Cinta Si Culun Dan Si Bisu

Cinta Si Culun Dan Si Bisu
Bab 23. Usaha dan janji temu Mama Katie


__ADS_3

Mama Katie dari pagi sudah berangkat dari rumah menuju butiknya. Hari ini dia ada janji dengan tamu yang sudah menelponnya dua hari sebelum nya.


Dan siangnya juga Mama Katie ada membuat janji dengan Monica Addison, istri dari William Addison.


Begitu tiba di butiknya, Mama Katie langsung masuk ke ruangan nya. Tak lama berselang Winnie, asisten Mama Katie masuk ke ruangan Mama Katie untuk memberitahu jika klien nya sudah datang dan menunggu di ruangan rapat.


Butik Mama Katie berukuran sedang, tidak terlalu besar dan juga tidak terlalu kecil. Dan hanya mempunyai tiga ruangan di bagian office dan satu ruangan besar di bagian belakang untuk tukang jahit, tukang pola, desain dan lain-lain. Pokoknya di ruangan besar ini adalah ruang kerja.


Sedangkan di bagian office cuma ada tiga ruangan saja yaitu ruangan Mama Katie, ruangan Winnie sang asisten dan satu lagi ruangan rapat untuk bertemu klien.


Mama Katie merintis butiknya ini dari nol. Dari tidak punya langganan hingga sekarang langganan tetap nya sudah banyak. Demikian juga dengan jumlah pekerja nya, dari cuma beberapa orang saja hingga puluhan sekarang.


Butik Mama Katie ini dari awal buka hanya khusus menerima pesanan baju pesta, tapi untuk sekarang selain baju pesta butik Mama Katie juga menerima pembuatan kebaya modern dan gaun dari batik.


Mama Katie yang memang lulusan sekolah mode, ditambah pernah beberapa tahun belajar fashion di luar negri tidak pernah gentar menghadapi pesaing-pesaing muda dalam bidang desainer. Dia cukup terampil dan selalu mempelajari hal-hal baru dalam dunia mode. Sehingga banyak pelanggan tetap nya yang tidak bisa berpaling dari kreasi Mama Katie khususnya baju pesta dan kebaya modern.


Sehabis selesai meeting dengan klien nya dan ada kesepakatan tentang model baju nya, Mama Katie langsung menyerahkan desain nya pada asisten nya untuk di revisi dan diteruskan pada penjahit pekerja nya di dalam.


Mama Katie masuk kembali ke dalam ruangan nya. Dia duduk di kursinya dan menyenderkan kepala nya. Lalu Mama Katie mengeluarkan salinan CCTV yang dibawa nya dari rumah.


Mama Katie memasukkannya dalam komputer untuk melihat CCTV rumahnya itu selama beberapa hari ke belakang.


Mama Katie mulai mengecek CCTV dari seminggu yang lalu. Dia melihat CCTV dengan teliti dan sedikit dipercepat jika tidak nampak apa-apa.


Dahi Mama Katie sedikit berkerut. Sepertinya dia menemukan sesuatu. Tampak dilayar monitor Bella sedang mengobrol santai dengan Antonio di teras samping. Memang tidak begitu jelas terlihat, kadang cuma keliatan kakinya saja atau cuma sebatas pinggang ke bawah. Tapi Mama Katie yakin itu Bella dan Antonio sebab dalam beberapa hari itu banyak menampilkan mereka berdua. Mungkin mereka berdua berpikir tidak terekam kamera CCTV. Dan seandainya terekam pun pasti tidak akan dicek. Sebab jika sudah lewat seminggu biasanya file yang lama akan hilang dengan sendirinya.


Mama Katie hanya bisa menghela nafas nya kasar. Mungkin benar apa yang suaminya bilang jika dia sebagai ibunya Bella jarang berada di rumah. Jadi kegiatan Bella tidak terpantau dengan jelas.


Mama Katie berniat untuk menyelidiki lebih lanjut dengan apa yang dilihatnya di layar monitor tadi. Dia ingin tahu sedang apa mereka berdua. Kenapa begitu sering nya berada di teras samping rumah.


Untuk saat ini Mama Katie berusaha meredam rasa marah dan kecewa di hatinya. Bila dia sudah mendapati bukti yang kuat baru Mama Katie akan menegur Bella.

__ADS_1


Mama Katie mematikan layar monitor dan mencabut kembali flashdisk CCTV tersebut dan menyimpan kembali di dalam tas nya.


