Cinta Tak Se Frekuensi

Cinta Tak Se Frekuensi
Penyesalan Andra


__ADS_3

Setelah bertemu dengan Jihan , Andra pun langsung pulang ke apartemen nya.


hari pun sudah pagi Andra membuka mata nya dan seketika ingat dengan istri nya jeana.


"sudah berapa hari gue gak hubungi jeana, pasti jea marah besar nih" ucap Andra di dalam hati.


Andra pun langsung menghubungi nomor jea namun tidak bisa, hingga akhir nya Andra ber niat untuk pulang ke Bali mengunjungi istri nya.


setelah andra sampai di Bali langsung menuju rumah baru nya bersama jea, namun semenjak rumah itu di beli Andra memang belum menempati nya hanya jeana lah yang tinggal di sana , karena Andra sibuk bermain gila bersama Jihan.


"tok tok tok tok" suara Andra mengetuk pintu rumah Namun tidak ada jawaban dan ketika Andra ingin membuka nya pun di kunci.


akhir nya ada salah satu satpam perumahan itu lewat dan langsung menghampiri Andra.


"permisi pak ada yang bisa di bantu" ucap pak satpam.


"oh iya pak ini saya mengetuk pintu rumah tapi istri syay gak ada Jawaban dari dalam" ucap Andra.


"oh Bu jea ya pak? terus ini dengan pak Andra bukan" tanya pak satpam.


"iya bener pak" jawab Andra.

__ADS_1


"oh ini pak Bu jea menitip kan saya kunci untuk di berikan kepada pak Andra" ucap pak satpam.


"kapan jea memberikan nya?" tanya Andra.


"sudah beberapa hari yang lalu pak" jawab pak satpam.


"oh ya sudah terimakasih ya pak" ucap Andra .


"iya pak sama sama, saya pamit pergi dulu ya" ucap pak satpam.


Andra pun langsung membuka pintu rumah nya , alangkah terkejut nya Andra melihat di dalam rumah itu banyak pecahan kaca dan Andra langsung menuju kamar dan ternyata ada surat andra pun langsung membaca surat tersebut.


"gue udah tau penghianatan Lo" tulis jeana.


Andra sangat menyesal sudah bermain gila dengan Jihan karena biar pun Andra bermain gila dengan Jihan bukan karena cinta tapi karena hanya nafsu nya saja , cinta Andra untuk jeana tidak akan ada yang bisa menggantikan.


Andra langsung menelpon pak Darma.


"hallo pak" ucap andra.


"iya pak Andra ada yang bisa saya bantu" ucap pak darma.

__ADS_1


"saya mau tanya apakah ada Bu jeana di sana" tanya Andra.


"oh Bu jea sudah beberapa hari ini gak ke kantor pak" jawab pak darma.


"ya sudah terimakasih ya pak darma" ucap Andra.


"iya sama sama" jawab pak darma.


Andra pun langsung mematikan telepon nya.


Andra bingung harus kemana mencari jeana dan akhir nya Andra mencoba menghubungi mamah nya namu ternyata juga tidak ada jeana, Andra juga menelpon bu wita namun juga tidak ada jeana.


"kemana pergi nya jeana" teriak Andra sambil menjambak rambut sendiri.


"drut.. drutt..drut" suara hp Andra berbunyi Andra berharap jika itu adalah jeana dan ternyata setelah Andra melihat di layar handphone nya ternyata itu adalah Jihan.


walau pun Andra malas menerima nya , tapi Andra takut ada yang penting tentang pekerjaan hingga akhir nya Andra menerima nya.


"hallo mas aku kangen, kita ketemu lagi yuk malam ini " ucap Jihan.


dan langsung di matikan telepon nya oleh Andra.

__ADS_1


"bego banget gue kegoda oleh cewek murahan seperti itu gak ada beda nya Jihan sama ria, mana Andra yang dulu Andra yang setia, mengapa Lo bisa jadi bajingan seperti ini Dra mengapa , kenapa Lo menyakiti jea Dra" teriak Andra menyalahi diri nya dan menyesali perbuatan nya.


__ADS_2