VIP yang memang sudah di khususkan untuk mereka. ke-enam nya sedang menikmati makanan yang sudah di sediakan.
"kalian kapan?" tanya Rindu pada Arya dan Kania
"tau nih, udah berulang kali gue lamar di tolak mulu" keluh Arya
__ADS_1
"gue maunya lamaran yang romantis bukan yang setiap jalan ngomong yank nikah yu, lagi di mobil ngomong lagi yank nikah yu, emang lo pikir gue cewek yang di ajak nikah mau-mau aja gitu?" yang lainnya tertawa mendengar perkataan Kania
"gue ga bisa seserius itu sayang, gue tuh orangnya to the point langsung masuk pada intinya"
"ya kalau gitu jangan harap lo bisa nikah sama gue" lagi-lagi para sahabat menertawakan Arya yang selalu kalah dengan ucapan Kania.
"oke gue bikin lamaran yang seromantis mungkin awas aja lo nolak gue" ancamnya
"siapa takut" ucapnya sambil mencubit kedua pipi pacarnya karena merasa gemas.
setelah acara selesai ke-enam sahabat Lala dan Fatih naik ke atas panggung karena mereka akan melakukan pemotretan. suasana kala itu ramai dan heboh, sudah berbagai gaya tersimpan di memori kamera sang fotografer.
keesokan hari nya Rindu bersiap mengepak barang-barang yang akan di bawanya bersama suami ke Tokyo. awalnya Rindu tidak menyetujui rencana suaminya untuk mengacaukan acara bulan madu sahabatnya tapi memang dasar Adit dia tidak mau hanya dirinya yang merasakan bulan madu yang di kacaukan oleh para sahabatnya.
keduanya akan berangkat di penerbangan pada malam hari. sebelum berangkat Adit menyuruh sekertarisnya untuk mencari tahu hotel tempat kedua sahabatnya itu menginap. Rindu hanya menggelengkan kepalanya melihat ulah dari suaminya. di sisi lain sepasang pengantin baru sedang menikmati asiknya bulan madu mereka. Fatih sama sekali tidak mengetahui kalau Adit sekarang sedang dalam perjalanan menuju ke Tokyo.
Akhirnya pesawat yang di tumpangi oleh Adit dan Rindu sampai di Tokyo dini hari. keduanya langsung menuju ke hotel untuk istirahat karena lelahnya perjalanan. tunggu gue Fatih ucap Adit dalam hatinya sambil tertawa.
__ADS_1
"kamu kenapa ketawa sendiri gitu" tanya Rindu heran
"ah ga kok, kamu udah mandi? kok ga bareng sih"
"habisnya dari tadi kamu melamun mulu, udah sana mandi biar seger" Adit pun melangkahkan kakinya menuju kamar mandi sesuai perintah sang istri.
jam sudah menunjukan 11.00 siang waktu Tokyo. sepasang suami istri ini masih terlelap tidur. rencana mereka untuk memberikan surprise pada dua sahabatnya gagal karena keduanya yang sudah pergi untuk berkeliling kota Tokyo. niat hati untuk mengerjai dan menganggu bulan madu sahabat nya malah keduanya terlelap tidur.
saat Adit membuka matanya di kaget saat melihat ke arah jendela yang sudah terang oleh sinar matahari. dia perlahan membangunkan istrinya dan bergegas bersiap untuk menghampiri sahabat mereka.
"sayang bisa ga kalau kita ke sini ga usah ngerjain orang, mending kita ikutan bulan madu aja" ucap Rindu yang masih dalam tidurnya. Adit yang mendengarnya tersenyum itu artinya Rindu mengizinkan dirinya untuk menyerangnya.
"dengan senang hati sayang" Adit yang sudah siap kembali melepas pakaian nya dan kembali naik ke atas ranjang, Rindu merasa heran dengan tingkah laku suaminya langsung menutupi tubuhnya dengan selimut karena merasa ketakutan.
"yank kamu mau apa?" Tanya Rindu
"mau bulan madu lagi seperti yang kamu bilang" ucapnya dan langsung menyerang istrinya. Rindu pasrah karena memang dia yang memancing suaminya untuk melakukan itu.
__ADS_1
TERIMAKASIH ATAS DUKUNGAN NYA
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YA ♥️😘