Cinta Si Culun Dan Si Bisu

Cinta Si Culun Dan Si Bisu
Bab 51. Persiapan pertemuan


__ADS_3

Antonio dengan sabar menunggu Bella selesai kuliah di dalam mobilnya. Dia sengaja datang untuk menjemput Bella. Tapi sayang nya dia datang kepagian sehingga harus menunggu.


Bella menghampiri mobil Antonio yang sudah lama menunggu. Pak Agus juga masih dengan setia menunggu. Sepertinya Pak Agus tidak menyadari jika Antonio datang untuk menjemput Bella.


Begitu Bella menghampiri mobil Antonio, Pak Agus baru menyadari jika yang memarkir mobil di sebelah nya adalah mobil Antonio.


Antonio tersenyum manis ketika pintu mobil nya dibuka Bella. Bella membalas senyuman hangat kekasih dengan tersenyum manis juga. Dia langsung duduk di sebelah kemudi.


"Mas Antonio ada waktu? Bella ingin menyampaikan sesuatu sama Mas! " ucap Bella tertulis di notes nya yang langsung diperlihatkan pada Antonio begitu dia duduk.


"Iya, sayang! Mas ada waktu kok! Kamu mau ngomong sekarang atau kita cari tempat dulu buat ngobrol? " jawab Antonio yang akhirnya bertanya pada Bella.


"Kita makan siang dulu ya mas! Sekalian nanti Bella ngomong! " ucap Bella menunjukkan notes nya. Antonio menganggukkan kepala nya. Dia langsung memundurkan mobilnya dan mulai berjalan keluar dari parkiran kampus. Tak lupa Antonio menyuruh Pak Agus untuk mengikuti mereka.


Antonio membawa Bella ke restoran cepat saji yang tempatnya tidak jauh dari kampus. Hanya lima belas menit mereka berdua sudah tiba di parkiran restoran tersebut.


Antonio mengajak Bella untuk masuk ke dalam restoran. Tak lupa Antonio juga mengajak Pak Agus untuk makan siang bersama.


Antonio duduk berdampingan dengan Bella. Sementara Pak Agus duduk tidak jauh dari mereka berdua.


Antonio dan Bella memesan makanan yang mereka berdua mau. Pak Agus juga sudah memesan makanan.


"Mas..... kedua orang tua ku ingin mengenalkan Bella dengan anak teman mereka! " ucap Bella pada notes yang diperlihatkan pada Antonio.


Antonio hanya diam. Dia menunggu kelanjutan nya dari Bella.


"Bella takut ini perjodohan, Mas! Sedangkan Bella kan sudah punya kamu, Mas! Bagaimana menurut kamu, Mas? " tulis Bella dalam notes nya yang diperlihatkan pada Antonio.


"Bella mau nya gimana? " tanya balik Antonio. Bukan nya memberikan solusi, Antonio malah balik bertanya pada Bella.


"Bella sudah kepalang berjanji sama Papa dan Mama untuk berkenalan aja, gak lebih! Jadi yah..... Bella akan berkenalan aja, Mas! Bella gak mau dijodohin! Kan Bella sudah punya Mas! " jelas Bella panjang lebar pada notes nya yang diperlihatkan pada Antonio.


Antonio tersenyum membaca nya.


"Menurut Mas juga gak ada salah nya Bella berkenalan saja! Hitung-hitung kan nambah teman jadinya! " timpal Antonio memberikan pendapat nya.


"Iya sih! Tapi Bella juga mau Mas hadir nanti sore ke rumah ya! " tegas Bella yang tertulis dalam notes nya.

__ADS_1


"Oke nanti Mas usahakan hadir ya jika pekerjaan Mas bisa di tinggal! " sahut Antonio menenangkan Bella.


"Mas kabari saja jika tidak bisa datang! Jangan sampai mengganggu pekerjaan Mas ya! " ucap Bella dalam notes nya yang diperlihatkan pada Antonio.


Walaupun Bella menginginkan sang kekasih hadir di rumah nya sore nanti, tapi dia juga tidak mau pekerjaan kekasihnya berantakan.


Antonio tersenyum dan membelai rambut Bella dengan rasa sayang nya.


"Semoga saja kamu tidak terkejut ya sayang! " gumam Antonio dalam hatinya dengan tangan yang masih mengelus rambut Bella.