Mama Katie bersiap-siap untuk pergi janji temu dengan istri teman suaminya yaitu Monica Addison, istri dari William Addison.


Pak Agus sudah siap di depan butik menunggu Mama Katie. Tampak Mama Katie keluar dari butik dan langsung masuk ke dalam mobil.


Mama Katie berjanji bertemu Monica di Satay House Senayan. Monica yang senang dan sudah sering makan di sana. Menurut dia hampir semua menu makanan di sana enak.


Pak Agus menghentikan mobil dan memarkir di depan resto tersebut. Mama Katie keluar dari mobil dan langsung naik ke lantai atas dana resto itu berada.


Ternyata Monica sudah menunggu Katie. Dan begitu melihat Katie berjalan menghampirinya, Monica langsung berdiri. Dia menyambut Katie dengan merentangkan tangan nya, mereka berdua saling merangkul dan ber cipika-cipiki.


Lalu mereka berdua duduk saling berhadapan. Monica memanggil pelayan untuk memesan makanan.


Setelah selesai memesan makanan sesuai dengan selera masing-masing, mereka berdua pun terlibat obrolan serius tapi santai.


"Jeng Monic tambah cantik saja! Dan masih kelihatan awet muda! " seru Katie menatap Monica penuh kekaguman.


"Oya, gimana perjodohan anak kita jeng? Apakah jadi? " tanya Katie yang kembali teringat tentang perjodohan.


"Oh tentu saja jadi jeng Katie! Nanti saya cari waktu buat anak saya ketemu dengan anaknya jeng Katie ya! Soalnya sekarang dia masih sibuk di kantor Papa nya! " papar Monica panjang lebar.


"Mereka diperkenalkan saja dulu! Kita gak usah bilang perjodohan jeng! " lanjut Katie menjelaskan pada Monica.


"Ya betul jeng! Kalau kita bilang perjodohan mereka belum tentu mau! Kita bilang saja berkenalan dulu! " setuju Monica dengan usulan Katie.


"Ngomong-ngomong anak jeng Monic berapa orang ya? " tanya Katie yang penasaran. Sebab Katie hanya taunya dua orang, jadi Katie ingin memastikan langsung dengan bertanya pada yang bersangkutan secara langsung.


"Anak saya tiga orang jeng! Yang pertama laki, kedua perempuan yang ada di luar, yang bontot laki juga! " terang Monica pada Katie.


"Oh saya tadinya cuma tahu ada dua orang, ternyata tiga toh! " ucap Katie dengan mengangguk-anggukkan kepala.

__ADS_1


"Kan anak kita yang paling besar sama, seumuran jeng! " sahut Monica mengingatkan Katie.


"Iya betul, jeng Monic! " jawab Katie dengan tersenyum.


Dua orang pelayan datang dengan membawa pesanan mereka berdua dan menghidangkan nya di atas meja. Lalu salah satu pelayan mempersilahkan mereka untuk makan.


Tanpa di komando lagi mereka berdua mulai makan dengan diselingi obrolan-obrolan ringan.


"Sekarang anak jeng Monic bantuin Papa nya ya di kantor? " tanya Katie sambil tetap menikmati makanan nya. Yang ternyata memang benar apa yang dibilang Monica jika masakan disini rasanya pas dan enak.


"Iya jeng Katie! Bukan bantuin sih! Tapi lagi dipersiapkan untuk menggantikan Papa nya, jeng! " jelas Monica sambil menyeruput es lemon tea nya sebab dia kepedasan.


"Oh sama dong ya! Anak saya juga begitu! " ucap Katie yang menyudahi makan nya. Dia mencuci tangan nya pada mangkok kecil yang sudah disediakan di atas meja.


Setelah selesai makan, Monica memanggil pelayan untuk mengantar kan bon makanan nya.


Monica membayar semua tagihan makanan nya dan menolak Katie yang mau membayar nya juga.


"Nanti gantian kamu yang traktir jeng Katie! " ucap Monica dengan senyuman.


"Siap, jeng Monic! Nanti kita atur waktu lagi ya! " jawab Katie langsung dengan penuh antusias.


Di tempat parkir mereka berdua berpisah dan saling ber cipika-cipiki lagi. Lalu mereka berdua masuk ke dalam mobil masing-masing.


*


*


*


bersambung.....

__ADS_1


_______________________________________


__ADS_2