
Pagi ceria Jeana memulai hari nya dengan ceria dan hari ini hari ke dua jeana bekerja, Jeana pun tidak ingin telat datang ke kantor, Jeana setelah sarapan langsung menancap gas mobilnya menuju kantor lalu memarkirkan mobilnya dan di lobi kantor bertemu Tia dan jihan).
Sapa jeana:
"selamat pagi Tia Jihan" ucap Jeana sambil tersenyum).
"pagi juga jeana" jawab Tia dan Jihan).
"nanti kita makan di kantin bareng lagi yuk"ajak jeana).
"oke je" jawab Tia).
"ya udah sampai jumpa di kantin ya nanti siang" ucap Jeana sambil berlari, karena Jeana buru buru menuju ruangannya dan ingin cepat merevisi berkas berkasnya sebelum Acara meeting).
Jeana menuju ruangan CEO nya tiba tiba Jeana kaget karena di dalam ruang CEO sedang ada pacar pak Rangga, jeana pun sontak kaget dan berkata:
"maaf pak, ini berkas berkas nya).
"iya taro aja di situ, dah sana kamu keluar" ucap Nela , ya nela pacar nya pak CEO Rangga dia adalah anak dari sahabat mamahnya dan Nela juga bekerja sebagai Manajer di salah satu perusahaan yang bekerja sama dengan perusahaan Rangga tetapi nela begitu sombong dan angkuh).
Jam istirahat pun tiba, jeana menuju kantin dan di kantin sudah ada Tia dan Jihan.
"je" tanya Tia).
"kenapa ti?" Jawab jea).
"di ruang pak bos tadi Ada pacarnya pak bos ya?" tanya Tia).
"iya Tia, tadi tuh gue kaget pas lagi serahin berkas di sana ada pacar pak bos " jawab jea).
"tadi waktu kita ketemu di loby , gak lama pak bos datang bareng pacarnya yang super jutek itu je" ucap Jihan).
"iya emang sombong angkuh" celetuk Tia).
"hahaha namanya juga pacar nya CEO jadi dia merasa menjadi nyonya besar juga di Perusahaan ini mangkannya itu cewek bersikap angkuh" jawab jea).
"iya bener juga si je" ucap Jihan).
"tapi kan si nela nela itu gue denger denger gak di restuin sama big bos" ucap Tia).
"masa iya ti" ucap Jihan).
"iya gue denger denger itu kan si nela nela anaknya temen mami bos arisan gitu maklum mami mami sosialita ya suka jodoh jodoh in anak tapi kalau big bos nya justru gak suka karena nela bersikap angkuh jadi gak di restuin gitu" ucap Tia).
"tapi ti ko big bos bisa tau kalau nela sombong dan angkuh" tanya jea).
"ihh si jea kayak orang jadul aja ya liat dari cctv lah je" ucap Jihan).
" oh iya ya" jawab Jeana).
__ADS_1
"ya udah lah yu kita makan, nanti kalau ketawan si nela lampir bisa habis kita" ucap Tia sambil ketawa).
Jihan dan jeana pun ikut tertawa dan langsung melanjutkan dengan makan.
Jam 13.30 jeana mendapat telpon dari bos Rangga:
"jeana ke ruangan saya sekarang kita harus pergi meeting" ucap Rangga).
"baik pak" Jawab jeana).
Jeana pun menuju mobil, jeana duduk di depan degan pak supir sedangkan bos Rangga di belakang, akhirnya jea dan Rangga sampai di salah satu restoran jeana turun dari mobil dan mengikuti langkah kaki bos Rangga).
"Selamat siang" ucap Rangga).
"iya silahkan duduk" ucap Ria).
"Perkenalkan nama saya Ria ,saya orang utusan pak Wirandra putra karena pak Wirandra ada keperluan jadi saya yang menghadiri meeting ini dan saya juga yang di percaya memegang proyek baru yang di luar kota" ucap Ria)
"oh iya Bu ria tadi juga saya sudah mendapatkan kabar jika pak Wirandra tidak bisa datang meeting" ucap Rangga).
"oh bagus lah kalau pak Rangga sudah tau" jawab ria dengan angkuh).
