Cinta Tak Se Frekuensi

Cinta Tak Se Frekuensi
Berhasil Mempertemukan


__ADS_3

Sudah jam 14.00


afi , jeana, deanda dan Ivan kumpul di kamar jeana mereka sibuk membukus kado dan sibuk menulis kan kata kata ucapan untuk adik jeana.


"gue siap siap dulu ya udah jam 14.00 nih" ucap Jeana.


"memang acara nya jam berapa je?" tanya deanda.


"jam 7 malam de" jawab jea.


"ya sudah sana takut telat nanti kesian adik Lo nunggu nunggu kehadiran Lo" ucap afi.


Jeana pun sibuk berkemas dan setelah berkemas jeana menghampiri afi , deanda dan Ivan namun kado nya sudah rapi dan sudah Tertempel kata kata ucapan.


"terimakasih banyak ya " ucap Jeana.


"iya je sama sama" jawab afi deanda dan Ivan.


"ya sudah gue berangkat dulu" ucap Jeana.


"iya hati hati di jalan je" ucap deanda dan Ivan.


"je biar cepet gue anter naik motor yuk" tawar afi.


"iya boleh" jawab jeana.


"de, Van gue anter jeana ke Bandara dulu ya" ucap afi.


"iya oke hati hati jangan ngebut ngebut" ucap deanda.


Afi pun mengantar jeana ke Bandara mengendari sepeda motor tidak lama kemudian sudah sampai bandara.


...****************...


Andra pulang kantor dengan rutinitas seperti Biasa menjalani hari hari tanpa semangat karena setelah permintaan jeana untuk menghilang dari hadapan jeana.


"assalamualaikum mah" ucap Andra.


"waalaikusalam Dra" Jawab mamah dan papah.


"mamah sama papah sudah rapih mau kemana?" tanya Andra .


"kamu lupa ya kita kan ada pertemuan dengan keluarga putri di "restoran star" jam 7 di ruang VIP" ucap mamah.


Jantung Andra seakan mau copot mendengar ucapan mamah berarti perjodohan dengan perempuan yang tidak di kenal nya jadi.


"oh iya mah" jawab andra.


"ya sudah sana kamu mandi rapih rapih, mamah dan papah pergi duluan, kamu nyusul ya awas sampai gak datang , kan kamu sendiri yang sudah janji ke mamah pasti ingat kan janji itu" ucap mamah.


"iya mah Andra ingat ko, nanti setelah mandi Andra langsung nyusul mamah" jawab Andra.


...****************...


Bu Dinda dan keluarga bertemu dengan Bu wita dan keluarga nya juga, mereka langsung menuju ruangan tertentu yang sudah di sewa nya agar tidak ketawan Andra dan jeana .


"gimana jeng putri sudah sampai Jakarta" tanya Bu dinda.


"tadi jea terakhir ngabarin sudah mau naik pesawat pasti dikit lagi juga sampai" ucap Bu Wita.


"Andra juga sudah dalam perjalanan ke sini" ucap Bu dinda.


"oh itu bukan nya Andra" tunjuk Bu wita.

__ADS_1


"oh iya betul jeng" jawab Bu dinda.


Andra bertanya kepada pelayan restoran dan langsung di antar ke ruang VIP dan Andra pun masuk ke ruang VIP tersebut.


"ko kosong kata nya mamah sama papah sudah duluan, jangan jangan salah tempat nih gue" ucap andra.


Dan Andra langsung menelpon mamah nya.


Percakapan Bu Dinda dan Andra:


"hallo mah ini benerkan di restoran Star ruang VIP 1" tanya Andra.


"iya betul Dra" jawab mamah.


"ko masih sepi gak ada siapa-siapa?" tanya Andra.


"iya tadi ban papah kempes , kamu tunggu dulu aja mamah sama papah dikit lagi juga sampai ko" jawab Bu dinda berbohong.


"oh ya sudah kirain Andra takut salah tempat" ucap Andra.


"nggak ko Dra , pokok nya kamu tunggu ya jangan kemana-mana" ucap mamah.


"oke mah" jawab Andra.


Telpon pun berakhir.


Andra percaya dengan ucapan mamah nya dan di meja sudah ada hidangan minuman dan makanan selama menunggu Andra meminum jus sambil ber main handphone nya.


...****************...


Setelah beberapa jam perjalanan akhirnya Jeana sampai di Jakarta sudah jam 18.00 jeana langsung memesan taksi online untuk menuju "restoran star" tidak lama kemudian jeana sampai dengan membawa tentengan kado.


"akhirnya sampai juga , pasti si adik seneng nih dapat kado banyak" ucap Jeana dengan raut wajah bahagia.


...****************...


Tanpa mereka sadari keluarga Andra dan keluarga jeana sedang mengawasi mereka


"jeng itu Putri sudah datang" ucap Bu dinda.


"oh iya bener jeng, jadi gak sabar melihat ekspresi mereka ketika bertemu" ucap Bu Wita.


"gak sia sia ya jeng kita menyusun rencana ini akhir nya kita bisa mempertemukan mereka" ucap Bu dinda.


"iya jeng semoga mereka bener berjodoh" jawab Bu wita .


ayah Andra dan papah deanda hanya menyimak saja melihat kelakuan para istrinya yang selalu menatap monitor untuk memantau cctv.


...****************...


Jeana akhir nya sampai di depan raung VIP 1 dan membuka pintu ruang VIP.


"happy birthday adik ku sayang" ucap Jeana dengan nada keras dan bahagia.


