
Andra dan jeana sudah sampai di Korea Selatan kebetulan di sana lagi musim salju jeana pun sangat senang melihat pemandangan di kota tersebut tapi cuaca begitu dingin membuat jeana jadi cepat lapar.
"mas kita cari makanan yuk" ajak jeana.
"Ayuk sayang" jawab Andra.
Jeana dan andra pun mendatangi salah satu restoran di sana dan menikmati makanan di sana dengan begitu lahap.
"mas kita kalau sering sering makan seperti ini berat badan kita bisa naik" ucap Jeana.
"iya sayang gak apa apa yg penting kita senang" ucap Andra sambil tersenyum.
"kamu kalau aku perhatikan badan kamu semakin besar deh mas" ucap Jeana.
"hahaha kamu malu ya punya suami besar dan berkulit hitam gini" tanya Andra.
"nggak ko mas biar pun kamu hitam tapi kamu sangat manis" ledek jeana.
"cie cie yang udah bisa ngegombal" jawab Andra tersenyum.
Andra dan jeana pun setelah makan langsung menuju salah satu tempat wisata di kota tersebut dan mereka asyik berfoto foto Serta jea membuat status di akun sosmed nya.
...****************...
Deanda melihat status jea, deanda Sedang duduk bersama Ivan karena hari ini hari libur Ivan ingin mengajak deanda berjalan jalan.
"bep kita jalan jalan yuk" ajak Ivan.
"kemana bep?" ucap deanda sambil memandang hp nya.
"ya kemana aja terserah kamu" ucap Ivan.
"ke sini mas, aku ingin benget ke sini" ucap deanda sambil memperlihatkan status jea ke Ivan.
"kamu yg bener aja bep itu kan di Korea mana mungkin kita kesana" jawab Ivan.
"pokok nya aku mau ke sana kalau nggak aku marah sama kamu" ucap deanda dengan wajah cemberut.
"iya sayang nanti kita kesana ya" bujuk Ivan.
"aku mau nya sekarang bep gak mau nanti" jawab deanda ucap deanda langsung masuk ke dalam kamar dengan ekspresi marah.
Ivan pun bingung harus bagaimana dengan sikap Deanda yang marah kepada nya di hati yang paling dalam Ivan sangat sedih.
"jika aku punya uang banyak seperti Andra pun aku akan langsung mengajak kamu ke sana sekarang juga bep" ucap Ivan dalam hati.
Tiba tiba Ivan terpikir ingin menelpon jeana.
"drut..drutt..drut.." telepon jea berbunyi.
"hallo Van Kenapa?" tanya jea.
"je Lo ada uang simpanan gak, kalau ada gue mau pinjam dong" ucap Ivan.
"berapa Van?" tanya jea.
"50 je" ucap Ivan.
__ADS_1
"Lo untuk apa Van" tanya Jea.
"jadi gini je deanda kan lihat status Lo dan dia ngidam ingin ke Korea juga , gue bingung je lo tau kan keuangan jadi pegawai cuma berapa" ucap Ivan.
"oh ya sudah kirim no rekening aja" jawab jeana
"oke je terimakasih ya" jawab Ivan.
Ivan pun langsung mengirimi nomor rekening nya.
ketika jea ingin mentransfer ke Ivan m-banking nya bermasalah, jea pun meminta tolong ke Andra.
"mas aku boleh minta tolong gak" ucap jea.
"tolong apa sayang" tanya Andra.
"aku ingin mentransfer uang tapi m-banking aku eror mas" Jawab jeana.
"kamu mau transfer ke siapa memang nya je " tanya Andra.
Jeana pun menjelaskan kepada Andra tentang deanda ngidam ingin ke Korea.
"gak ah aku males sama Ivan" ucap Andra.
"mas kamu gak boleh gitu dong" jawab jea kesal.
"kamu gak tau aja je Ivan tuh waktu itu pernah ngatain aku kalau muka aku itu jutek" ucap Andra.
"yeh tapi kan memang kenyataan kan mas" ledek jea sambil ketawa.
"memang iya je muka aku seperti itu jutek nya" tanya Andra.
"mungkin itu alasan kamu belum mau sama aku kali ya je, " ucap Andra.
"iya bisa jadi mas karena muka kamu serem" jawab jeana sambil ketawa.
"apa aku operasi muka aja ya je" ucap Andra.