"maaf jika saya boleh tau ibu ria ini siapa nya pak Wirandra? tanya Rangga menyelidik).
"saya manajer di perusahaan" ucap Ria).
"oh hanya manajer" jawab Andra keceplosan).
"oh calon nyonya Wirandra, tapi ko saya baru tau ya" tanya Rangga).
"iya memang kita belum ada kan acara tunangan tapi kemungkinan beberapa bulan yang akan datang , mungkin setelah proyek yang di luar kota kelar, karena pak Rangga juga pasti jika ada proyek baru gini gimana sibuknya " ucap Ria).
"oh bagus deh, kalau pak Wirandra sudah menemukan dambaan hati nya" ucap Rangga).
"ya pak Rangga ini salah satu sahabat pak Wirandra, jadi nanti pasti kita undang ko" ucap Ria).
"pokoknya saya doa kan yang Ter baik untuk hubungan kalian" ucap Rangga).
"oh iya terimakasih pak" jawab Ria).
Jeana hanya menyimak, dan berkata di dalam hati "kenapa kalau pacar Pak bos itu sombong sombong dan angkuh gak beda jauh sama si nela lampir").
Rangga memulai menjelaskan tentang berkas berkas nya, meeting pun selesai jeana dan Rangga menuju ke kantor ).
Sudah jam pulang kantor jea bertemu Tia dan Jihan lagi di loby kantor,
"hey lagi ngomongin apa si seru banget" tanya jea).
"ini loh je akan ada konser band yang lagi hits itu" ucap Tia).
__ADS_1
"oh dimana ti" tanya jea ).
Gak jauh deh pokoknya dari kator kita bisa nonton bareng je Lo mau ikut gak? tanya Tia).
"kapan ti, sekarang? seru jea).
"nggak je bulan depan" jawab Tia).
"apa si nama bandnya " tanya jea).
" namanya "ToneBlue" je jawab Jihan).
Jeana dalam hati itu kan nama band gue, loh gue malah lupa kalau bulan depan ada konser).
"tapi tia Jihan Lo kata siapa itu band lagi nge-hits" Tanya jea).
"ya benar pokoknya itu band lagi naik daun banget dan lagu nya juga asyik je" ucap jea).
"oh gitu, tapi kalian udah pernah nonton langsung bandnya belum? tanya jea).
"ya belum je mangkanya kita mau nonton, kata temen gue itu band sering konsernya di luar luar kota , jadi baru beberapa kali gitu kalau di daerah sini" ucap Tia).
"ya udah yu kita nonton, coba deh gue pengen denger lagunya " seru jea).
"oke oke je " ucap Tia dan Jihan).
"tapi nanti aja deh liatnya , kita nyantai ke kafe yu masih sore juga cuaca cerah gimana kalian mau gak" ajak jeana).
"yuk ,gue pesen grab nya dulu" jawab Tia).
"ih naik mobil aja , gue kan bawa mobil" ucap Jeana).
Tia dan Jihan pun menuju parkiran mengikuti langkah kaki jeana,
"jea yang mana mobil Lo, gue kira Lo selama ini naik transportasi umum juga kalau ke kantor" ucap Jihan).
"bentar bentar gue mau foto dulu nih tolong fotoin dong je , jarang jarang kan gue foto di depan mobil mewah" ucap Tia dan Jihan)
"oke sini gue fotoin ya" jawab jeana).
"gimana je gaya gue udah okeh belum" ucap Tia dan Jihan).
"udah udah pokonya hasil nya bagus ko" jawab jeana).
"ya udah Ayuk" ajak Tia).
"Ayuk kemana ti? tanya jeana).
"Ayuk ke mobil lo je , haduh Lo lupa ya? ucap Tia).
__ADS_1
"ini kan mobil nya yang tadi kalian ber foto foto Tia Jihan Ayuk naik" ucap jea).
Tia dan Jihan kaget kalau mobil mewah itu milik jeana, mereka menjadi merasa malu karena terkesan norak, dan mereka pun tak menyangka jika jeana itu juga tajir, mobil jeana memang tergolong mobil mewah jeana bisa membelinya dengan uang sendiri dari hasil ngeband).