Cinta Rindu

Cinta Rindu
TAKDIR


__ADS_3

Rindu bersiap untuk pergi ke kampus karena sudah 1 minggu ini dia hanya berdiam di kamarnya karena Husna yang tidak memperbolehkannya melakukan apapun


"Rin kamu mau kemana?" tanya Husna melihat Rindu yang sudah berpakaian rapi dan membawa tas.


"mau kuliah Bun" jawabnya sambil tersenyum


"kamu benar-benar sudah sehat nak? istirahatlah dulu Bunda ga mau sampai kamu merasakan sakit" cemas Husna pada anak angkatnya itu.


" biarinlah Bun kasian kan kalo Rindu terus-terusan diem di kamar, lagi pula sebentar lagi ujian Rindu sudah banyak ketinggalan materi" jelas Gilang yang baru saja bergabung sambil merangkul Rindu, Rindu melirik padanya dan keduanya tersenyum. Husna bahagia melihat keduanya dia berharap Rindu bisa membuka pintu hatinya buat Gilang dan melupakan Adit. Husna tau kalau Rindu dan Adit sudah bertunangan tapi menurutnya sebelum ada jalur kuning melengkung ada kesempatan untuk anaknya mendapatkan hati Rindu


"ya sudah kalau begitu kalian sarapan dulu ya, Bunda sudah masak yang spesial buat kalian" keduanya tersenyum mengangguk dan mengikuti langkah Husna


"pagi kak Rindu" sapa Riska yang sudah berada di meja makan


"pagi cantik" jawabnya


mereka pun menikmati makanan yang berada di depan mereka. selesai makan Gilang dan Rindu pamit pada kedua orang tua dan Riska.


"Rindu inget pesan Bunda mulai hari ini kamu tidak perlu bekerja lagi, Bunda akan sangat marah" Rindu tersenyum mengangguk merekapun pamit pergi


"ada yang ketinggalan ga?" tanya Gilang


"emm kayanya semua sudah lengkap"


"okeee kalau gitu pak supir siap mengantarkan tuan putri pergi ke kampus" Rindu tertawa melihat kelakukan sahabatnya itu.


"nanti kamu kosong jam berapa?" Gilang


"emm kayanya jam 11 sampai jam 1 aku kosong"


"pas jam makan siang, aku juga kosong jam segitu nanti aku jemput di kelas ya"


"aku mau ke perpus dulu, mau ngasih surat resign kalau ga nanti aku kena amukan Bunda" keduanya tertawa.


sampai di kampus Gilang mengantarkan Rindu sampai ke depan kelasnya. banyak teman-teman Rindu yang menanyakan bagaimana kabarnya, ada juga yang menanyakan kabar Adit tapi Rindu hanya menjawab dengan senyuman. tidak ada yang tidak tau tentang kejadian yang menimpa dirinya dan Adit. pada saat Rindu jalan ke kelasnya pun semua mata menatap padanya ada yang menatap sinis ada juga yang melemparkan senyuman walaupun terlihat terpaksa.


Lala, Kania, Arya dan Fatih menunggu kedatangan Rindu di depan kelas.

__ADS_1


"Rinduuuuuu" teriak Kania dan langsung memeluknya


"gimana kabar lo Rin?" tanya Fatih


"seperti yang kalian liat gue baik"


"Bro titip Rindu ya, gue ada kelas pagi sekarang" ucap Gilang pada Arya dan Fatih


"tenang aja Rindu aman di kita" Fatih


"kalian lebay deeeh emang aku barang di titip-titip segala" ucap Rindu mereka pun tertawa.


kelimanya pun masuk kelas, teman-teman di kelas satu persatu menghampiri Rindu sekedar menanyakan kabarnya.


