
Rangga dan jeana naik ke mobil dan meninggalkan Andra , mereka menuju salah satu restoran.
"akhirnya je kerjaan kita kelar juga ya? sesuai janji saya akan ajak kamu makan di restoran yang paling enak di daerah sini" ucap Rangga.
"baik pak" jawab jeana.
Akhirnya Rangga pun memarkirkan mobilnya di salah satu restoran dan memasuki restoran pak Rangga pun memesan banyak sekali makanan sehingga meja mereka sampai penuh.
"ayok je kita makan ini semua" ajak Rangga.
"ya ampun pak Rangga mana mungkin kita bisa menghabiskan nya" jawab jeana.
"iya je saya sengaja pesan makanan sebanyak ini , karena kan untuk galau itu sangat butuh stamina je" ledek Rangga.
"hhaha bisa aja pak Rangga" jawab jeana.
Rangga dan jeana pun sibuk makan sambil bercanda canda , tujuan Rangga adalah hanya menghibur sekertaris nya, karena di dalam lubuk hati terdalam Rangga tidak tega Melihat jeana yang di perlakukan seperti itu sudah di kasih harapan tapi malah di tusuk kembali tetapi jeana dapat menghadapi itu semua dengan tenang itu yang sangat membuat Rangga simpatik kepada jeana, dan juga karena penyesalan Rangga yang tanpa sengaja memukul jeana.
"Pak Rangga" ucap jea
'"iya je kenapa?" jawab rangga.
"seperti nya saya mau resign" ucap Jeana.
"loh kenapa je, gara gara kejadian tadi yg tanpa sengaja kamu terpukul saya je? tanya Andra panik.
"nggak pak bukan itu" jawab jeana.
"terus apa je" tanya Rangga penasaran.
"mungkin tanapa saya jelaskan bapak paham"ucap Jeana.
"apa je, kamu mau melaporkan saya ke polisi atas tindakan saya tadi" jawab Rangga salah pikir.
"bukan pak, saya gak permasalah kan soal itu. saya hanya ingin menghindari pak Andra karena jika saya menghindar mungkin hubungan pak Andra dan Bu ria baik baik saja" ucap Jeana lirih.
"oh maaf je saya salah berpikir, itu hak kamu jea karena itu soal hati jadi terserah kamu aja gimana baiknya, jika kamu ingin resign gak apa apa je saya hanya menganggap kamu itu cuti jika suatu saat nanti kamu ingin bergabung lagi di perusahaan saya pintu selalu terbuka lebar untuk kamu je" ucap Rangga.
"baik pak atas pengertian bapak"jawab jea.
"Karena saya menganggap kamu cuti je saya akan selalu mentransfer gaji ke rekening kamu je setiap bulannya" ucap Rangga.
"nggak usah pak , saya kan gak tau sampai kapan pak atau bahkan gak mungkin bergabung lagi ke perusahaan bapak" jawab Jea.
"Gak apa apa je anggap itu permintaan maaf saya , itu saya akan selalu transfer sampai kamu mendapatkan kerjaan baru je.
"baik pak kalau begitu saya gak ikut pak Rangga pulang ke Jakarta, dan jika pak Andra mencari saya pak Rangga bilang saja tidak tau ya pak" pinta Jeana.
__ADS_1
"oke je , Terus kamu mau tinggal dimana disini? tanya Rangga.
"mungkin saya akan menyewa apartemen pak" jawab jea.
"saya di sini punya apartemen je kamu tinggal di apartemen saya saja dan akan saya kasih kamu fasilitas sepeda motor juga gimana je" tawar Rangga.
" nggak usah pak " jawab jeana menolak.
" gak apa apa je nanti setelah makan saya antarkan kamu ke apartemen saya, tenang itu apartemen saya gak ada yang tau bahkan pacar saya pun tidak tau je".ucap Rangga.
"oke pak kalau gitu" jawab jea.
Tiba tiba handphone Rangga berbunyi dan tertera nama "Andra" di layar handphonenya.
"je Andra je gimana jawab gak" tanya Andra.
"jawab aja pak,tapi bilang aja kalau bapak lagi di jalan mau ke bandara" jawab jea.
"siap je" jawab Rangga.
Rangga pun mengangkat telpon dari Andra:
"hallo Dra" jawab Rangga.
"Lo dimana Rangga? tanya Andra.