"yeh ada ada aja, nggak mas aku suka ko muka kamu yg orginal seperti ini manis manis gimana gitu , apa lagi ketika kamu bekerja semakin berwibawa , hati aku jadi meleleh" ucap Jeana.
Karena ucapan jea membuat bahagia hati Andra jadi Andra mau mentransfer ke Ivan.
"ya sudah nih" ucap Andra memberikan handphone ke jea.
Ini pertama kali nya jea memegang dan membuka handphone Andra.
"kamu aja lah mas biar aku sebutin Nomor rekening nya" ucap Jeana sambil memberikan handphone Andra.
"kamu aja sayang ku , kamu kan istri aku biar kamu juga tau pin rekening aku je" ucap Andra.
Jeana pun akhir nya membuka m-banking Andra Betapa terkejut nya jea melihat saldo Andra.
"mas ini serius" tanya jea dengan wajah kaget.
"serius apa nya si sayang" tanya andra.
"saldo kamu mas" ucap jea dengan ekspresi super kaget dengan mata melotot.
__ADS_1
"biasa aja kali muka nya" ucap Andra mengusap muka Jeana.
"coba mas tepuk pipi aku , aku gak lagi mimpi kan melihat saldo sebanyak ini" ucap Jeana.
Andara pun malah mencium pipi jeana.
"Gimana apa masih seperti mimpi" ledek Andra.
"ih kamu apa apaan si mas, mencari kesempatan" ucap jea kesal sambil memegang pipi nya.
"ya dari pada aku tepuk lebih baik aku cium" ucap Andra sambil ketawa.
"pantas ya mas kamu itu banyak perempuan yang mengejar ngejar kamu contoh nya ria karena kamu itu benar benar tajir ya mas" ucap jea.
"iya kamu aja je yang gak pernah sadar , Jika kamu sudah di nikahi bos besar seperti aku" jawab Andra dengan PD nya.
"iya ya mas Kenapa aku beranggapan kamu itu seperti ya Andra yang biasa aja gitu" ucap jea.
"uang aku yang ada di situ belum seberapa je, masih banyak di beberapa bank lagi nanti kalau aku sebutin kamu bisa pingsan" ledek Andra.
"hah masih banyak lagi mas" tanya jea.
"iya mangkannga kita harus punya anak yang banyak insa Allah anak anak kita akan tercukupi je" ucap Andra.
"iya mas iya" jawab jea dengan tersenyum.
Jeana pun langsung mentransfer ke Ivan, dan jea memberitahu Ivan bukti transfer nya.
Betapa kaget nya Ivan melihat bukti transfer jea itu ternyata pengirim nya atas nama Wirandra.
"si jea bener bener ya gue minjem uang malah pakai rekening bos Andra kan gue jadi gak enak" ucap Ivan.
Ivan pun langsung memesan tiket secara online dan langsung memberitahu istrinya, dan betapa bahagia nya Denada akhir bisa liburan ke Korea.
...****************...
Hari pun sudah pagi , betapa bahagia nya Andra ketika bangun dari tidur nya melihat istrinya ada di samping nya.
Andra bangun tidur langsung mandi dan setelah mandi Andra membangun kan jea.
"sayang Bangun" ucap Andra menepuk muka Jeana.
"iya mas" jawab jea sambil membuka mata nya.
"bangun kita sholat subuh bareng yuk" ucap Andra.
"oh iya mas tunggu" ucap Jeana sambil bangun dari tidurnya dan menuju kamar mandi untuk bersiap sholat subuh bareng suami nya.
Akhirnya Andra dan jea sholat subuh bareng dan setelah sholat jea mencium tangan Andra.
Jeana pun merapihkan tempat tidur nya dan mulai melakukan kegiatan berberes beres kamar nya, sedang kan Andra sibuk menatap handphone nya untuk mengecek laporan perusahaan.
Setelah jeana sudah beres merapihkan kamar nya Andra mencari Andra tidak ada akhir nya jea menelpon Andra namun tidak di angkat , jeana pun mencoba menunggu andra dan duduk di sofa sambil memandangi salju di luar.
"tok..tok.tok" suara andra mengetuk pintu kamar dan jeana pun senang ternyata itu suami nya dan sudah membawa banyak sekali tentengan makanan .
"ko kamu beli makanan sebanyak ini mas" tanya jea.
__ADS_1
"iya karena di luar salju nya sedang tinggi je di luar sangat dingin aku takut kamu sakit jadi aku belikan stok makanan untuk kita" ucap andra.
Andra dan jeana pun langsung Makan bersama.