
Akhirnya Rindu dan Adit menginjakkan kaki mereka di Bali. orang dari perusahaan pun sudah menjemput keduanya. mobil sedan hitam itu pergi membawa keduanya ke hotel. sesampai di sana mereka langsung masuk ke dalam karena Adit harus segera bersiap, sebentar lagi dia akan bertemu dengan rekan bisnis kakeknya.
"sayang kamu ditinggal sendiri ga apa-apa? kemungkinan aku akan malam pulangnya"
"aku ikut ya" ucapnya manja
"ga bisa sayang, hanya hari ini kok aku pergi dan besok aku sudah tidak ada pekerjaan apapun di Bali" dengan berat hati Rindu mengangguk.
Adit pun meninggalkan Rindu tidak lupa dia mencium kening istrinya sebelum pergi. Rindu meraih ponselnya yang sejak tadi berbunyi dan sudah banyak chat yang masuk.
Lala :" Rin, lo udah sampai Bali?"
Kania :" gilaaa gue ga di ajak ke Bali"
Fatih :" @Kania masa iya lo ngintilin orang mau Honeymoon"
Kania :"set dah udah 1 minggu lebih kalian belum??????😅😅"
Arya :"woooow udah rame"
Clara :"kita susul ke Bali yuk hahaha"
Gilang :" ngapain lo @Clara kesana? jadi nyamuk?"
Lala :" hahahaha ide bagus juga tuh @Clara, yank @Fatih ke Bali yu😘"
Fatih :"ayoook siapa takut"
Arya :"sayang @Kania mau juga ga ke Bali?"
Clara :" sayang???jadi juga kalian?? gilaaak aja gue sendiri yang jomblo"
Gilang :"kan ada gue beib 😅 gue temenin deh jomblo lo"
Clara :"ga ada pilihan lain gitu selain lo @Gilang 😅"
Rindu :"kalau kalian kesini bukan bulan madu namanya 😅😅😅😅"
__ADS_1
Kania :"paganten baru nongol, tau nih pada sibuk aja orang mau honeymoon di gangguin"
Arya :"ga apa-apa donk Rin, kali-kali kita liburan bareng haha"
Rindu :"seriusan mau kesini??"
Fatih :" duariusan 😅😅"
Lala :"asiiik tunggu kita ya Rin"
Rindu tidak menyangka kalau para sahabatnya akan menyusulnya ke sini, kalau Adit tau dia pasti bakal merasa terganggu. Rindu menyimpan ponselnya yang masih saja berbunyi karena para sahabatnya yang sedang merencanakan keberangkatan mereka ke sini, dia merebahkan tubuhnya karena lelah setelah perjalanan.
**21.00**
"thank you sir for coming to Indonesia " ucap Adit sambil mengulurkan tangannya
"thank you too, send my regards to your grandfather, good night"
"oke sir, good night"
setelah bertemu dengan rekan bisnis kakeknya Adit segera pulang ke hotel karena pasti Rindu kesepian menunggunya.
tapi dirinya ingin sekali memberikan kejutan ini pada Adit, Rindu pun terpaksa memakainya. dia merias sedikit wajahnya untuk menyambut sang suami. karena baju yang di kenakan nya sangat seksi Rindu menutupnya dengan blazer panjang yang dipakainya tadi saat di pesawat.
"sayang...." teriak Adit yang memasuki kamar. Adit tersenyum melihat Rindu yang begitu cantik. dia menghampiri istrinya dan mencium keningnya.
"mau mandi sekarang?" tanya Rindu sambil membuka kancing bajunya
"iya sayang aku gerah, aku mandi dulu ya" setelah Adit masuk ke kamar mandi Rindu membuka blazer nya dan langsung naik ke atas kasur bersembunyi di balik selimut. jantungnya berdetak dengan kencang, dia ingin sekali memberikan kejutan untuk suaminya tapi dia tidak bisa karena merasa malu.
selesai membersihkan diri Adit keluar hanya menggunakan celana pendek tanpa memakai baju sambil menggosok rambutnya yang masih basah dengan handuk. Rindu yang melihatnya semakin salah tingkah, sebenarnya dia sudah sering melihat Adit seperti itu tapi malam ini sangat berbeda. wajah Rindu memerah dan jantungnya berdetak semakin kencang.
"sayang kamu kenapa sakit?" tanya Adit menghampiri Rindu karena melihat wajahnya yang merah
"eng...ga kok" jawabnya. Rindu memalingkan pandangannya menonton TV yang ada di depannya
"kalau ga sakit kenapa badanmu di balut selimut? kamu kedinginan sayang?"
__ADS_1
"stop diem disitu aku ga apa-apa kok" ucapnya saat Adit hendak ingin membuka selimutnya.
Adit merasa pemasaran dengan tingkah laku Rindu
"yank kamu beneran ga sakit kan?" Rindu mengangguk, dengan memberanikan diri duduk dan membuka selimutnya, Adit yang melihatnya kaget sekaligus merasa senang, dia pun tersenyum dan menghampiri Rindu.
"aku malu" ucap Rindu tertunduk
"aku suka sayang" ucapnya mengangkat wajah Rindu dan langsung menciumnya. malam itu menjadi malam yang sangat terindah untuk keduanya.
"sayang sakit ya? maafkan aku" ucap Adit sambil memeluk tubuh Rindu merasa bersalah. Rindu mengelengkan kepalanya
"sayang aku laper"
"sejak tadi kamu belum makan?"
"belum aku tadi ketiduran" ucapnya sambil tersenyum dan mereka pun pergi mencari makan.
***♥️♥️***
"sayang anak-anak mau ke Bali?" tanya Adit kaget karena dia baru membuka ponsel dan melihat pesan grup yang sudah sangat banyak masuk.
"ga tau jadi atau ga yank" jawabnya
"ga bisa aja liat orang seneng dikit" kesal Adit.
dia menarik tangan Rindu yang hendak bangun masuk kedalam pelukannya.
"sayang aku mau mandi"
"nanti aja mandinya mumpung mereka belum dateng kita tempur sekali lagi yu sayang"
"apa??? aku masih sakit yank" Rindu menolak dan melepaskan pelukannya berjalan menuju kamar mandi. Adit mengikuti langkahnya sambil memeluknya
"aku lakukan dengan pelan sayang ya...ya...ya.."
"tau ah" ucapnya masuk ke dalam kamar mandi, Adit tersenyum dan menyusulnya masuk ke dalam
__ADS_1
TERIMAKASIH ATAS DUKUNGANNYA
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YA ♥️♥️♥️😘