"Rin...." teriak Rendi sambil ngosh-ngosan


"lo kenapa sih, dikejar rentenir ya" ucap Lala membuat mereka tertawa


"gue kira gue telat hehe, Rin maafin gue ya selama lo di rumah sakit gue g pernah nengok lo tau sendiri pulang kuliah gue langsung kerja" keluh Rendi


"ga apa-apa kok Ren, terimakasih untuk perhatiannya"


selesai kelas mereka pun merencanakan untuk mencari makan siang. saat hendak keluar dari ruangan Clara dan genknya sudah menunggu Rindu di depan pintu. Arya dan Fatih yang melihatnya langsung menghampiri Clara sebelum dia berbuat onar


"hai Clara cantik ngapain kesini?" goda Arya


"iih kalian ngapain disini, awas gue mau ketemu sama Rindu"


"ngapain sih nanyain Rindu mending kita ke kantin yu cari makan?" ucap Fatih sambil menarik tangannya tapi di tepis oleh Clara.


"Clara ada apa cari saya" tanya Rindu yang sudah berada di depannya. semua mata tertuju pada keduanya


"dimana Adit?lo pasti tau kan dimana dia?" Rindu hanya diam tidak menjawab pertanyaan Clara karena dia sendiri memang tidak tahu keberadaan kekasihnya itu


"...lo ya udah ngerebut calon tunangan gue sekarang lo malah nyelakain dia, dasar lo anak kampung pembawa sial" Arya dan Fatih langsung mengangkat tubuh Clara menjauh dari Rindu sedangkan Rindu tertunduk meneteskan air matanya. Lala dan Kania menuntun tubuh Rindu untuk duduk di taman. Kania mencoba menenangkan Rindu menepuk bahunya


"Rin jangan dengar omongan Clara ya, dia memang seperti itu orangnya" ucap Lala

__ADS_1


"emang aku pembawa sial" katanya sambil menangis


"ga kok Rin, lo jangan berfikir seperti itu" ucap Kania


"Rindu kenapa?" tanya Gilang yang baru saja datang, dia mengetahui keberadaan Rindu oleh teman sekelas Rindu


"aku ga apa-apa kok Lang, Lang anterin aku pulang ya kepala ku pusing"


" ya udah kita pulang sekarang"


"La, Nia aku pulang ya, nanti aku minta fotoin materi" keduanya mengangguk melambaikan tangan padanya.


"kamu ga apa-apa kan? apa kita sekarang ke dokter aja?"cemas Gilang


"aku hanya pusing Lang ga apa-apa kok" Rindu menyenderkan tubuhnya, dia kepikiran tentang apa yang dikatakan Clara


***


"lepasin gue Arya, Fatih" keduanya pun langsung melepaskan tangan Clara


"... kalian kenapa sih ngebelain cewek kampungan itu, dia itu sudah buat Adit kecelakaan" ucap Clara emosi


"Ra itu bukan karena Rindu tapi memang itu sudah takdir Tuhan, Rindu juga tidak ingin ini semua terjadi dia cukup tersiksa selama ini Ra" jelas Fatih, Clara duduk dan mulai meneteskan air matanya


"gue kangen Adit Tih, bagaimana keadaan dia sekarang" katanya sambil menangis sejadi-jadinya Fatih dan Arya duduk di sampingnya sambil menepuk bahu Clara. mereka bertiga memang sangat dekat dengan Adit dari mereka masih di bangku sekolah


"kita juga Ra, sekarang kita bantu doa agar Adit segera pulang ke Indonesia" ucap Arya menenangkannya


"kalian memang tidak ada kabar dari kakek Jordan atau om Jonathan?" keduanya menggelengkan kepalanya


"Adit lo dimana?" katanya masih dalam tangisannya


"udah donk Ra jangan sedih gini gue kan jadi baper" ucap Arya


"kita cari makan yu, kasian cacing lo dari tadi teriak-teriak minta makan" ucap Fatih membuatnya tersenyum. Clara pun mengangguk sambil mengelap air matanya


TERIMAKASIH ATAS VOTENYA...

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YAAA... 😘😘


__ADS_2