Cinta Si Culun Dan Si Bisu

Cinta Si Culun Dan Si Bisu
Bab 35. Meminta maaf


__ADS_3

Setelah semua makanan selesai di hidangkan di atas meja makan, Mama Katie mempersilahkan suami nya dan David pindah ke meja makan untuk bersantap malam bersama.


Mama Katie juga menyuruh Bik Darmi untuk memanggil Bella turun untuk makan bersama.


Bella turun makan dengan wajah ngantuk nya. David tersenyum melihat adik kesayangan nya gini hari baru bangun tidur.


"Baru bangun tidur ya? " tanya David pada Bella yang duduk di sebelah nya. Bella hanya menganggukkan kepala saja, dia malas menulis di notes nya.


Bella makan dalam diam. Demikian juga Papa Richard, Mama Katie serta David, mereka semua makan tanpa banyak bicara. Ruang makan yang biasanya hangat, hari ini terasa dingin.


Bella selesai makan langsung naik kembali masuk dalam kamar nya. Dia malas berlama-lama bersama mereka. Bella masih merasakan kecewa terhadap orang tua nya.


Melihat Bella yang seperti itu, Papa Richard dan Mama Katie hanya bisa menghela nafas nya kasar. Mereka tahu sudah membuat Bella kecewa dan kesal. Mereka sebagai orang tua menyesal telah mengecewakan putri kesayangan mereka.


"Jadi Papa dan Mama ke rumah orang tuanya Antonio? " tanya David memecah keheningan yang tercipta.


Papa Richard langsung memandang ke arah Mama Katie yang nampaknya sedang mengelus-elus dada nya. Mama Katie melihat ke arah Papa Richard lalu menganggukkan kepala nya.


"Iya, Vid! Malam ini Papa dan Mama mau ke rumah orang tua nya Antonio! " jawab Papa Richard mantap.


"Mau David antar, Pa? " tanya David kembali menawarkan jasa nya.


"Gak usah, Vid! Biar kali ini Papa nyetir sendiri! " tolak Papa Richard.


"David antar saja, Pa! Ini sudah malam! Tunggu sebentar David mandi dulu ya, Pa! " kekeh David yang memang berniat mengantar Papa dan Mama nya. David tanpa menunggu jawaban sang Papa langsung bangun dari duduknya dan berjalan cepat naik ke lantai dua dan masuk ke dalam kamarnya untuk mandi.


David buru-buru mandi membersihkan diri nya, lalu bersiap-siap kembali untuk mengantar kedua orang tua nya ke rumah orang tua Antonio. Kenapa David bersikeras mau mengantar orang tua nya? Sebab David juga penasaran dengan orang tua Antonio. Dia juga ingin tahu dimana rumah orang tua Antonio. Daripada banyak yang mengganjal di pikiran nya, maka David meluangkan waktu istirahat nya untuk mengantar kedua orang tua nya.


David hanya mengenakan celana panjang jeans dan kaos oblong biasa. Dia sudah siap dan sudah menunggu di dalam mobil.


Papa Richard dan Mama Katie masuk ke dalam mobil. Papa Richard yang duduk di samping kemudi memberitahu David rumah keluarga William Addison.

__ADS_1


Ternyata rumah keluarga Addison itu tidak terlalu jauh dari kediaman keluarga Osmond.


Hanya butuh dua puluh lima menit saja untuk David tiba di depan rumah keluarga Addison.


Halaman yang luas, berdiri sebuah bangunan yang megah bak istana dengan lampu-lampu yang terang benderang. Gedung bangunan yang megah dan mewah itu tampak putih bersinar karena dinding-dinding nya dilapisi dengan warna putih bersih.


William Addison menyambut kedatangan Richard Osmond. Dia sudah menunggu nya di pintu masuk rumah nya. Rupanya dalam perjalanan Papa Richard sudah mengirim message pada teman nya itu.


William mempersilahkan Richard dan Katie masuk dan duduk di ruang tamu mereka yang luas.


