Cinta Rindu

Cinta Rindu
SUDAH RENCANA


__ADS_3

Rindu sudah menghubungi keluarganya yang berada di Bandung dan mereka berjanji akan datang di hari pernikahannya.


"dari siapa Rel?" tanya Husna padanya


"Rindu bunda" jawab Farel dan Husna hanya tersenyum mendengarnya.


Husna dan keluarganya ke Bandung hanya ingin menjemput keluarga Rindu yang ada di sana sesuai dengan permintaan Adit. sebenarnya pernikahan ini bukan pernikahan dadakan, Adit memang merencanakannya sebelum dia pulang ke Indonesia. dia tidak lagi peduli Rindu akan menolaknya karena ini dia lakukan sesuai dengan permintaan Rindu sendiri selama setahun belakangan ini.


***FLASHBACK***


Jumat


setelah Rindu keluar dari ruangan Adit, dia langsung memerintahkan Soni untuk mengumumkan kalau dirinya sedang membutuhkan Asisten pribadi. itu hanya sebagai alasannya agar tidak ada gosip yang aneh-aneh tentang Rindu.


"Soni antarkan saya ke rumah Gilang sekarang" ucap Tristan


"baik pak" mereka pun menuju parkiran untuk pergi ke rumah Gilang. selama perjalanan Adit terus tertawa karena pesan masuk yang di kirimkan oleh tunangannya itu, dia tau kalau Rindu pasti akan menyadari kalau ini semua hanya alasan dia agar Rindu bisa selalu dekat dengannya.


tidak lama akhirnya mereka sampai di kediaman Sutomo. Soni turun dan membukakan pintu untuk Direktur nya itu.


ting tong ting tong


Husna dengan cepat berjalan membuka pintu


"siang tante" sapa Adit


"siang nak Adit ayo silahkan masuk" Adit pun masuk dan Husna mempersilahkan nya duduk


"sebentar ya tante buatkan minum dulu"


"tidak usah tante saya cuma mau minta tolong" katanya menghentikan langkah Husna


"ada apa nak Adit sepertinya hal yang sangat penting?"

__ADS_1


"iya Tante, Adit mau meminta tolong pada tante dan keluarga untuk membantu acara pernikahan Adit"


"pernikahan?" ucap Husna kaget


"iya tan, tapi Rindu tidak mengetahui Rencana ini, Adit membuatnya mengalir seperti tidak terjadi apa-apa. jadi Adit mau meminta tolong tante untuk menjemput keluarga Rindu yang ada di Bandung. Adit sudah mempersiapkan semua acara pernikahan di hari minggu tan. apa tante mau membantu rencana Adit?" tidak terasa air mata Husna mengalir, dia sangat bersyukur karena Rindu mendapatkan pasangan yang sangat begitu menyayanginya. dia pun memeluk tubuh Adit.


"nak terimakasih ya kamu sudah menyayangi Rindu, terimakasih kamu mau menerima Rindu dengan segala kekurangannya" Adit tersenyum menyambut pelukan Husna sambil menepuk punggung nya


"iya tante Adit juga mau berterimakasih kepada tante sekeluarga yang sudah merawat Rindu selama ini" Husna melepaskan pelukannya


"itu sudah menjadi kewajiban bunda dan keluarga, Rindu sudah bunda anggap seperti anak bunda sendiri dan lagi kamu jangan panggil bunda dengan sebutan tante karena mulai hari ini kamu adalah anak bunda calon menantu bunda" Adit mengangguk tersenyum.


"jadi gimana tan eh bun?"


"tentu saja bunda akan membantumu" Adit tersenyum lebar mendengar perkataan Husna


"kalau begitu Adit pamit dulu ya bun, Adit mau balik ke kantor dulu"


"kamu ga mau minum dulu nak?"


******


Fatih yang sudah mengetahui rencana sahabatnya itu pun membantu semua persiapan pernikahan nya dengan Rindu. Adit menyulap rumah nya menjadi seperti istana bunga. setiap pojok rumah di penuhi dengan berbagai macam-macam bunga.


pernikahan yang sederhana menurut Adit di rubah pernikahan kecil yang sangat mewah.


"bro Rindu belum tau tentang rencana lo?" tanya Fatih pada Adit yang sedang mengawasi para pekerja yang sedang mendekor rumahnya


"ini kejutan untuknya, jelas dia tidak akan tau" Fatih tersenyum bangga pada sahabatnya itu, ternyata pria dingin seperti Adit bisa juga seromantis ini pikirnya.


setelah 5 jam perjalanan Bandung Jakarta yang sangat padat akhirnya 2 keluarga itu sampai di kediaman Sutomo.


"kalian istirahat lah" ucap Husna pada Fatih juga ibu dan kakaknya. mereka pun masuk istirahat karena besok akan menjadi hari yang sangat sibuk.

__ADS_1


04.30


bunyi bel yang terus berbunyi membuat Rindu terbangun dari tidurnya


"siapa sih pagi-pagi gini bertamu?"kesal Rindu. dia pun mencuci mukanya dan berjalan menuju pintu.


"pagiii Rindu" sapa Lala yang datang bersama kekasihnya dan para tim make up, Rindu hampir lupa kalau hari ini dia akan menikah dengan Adit


"kalian ngapain sepagi ini kesini?" tanya Rindu, Lala mendorong tubuhnya masuk tanpa menjawab pertanyaannya.


"sekarang lo cepetan mandi, karena lo bakalan di make up sama tim make up profesional ini" ucapnya sambil menunjuk pada para tim make up.


"tapi....." belum selesai Rindu bicara Lala kembali mendorong tubuhnya masuk ke dalam kamar mandi.


15 menit berlalu akhirnya Rindu keluar dari kamar mandi. para tim make up pun langsung mengoles wajahnya dengan berbagai riasan.


waktu sudah menunjukan pukul 5.45 tapi Rindu belum juga keluar dari kamarnya


"sayang coba kamu liat mereka di dalam" kata Fatih cemas karena sudah 1 jam lebih mereka belum saja selesai, Fatih terus melihat jam yang ada di tangannya karena dia takut akan terlambat. Lala pun berdiri hendak ingin menyusul Rindu ke kamarnya tapi langkahnya terhenti saat tim rias membuka pintunya.


Rindu sudah berdiri di belakang pintu mengunakan gaun pengantin putih, sepatu high heels silver, make up yang sederhana tapi sangat elegan dan rambut yang dikepang pinggir dengan bunga putih kecil di setiap lilitan rambutnya.


Fatih yang melihatnya pun sontak langsung berdiri melihat kecantikan Rindu. keduanya sangat terpesona melihat wanita yang sebentar lagi akan menjadi nyonya Kendrick itu.


"oh my God Rin sumpah lo cantik banget " ucap Lala menghampirinya dan memegang tangannya


"asli gue speechless Rin" lanjut Fatih yang belum mengedipkan matanya


"makasih ya" ucapnya sambil tersenyum


mereka pun segera ke rumah Adit. Lala perlahan membantu Rindu memegang gaunnya berjalan menuju parkiran.


TERIMAKASIH ATAS DUKUNGANNYA

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YAA


LOVE U ALL ♥️♥️♥️♥️


__ADS_2