" gue lagi di jalan mau pulang ke Jakarta dikit lagi sampai bandara nih" jawab Rangga berbohong.
Rangga pun menanya jeana "
jawab apa nih je kata rangga dia hubungi Lo gak bisa".
"iya emang gue blokir si Andra, yaudah Lo jawab aja jeana lagi tidur gue gak enak bangunin nya".
"oke je"
"hallo Dra iya gue langsung pulang ke Jakarta banyak kerjaan yang udah nungguin soalnya, jeana nya lagi tidur Dra gue gak enak bangunin nya" jawab Rangga.
"oh gue juga langsung pulang ke Jakarta juga kalau gitu, tadi gue udah antar ria ke hotel dan gue juga langsung cabut aja dari sini,, ya sudah kalau jeana nya udah bangun Lo kabarin gue ya" jawab Andra.
"oke Dra" jawab Rangga.
"Je si Andra sekarang langsung mau pulang ke Jakarta juga katanya dia habis antar ria ke hotel gitu mau langsung cabut susul kita kayaknya dia berharap dapat bertemu Lo je"ucap rangga.
"biarin aja lah, berarti Lo gak usah ke bandara sekarang nanti takut ketemu si Andra" jawab jea.
"oke je kan lagi pula gue mau antar Lo ke apartemen gue ke Lo, sekarang je Lo gue anggap sebagai sahabat gue je" ucap Rangga.
__ADS_1
"oh iya ya bener juga ya, hhaaha oke lah Rangga gue gak usah panggil Lo bapak bapak lagi kan" tanya jea.
"nggak lah je, oh iya nanti jika gua sudah sampai ke jakarta Andra pasti nanyain Lo je gue jawab apa dong" tanya Rangga.
"gini aja Rangga kita bikin misi jika andra gak akan bisa nemuin gue gimana? tawar jea.
"oke, lagi pula Andra bimbang banget si jadi cowok udah mau tunangan juga sama si ria masih aja deketin Lo, tapi gimana caranya je? tanya Rangga.
"iya Lo bilang gue resign, setelah Lo balik ke Jakarta jea tuh gak masuk masuk kerja dan gue tanya jika jea itu resign dan seolah-olah gak tau keberadaan gue" jawab jeana.
"baik lah je kalau begitu, ya udah yuk je gue anter Lo ke apartemen gue dulu" ajak Rangga.
"oke dra , tapi serius gue tinggal di apartemen Lo bayar gak nih? tanya jea.
"ya ampun jea Lo gak percaya banget sama gue pokoknya Lo gue kasih semua fasilitas itu Free dan anggap itu sebagai permintaan maaf gue je" ucap Rangga.
"oke deh, terimakasih banyak ya Rangga" jawab jea.
"tapi Lo jangan lupa kabarin ortu Lo de kalau Lo mau menetap di Bali" ucap Rangga.
"astagfirullah gue hampir lupa, gara gara hati kacau gue sampai lupa kasih kabar ke orang tua gue, untung Lo ngingetin Rangga" jawab jea.
"ya Lo kabarin deh sekarang dari pada nanti lupa lagi je" ucap Rangga.
Akhirnya Jeana pun menelpon ibu nya:
"assalamualaikum Bu".
"iya je".
"Bu jeana mau izin untuk sementara waktu jeana akan tinggal di Bali, soalnya jeana di tawarkan kerja di sini Bu" .
"loh ko bisa ke Bali, memang kamu sekarang dimana" .
"jea sekarang di Bali Bu , tadi jea dapat telpon di tawarkan kerja di sini maaf ya Bu tadi jea gak bilang izin ke ibu dulu".
"bukannya kamu kerja jadi sekertaris di salah satu perusahaan je"
"iya Bu tapi jea ga basic kerja di kantor lebih asyik jadi penyanyi Bu" .
"ya terus nanti kamu di sana sama siapa?".
Jeana spontan menjawab "nanti aku di sini sama afi Bu jadi jeana kerja di salah satu kafe di sini dan afi juga jeana ajak Bu".
"oke lah kalau ada afi ibu izin kan".
"baik Bu nanti Jeana kabari lagi".
__ADS_1
Telpon pun berakhir.
Rangga pun menyimak obrolan jea dengan ibunya, Rangga pun di dalam hati kesian jea demi tidak menggangu hubungan Andra sampai rela berkorban jauh dari keluarga dan harus merantau seperti ini.