
"sayang kamu marah ya?" Adit menggenggam tangan Rindu berada didalam mobil yang terparkir di depan dusun
"kenapa harus marah, memang kalian kan sudah dekat dari kecil, aku masuk ya udah malem mending langsung pulang kasian kakek menunggumu" Rindu turun dari mobil. Adit menarik tangan Rindu menghentikan langkahnya
"kenapa sih Dit, aku capek mau istirahat besok kita kan ada kelas pagi mending sekarang kamu pulang"
"kalau ga marah ga mungkin kan kamu kaya gini"suara Adit mengeras kesal membuat Rindu sedikit kaget. tapi itu tidak membuat Rindu takut dia melepaskan genggaman Adit dan langsung berlari kedalam dusun. Adit kesal dengan sikap Rindu dia menendang ban mobil dan segera melajukan mobilnya dengan sangat cepat.
Rindu memang kesal dengan Adit karena melihatnya yang pasrah di layani oleh Clara saat di meja makan ditambah omongan Clara yang menagih janji pada kakek Jordan membuatnya semakin panas. memang sih kakek sudah menjelaskan pada Rindu kalau itu tidak benar. walaupun begitu tidak membuat rasa kesal Rindu hilang.
Rindu melempar badannya di atas tempat tidur, berulang kali dia membuka ruang chat antara dia dan Adit di ponselnya berharap Adit mengirim pesan untuknya tapi sudah 2 jam dia memandangi ponsel yang ada di tangannya tidak juga ada yang masuk. ingin rasanya dia mengirimi pesan terlebih dahulu tapi rasa gengsi menghadang semuanya. dia lebih memilih memejamkan matanya toh besok juga akan bertemu pikirnya.
***
08.00
Rindu sudah siap berdiri di depan dusun menunggu berharap Adit menjemputnya. berkali-kali dia liat jam yang ada ditangannya tapi Adit tak kunjung datang. dia pun memutuskan untuk pergi sendiri ke kampus karena memang sebentar lagi kelas akan di mulai.
"Rinduu..." teriak Kania
"hai...." sapanya
"kok jalan, mana pangeran lo" Rindu mengangkat bahunya. Rindu menatap wanita yang ada di sebelah Kania
"oia Rin ini kenalin Lala dia baru masuk semester kemaren dia cuti"
"hai Rindu"
"Lala, aku banyak dengar cerita tentang lo"
"oh ya" Rindu menatap Kania sambil tersenyum kecil
" tenang aja Rin gue ga cerita macem-macem kok, Lala ini temen baik gue di kampus sama kaya lo" selama berjalan menuju kelas banyak yang mereka bertiga bicarakan. Rindu merasa langsung klik sama Lala karena dia sama asiknya seperti Kania.
__ADS_1
sampai di kelas Rindu melihat sekitar tapi dia tidak melihat Adit dkk. kemana kamu??? pertanyaan yang selalu melintas di benaknya. sampai dosen sudah memasuki kelas Adit tak kunjung datang.
"Rin kok lo dari tadi gelisah sih ada apa?" bisik Kania yang dari tadi melihat sahabatnya itu selalu melihat ke arah pintu berharap seseorang datang.
"....lo pasti nungguin Adit ya, kalian berantem?" Rindu hanya diam menunduk terlihat wajahnya yang menyesal. Kania sudah bisa menebaknya pun berhenti bertanya dan kembali memperhatikan dosen yang ada di depan.
setelah kelas selesai Rindu dengan cepat mengambil ponsel yang ada di tasnya dan membuang rasa egoisnya dia pun menekan nomor Adit dan menelponnya.
"halo" Adit mengangkat ponselnya dengan suara berat seperti orang yang baru bangun dari tidur
"kamu masih tidur?" ucap Rindu kesal karena orang yang dari tadi dia khawatirkan ternyata masih tertidur pulas
"emang sekarang jam berapa?"