Sementara David yang bertugas mengantar orang tua nya duduk di beranda teras menunggu kedua orang tua nya.


Monica, istri William Addison datang menyambut Richard dan Katie. Tak lama kemudian Bik Inah datang dengan membawa nampan yang berisi lima buah cangkir berisi teh hangat manis dan menghidangkan di atas meja tamu dan membawa satu cangkir ke teras beranda rumah.


Mereka berempat berbincang-bincang dengan akrab. Persahabatan mereka memang sudah lama terjalin.


"Sebenarnya maksud kedatangan kita ke sini itu mau minta maaf sama lu Wil juga Monic! " ucap Richard yang tiba-tiba mencetuskan maksud kedatangan nya malam ini.


Richard meskipun malu dan tak enak hati, dia tetap menceritakan kronologi kejadian yang terjadi pada Bella dan Antonio.


"Gua minta maaf banget, Wil! Gua dan istri gua sama sekali gak tahu kalau Antonio itu anak lu! " ucap Richard dengan mimik wajah penuh penyesalan.


"Iya Mon, saya minta maaf juga! Sungguh saya gak tahu kalau Antonio itu anak kamu! " lanjut Katie juga dengan mimik wajah penuh penyesalan.


"Maafkan atas tindakan kami berdua dan kesalahpahaman ini, Wil... Mon! " sesal Richard yang benar-benar meminta maaf pada teman nya, William.


"Hahahaha..... " pecahlah tawa William saat itu juga mendengar teman nya Richard memohon maaf. Monica juga tersenyum penuh arti. Richard dan Katie saling memandang dengan wajah bingung.


"Richard.... Richard...... kita berdua sudah tahu kok! " ujar William di sela-sela tawa nya.


"Kita berdua juga mengerti kok kenapa kalian bersikap begitu! Apalagi kalau menyangkut anak perempuan yang kita sayangi, kita pasti pengen yang terbaik buat dirinya! Kita berdua gak marah kok, ya kan Pap?! " terang Monica menatap suaminya yang masih senyum-senyum. William menganggukkan kepala nya.

__ADS_1


"Syukurlah kalau begitu! " ujar Richard dan Katie hampir berbarengan.


"Lagipula anak kita pakai lamar kerja jadi tukang kebon lagi! " ledek William pada sang istri yang melengos kesal. William senang menggoda istri nya sebab Antonio adalah anak kebanggaan nya.


Richard dan Katie tersenyum melihat keluarga harmonis itu. Mereka berdua kali ini merasa lega sebab William dan Monica tidak mempermasalahkan hal itu.


"Apa jangan-jangan Keke tahu mau dijodohin dengan Bella? " tanya William pada istrinya.


"Rasanya sih belum tahu, Pa! Mama belum sempat ngomong sama dia! " sahut Monica cepat.


"Oya jeng Katie..... sepertinya kita gak usah repot-repot menjodohkan mereka berdua! " lanjut Monica menatap Katie dengan senyum penuh arti. Katie sedikit bingung arah omongan Monica.


"Maksud jeng Monic gimana ya? " heran Katie yang sedikit bingung.


"Maksudnya kita gak usah repot-repot menjodohkan mereka, ternyata mereka malah sudah berhubungan! " jelas Monica pada Katie dan semua yang ada di sana mendengarkan.


"Oh.... jadi yang mau dijodohkan dengan Bella itu Antonio?! " tanya Katie untuk memastikan kebenaran nya.


"Betul sekali jeng Katie! Tinggal kita atur pertemuan mereka saja nanti! " jawab Monica dengan senyum nya yang mengembang.


Sontak ketika mendengar jawaban dari Monica, hati Katie dan Richard bahagia. Ternyata yang mau dijodohkan malah sudah lengket lebih dulu.


Tinggal mengatur kapan pertemuan kedua insan itu agar ke depan nya nanti jadi lebih jelas. Monic berencana akan membicarakan nya nanti dengan Antonio dan secepatnya menemui Bella.


*


*


*


bersambung.....

__ADS_1


_______________________________________


__ADS_2