
Rindu tidak bisa membayangkan bagaimana bahagianya dia saat ini, yang jelas dia sangat teramat bahagia.
"Rin kamu kenapa sih hari ini?tadi suram eh sekarang mendadak ceria" tanya Rizal yang aneh dengan rekan kerjanya itu, Rindu hanya tersenyum menggelengkan kepalanya dan kembali mengerjakan tugas yang masih menumpuk di atas mejanya.
Rindu :"gaes hari ini kita kumpul di tempat biasa ya"
Kania :" lo jadi kan gue jemput?"
Rindu :"ga usah Kania kita janjian di tempat aja"
Arya :"oke cantik 👍"
Clara :" sipppp"
Lala :" wow ada angin apa nih? lo mau traktir ya? perasaan baru masuk kerja, lo udah dapet gaji emang?"
Rindu :"boleh deh kalo mau di traktir 😅😅"
Fatih :"@Lala sayang jangan malu-maluin minta traktiran"
Kania :" sayaaaaaang ?? "
Clara :" whaaat??🙀🙀"
Gilang :" baru baca langsung spot jantung gue!!!"
Arya :" paraaah ni orang @Fatih"
Rindu :" kalian pacaran????"
Lala :"😣😣😣😣😣😣😣"
Fatih :"hebooh amat deh kalian, nanti deh gue jelasin sampai ketemu yaaa 😅😅😅😅"
dia tidak menyangka Lala dan Fatih menjalin hubungan tapi dia sangat senang mendengarnya. Rindu menyimpan ponselnya dan kembali mengerjakan kerjaannya. akhirnya kerjaan semua beres Rindu melihat jam yang ada di tangannya memang sudah saatnya dia pulang, diapun bersiap.
"Rin mau bareng ga?" ucap Rizal
"emm ga Zal makasih ya aku mau mampir dulu"
"kalau gitu gue duluan ya bye" Rizal pun pamit pulang
__ADS_1
"duluan ya semuanya" teriak para senior yang hendak keluar dari ruangan. sedangkan Rindu masih sibuk membereskan peralatan kerjanya
dret dret
senyumnya sekita melebar melihat telpon siapa yang masuk
"halo sayang aku tunggu parkiran ya"
"kita janjian di tempat aja ya sayang aku takut ada yang melihat" Rindu tidak bisa dibayangkan bagaimana reaksi karyawan yang lain apabila melihat dia dekat dengan Adit
"emang kenapa kalau ada yang liat, aku tinggal bilang aja kalau kamu itu tunangan ku"
"ga segampang itu sayang, kamu ga tau kan gimana situasi di bawah bagaimana? ya sudah sampai ketemu disana ya sayang"
setelah selesai merapihkan barang-barang nya Rindu keluar dari kantor, dia kaget melihat Gilang yang sudah menunggunya di depan. Rindu pun berjalan ke arah Gilang dan dia tersenyum.
"kok ngejemput?"
"sekalian lewat ayo" Gilang membuka pintu mobilnya dan Rindu pun terpaksa naik ke dalam.
Adit yang melihatnya menjadi semakin geram, kenapa kamu tidak mau pergi bersama ku Rin ucapnya dan dia pun melajukan mobilnya.
"aku ingin mandiri Gilang ga mungkin kan aku terus-terusan di anterin sama kamu, dan lagi aku ingin mencari kontrakan yang dekat dengan kantor" Gilang kaget dengan apa yang di ucapkan Rindu.
"kenapa?"
"rumahmu terlalu jauh Lang tapi tidak sekarang mungkin minggu depan aku masih belum menemukan tempatnya"
"kamu yakin bisa tinggal sendiri?" Rindu mengangguk tersenyum
"kalau itu terbaik buat kamu aku setuju, bunda juga pasti akan mengerti"
mereka pun sampai di cafe, Adit sudah dari tadi menunggu kedatangan mereka di dalam mobil. Rindu sengaja menyuruhnya menunggu sampai waktu dimana dia memberi tahu nya untuk masuk ke dalam karena dia berencana untuk membuat kejutan pada teman-temannya sama halnya seperti dia hari ini yang terkejut dengan kedatangan Adit.