"kamu pasti dari club kan?" dengan cepat Adit bangun dari tidurnya tersadar dan duduk di tepi kasur
"sumpah yank ga" katanya dengan suaranya yang sudah kembali normal
"kamu liat ini jam berapa, kamu sekarang dimana?" Adit langsung melihat jam yang ada di ponselnya dia kaget dan langsung menendang kedua temannya yang juga berada di atas kasur dengannya berharap keduanya langsung bangun tapi nyatanya tida mereka berdua hanya mengubah posisi tidur mereka
"nyesel aku sudah mengkhawatirkan kamu dari tadi" kata Rindu langsung menutup telponnya.
"shiiiiit" teriak Adit
"woy bangun, gara-gara kalian ngajak gue nongkrong ampe malem liat nih kita kesiangan mana Rindu tambah marah lagi sama gue"
"gampang Dit cewe di kasih kartu gold lo langsung luluh" ucap Arya yang masih setengah sadar
"setan lo, Rindu beda kaya cewek-cewek yang lain" kesal Adit dia langsung bergegas masuk ke kamar mandi dan segera membersihkan diri.
"apa katanya Rin" tanya Kania yang penasaran karena melihat wajah Rindu yang kesal
"cabut yu aku ga mau ketemu dia disini, kita ada kelas lagi sore kan?" Lala dan Kania mengangguk dan mereka pun memutuskan pergi ke mall menggunakan mobil Lala.
__ADS_1
"lo kenapa sih?" tanya Kania
"aku kesal sama Adit, masa dia baru bangun jam segini aku yakin dia itu pasti maen ke club lagi"
"kayanya ga deh, soalnya tadi malam gue ke club tempat mereka nongkrong tapi mereka g ada" jelas Lala yang memang pada malam itu dia sedang berada di sana bersama teman-teman nya
"ya mungkin aja kan club-club yang lainnya" timpal Rindu
"ga mungkin Rin gue tau banget mereka, mereka ga akan pergi ke club mana pun karena club itu milik Arya dan klo memang iya mereka pergi ke club pasti ke tempat itu, udah lo positif thinking aja Rin"
mereka pun sampai di mall yang tak jauh dari kampus. Lala memarkirkan mobilnya dengan lihai dan mereka bertiga pun masuk ke dalam mall.
"kita mau kemana?" tanya Kania
"kemana aja aku ikut" jawab Rindu dengan wajah yang masih kesal
" duuuh masih BT aja mukanya mbak awas lo cepet tua hahaha" goda Lala membuat Rindu tersenyum
"makan dulu yuuu laper niiih "ajak Kania dan mereka pun pergi menuju food court yang ada di lantai atas mall
***
setelah Adit membersihkan diri dia segera menuju ke kampus meninggalkan dua sahabatnya yang masih tertidur pulas. setelah sampai di kampus Adit langsung menuju perpustakaan mencari Rindu tapi sama sekali tidak ada.
Adit berusaha berulang kali menelpon Rindu tapi ponselnya tidak aktif. sayang kamu di mana katanya yang mulai merasa cemas.
"Rin, Adit" kata Kania yang menunjukan pada Rindu ponselnya berbunyi
"biarin aja g usah di angkat" kata Rindu dan dia kembali menyantap makanan yang di pesannya. Kania menolak telpon dari Adit tapi dia mengiriminya pesan.
"kita lagi di mall deket kampus lantai 3" kata Kania sambil mengirim lokasi tempat mereka makan. dia berharap masalah sahabatnya segera selesai. Adit yang menerima pesan singkat dari Kania tersenyum dan segera menancapkan gas menuju mall tempat Rindu berada.
TERIMAKASIH SEMUANYA
__ADS_1
MINTA BANTUANNYA UNTUK VOTE,LIKE DAN KLIK BINTANG 5 UNTUK NOVEL RINDU YA
SALAM CINTA UNTUK SEMUA♥️♥️♥️