Seorang pelayan mengantarkan pesanan mereka berdua lalu menghidangkannya di atas meja.


Antonio mempersilahkan Bella makan. Mereka berdua langsung menyantap makanan yang sudah terhidang di atas meja.


Selesai makan, Antonio tidak bisa mengantar Bella pulang karena ada panggilan telepon dari kantornya.


Bella pulang ke rumah bersama Pak Agus yang sudah setia menunggu. Jadi mereka berdua berpisah setelah selesai makan.


Bella yang sudah sampai di rumah mendapati Mama nya sedang duduk di ruang keluarga.


Bella mencium kedua pipi Mama nya. Meskipun terkadang Bella sering dibuat kesal akan ulah dan sifat Mama nya, tetap itu adalah orang tua nya. Mama yang sudah melahirkan dan membesarkannya. Bella tidak akan bisa berlama-lama marah.


Kedua orang tua Bella sangat menyayangi anak-anak nya, terutama Mama Katie. Mungkin kasih sayang Mama Katie terhadap Bella lebih besar dibandingkan dengan David.


Bagaimana Mama Katie tidak menyayangi Bella? Dari lahir Bella sudah banyak merebut perhatian, ditambah dengan cacat bisu nya, menjadikan Bella menerima perhatian dan kasih sayang yang melimpah ruah. Wajar jika Mama Katie ingin yang terbaik buat Bella.


Bella duduk di sebelah Mama nya.


"Teman Papa dan Mama sama anak nya jadi datang sore nanti? " tanya Bella yang ditulis dalam notes nya dan diperlihatkan pada Mama nya.


"Jadi sayang! " jawab Mama Katie dengan tersenyum.


"Habis lihat Mama kok santai-santai saja, kirain kaga jadi! " tukas Bella yang tertulis dalam notes nya yang diperlihatkan pada Mama nya.


"Santai dulu.... nanti habis ini mau ke dapur bantu Bik Darmi buat persiapan sore nanti! " ucap Mama Katie.


"Sudah sana! Kamu istirahat dulu! " suruh Mama Katie pada anaknya. Bella hanya menganggukkan kepala nya. Lalu Bella berjalan menuju tangga untuk naik ke kamarnya di lantai dua.

__ADS_1


Bella niatnya cuma bermalas-malasan saja di atas ranjang nya. Matanya tidak bisa diajak kompromi dan karena sejuknya AC akhirnya membuat Bella terlena.


Waktu terus berjalan dan tidak dapat diputar mundur. Matahari sore memancarkan sinarnya dari samping menembus pintu kaca kamar Bella.


Bella merasakan sesuatu yang hangat mengenai mata nya. Bella membuka mata nya sedikit dan silau cahaya matahari sore menyergap matanya.


Bella masih bermalas-malasan di ranjang nya. Terdengar suara ketukan pintu kamar nya.


Tok.... Tok...... Tok....


Setelah ketukan lanjut pintu kamar Bella dibuka dari luar. Mama Katie masuk ke dalam kamar Bella.


Mama Katie hanya menggelengkan kepala melihat Bella yang masih asyik di atas tempat tidurnya. Terdengar dengkuran halus yang mulai berirama.


Mama Katie berjalan mendekati ranjang anaknya. Lalu duduk di tepi ranjang.


"Sayang..... bangun yuk...! Udah sore nih! " ucap Mama Katie sambil membelai rambut ikalnya Bella.


Bella yang masih mengantuk hanya membuka mata sebentar kemudian menutupnya kembali.


"Sayang...... Bella..... bangun yuk! Udah sore ini! Mandi gih.... terus dandan yang cantik! " ucap Mama Katie buat yang kedua kalinya.


Bella menggeliatkan badan nya, lalu membuka mata nya perlahan. Dia menguap.


"Mandi sayang! Ini udah jam lima sore lho! Nanti mereka datang jam enam sore, ayo siap-siap sayang! " suruh Mama Katie pada anak gadis nya.


Bella sudah duduk di atas ranjang nya. Dia menatap malas sang Mama yang tampak sudah rapih dan cantik. Ya.. Mama Katie masih tetap cantik meskipun sudah mendekati kepala enam.


Sepeninggalan Mama Katie, Bella langsung masuk ke kamar mandi nya untuk mandi dan bersiap-siap.


*


*


*


bersambung.....

__ADS_1


_______________________________________


__ADS_2