"hai" sapa Rindu pada teman-temannya
"ada apa nih ngajak kita kumpul, btw pasangan baru kita mana belom nongol aja" ucap Clara. benar-benar umur panjang keduanya baru saja datang, Lala tertunduk malu sedangkan Fatih tersenyum dengan bangga nya berjalan sambil menggenggam tangan Lala.
"tuh mereka" kata Kania. semua menatap serius pada keduanya meminta penjelasan
"biasa aja liatnya, baru ya liat orang pacaran?" ucap Fatih langsung duduk bergabung dengan mereka.
__ADS_1
"kalian kapan jadiannya?parah lo Tih gue tiap hari bareng sama lo tapi lo ga pernah cerita" ucap Arya sedikit kesal
"Lala yang nyuruh gue ga cerita sama lo" Lala langsung mencubit perut Fatih karena merasa malu
"ga usah merah gitu La mukanya" canda Clara dan mereka semua tertawa
"btw ada apa nih kita kumpul?" tanya Clara, dan semua mata langsung tertuju pada Rindu karena dia yang menyuruh mereka sekarang berkumpul. Kania yang sudah tau maksud Rindu hanya tersenyum dan menikmati minuman yang dipesannya.
Rindu mengambil ponselnya dan menelpon Adit agar masuk ke dalam cafe sekarang.
"emm sebentar lagi ada yang pengen ketemu sama kalian semua" ucap Rindu membuat mereka penasaran.
Adit yang mendapat telpon dari tunangannya pun segera masuk. dia melangkahkan kakinya sambil tersenyum masuk kedalam cafe. semuanya kaget melihat orang yang selama ini mereka tunggu berjalan ke arah mereka.
"Adit" teriak Clara langsung berdiri dari duduknya. dia pun langsung menghampiri Adit dan memeluknya. Rindu yang melihatnya tersenyum, sudah tidak ada rasa cemburu dalam dirinya karena dia sudah menganggap Clara teman yang baik
Adit pun menyambut pelukan Clara, Arya dan Fatih pun ikut memeluk dia. mereka seperti sahabat kecil yang sudah lama tidak bertemu, melihat mereka berkumpul seperti itu lagi membuat Rindu, Lala, Gilang dan Kania yang melihatnya terharu bahagia.
"gimana kabar lo bro?" tanya Arya sambil memukul pelan bahu Adit
"gue baik" jawabnya sambil tersenyum. Clara dari tadi tidak melepaskan pelukannya menangis
"udah-udah pelukannya, ada tunangannya di sini" ucap Fatih menarik tubuh Clara
"bodooo" ucapnya menjulurkan lidah ke arah Fatih membuat semua tertawa. Adit pun duduk di sebelah Rindu sambil merangkul pinggang nya.
"Adit lo kemana aja sihhh? gara-gara lo menghilang jadi gue deket sama dia (sambil menunjuk ke arah Rindu) jadi kan mau ga mau gue harus relain lo ma dia" semua tertawa melihat kelakuan Clara
Adit pun menceritakan semua yang dia alami selama di Amerika, dia sangat bersyukur bisa kembali lagi ke Indonesia. Rindu yang mendengar cerita Adit pun kembali menangis dan memeluk tunangannya itu.
"udah donk sayang jangan nangis malu di liatin orang" ucap Adit menenangkannya
"maafin aku Dit"
"kenapa harus minta maaf sayang" Adit memeluknya menenangkan Rindu. Gilang yang melihatnya pasrah karena sekarang benar-benar sudah tidak ada lagi harapan baginya untuk mendapatkan hati Rindu. Arya menyadari tatapan Gilang menepuk bahunya Gilang langsung memandang Arya dan langsung tersenyum.
"akhirnya hari ini kita berkumpul semuanya" ucap Fatih membuat suasana haru kembali jadi suasana yang bahagia. akhirnya mereka tertawa bersama, hal yang tidak pernah terjadi pada saat masih kuliah.
TERIMAKASIH ATAS DUKUNGANNYA
JNGAM LUPA LIKE, KOMEN DAN VOTE YA 😘😘
__ADS_1