Namun betapa kaget dan kecewa nya jeana, ternyata di dalam ruang itu gak ada adik nya malah sosok laki laki yang sedang duduk yg dia lihat, Andra langsung membalikan wajah nya ke arah sumber suara yang seperti nya sangat Andra kenal, ya ternyata itu jeana Andra langsung terbangun dari duduk nya langsung menghampiri jeana seperti mimpi Andra dapat melihat jeana lagi.


"maaf seperti nya saya salah masuk ruangan" ucap Jeana sambil melangkah kan kaki keluar"


"kamu mau kemana" ucap Andra sambil menahan tangan jeana.


"mau keluar lah " ucap Jeana namun di tutup bibir jeana dengan jari Andra.


"Lo ga semudah itu keluar dari ruangan ini" ucap Andra.

__ADS_1


"lah emang kenapa gue kan gak tau kalau ini ruangan lo yg nyewa seperti nya gue salah masuk" ucap Jeana sambil menghempas tangan Andra.


"pokok nya Lo ga semudah itu keluar dari ruangan ini" ucap Andra sambil terus memegang tangan jeana agar jeana tetap ada di depan pandangan mata nya karena Andra sangat merindukan jeana.


"Lo bisa gak, gak usah sentuh gue, kan gue udah bilang Lo pergi dari hidup gue emang belum jelas " bentak jeana.


"gue gak bisa je gue lebih baik mati kalau harus menghindari dan menjauhi Lo" ucap Andra sambil mengambil pisau roti yang ada di meja.


"Lo mau ngapain Dra, jangan gila deh" ucap jeana mendekati Andra.


"gue emang udah gila je setelah Lo nyuruh gue jauhin Lo , hidup gue rasa nya hampa je lebih baik gue lakuin ini di hadapan Lo, bair Lo tau sebesar apa cinta gue ke Lo je" ucap Andra sambil menodong pisau di dadanya.


"nggak Dra" jeana menghempas pisau dari tangan Andra , jeana berhasil menjatuhkan pisau itu.


"Lo kenapa lakuin ini je kenapa gak biarain gue mati di hadapan lo" ucap Andra.


Jeana hanya terdiam, mendengar pertanyaan Andra, dan Andra langsung memegang ke dua lengan jeana.


"Jawab je kenapa Lo gak biarin gue mati di hadapan Lo? kalau gue mati gue gak akan pernah bisa muncul lagi di hadapan muka Lo itu kan yg Lo mau" teriak Andra.


"iya maaf Dra" jawab jeana dan ingin melangkah kan kaki keluar dari ruangan itu.


Namun masih Tertahan oleh Andra.


"Apa si je yang lu mau sebener nya, Lo nyiksa gue je dengan sikap Lo yang seperti ini ke gue" ucap andra.


"gue juga gak tau apa yang gue mau gue Dra" jawab jeana sambil menangis membelakangi Andra namun tangan jeana tetap di pegang oleh Andra.


Tiba tiba keluarga Andra dan keluarga jeana datang, membuat Andra dan jeana kaget.


"ibu , ayah, adik " ucap Jeana sambil mengelap air mata nya.


"Ayuk kita duduk dulu semua, papah sebagai perwakilan orang tua akan menjelaskan" ucap pak Wira dengan bijaksana.


Akhirnya Jeana Andra dan keluarga pun duduk .


"Andra" panggil pak Wira.


"iya pah" jawab Andra.


"jadi ini sosok wanita Yang beranama putri yang akan mamah jodohkan dengan kamu " ucap pak Wira.


Andra tersontak kaget mendengar pernyataan papah nya entah dia harus apa yang pasti hati nya sangat bahagia karena perempuan yang akan di jodohkan adalah sosok yang Andra cintai.


"jeana putri" ucap pak Wira.


"iya pak" jawab jeana.


"apakah kamu mau menerima perjodohan ini, lihat orang tua kalian sudah berjuang merencanakan ini semua demi anak anaknya" ucap pak Wira.


Namun jeana masih terdiam dan belum memberikan jawaban.


"Ayuk je jawab ayah dan ibu terserah kamu, yang pasti ayah dan ibu sangat mengharapkan tetapi ayah dan ibu sebagai orang tua tidak memaksa ini semua keputusan ada di tangan kamu jeana" ucap papah.


Jeana masih terdiam, Andra semakin deg degan mendengar jawaban apa yang akan jeana berikan, bukan hanya Andra para orang tua pun deg degan menunggu Jawaban jeana.


"jeana, tadi kita sudah melihat betapa besar nya pengorbanan anak saya Andra, sampai memegang pisau untuk menusuk diri nya sendiri karena begitu besarnya cinta nya ke kamu, asal kamu tau itu gak ada di rencana kami dan bahkan Andra pun tidak tau jika perempuan yang akan di jodohkan nya bernama Putri yaitu jeana putri ya kamu sosok yang sangat Andra cintai dan saya sebagai ayah nya andra sangat berharap kamu bisa bersama Andra dan hidup bahagia" ucap pak Wira.


Jeana pun menarik nafas dan akhir nya membuka suara nya.


"maaf sebelum nya pak Wira, Bu dinda, ayah, ibu Jea belum bisa jawab sekarang apakah boleh Jea minta waktu 1 hari untuk memikirkan nya, karena bagi jeana pernikahan adalah hal yang sakral dan jea sangat berharap itu akan terjadi hanya sekali di hidup jea" jawab jeana dengan lantang.


"oke kalau begitu besok malam keluarga kami akan datang ke rumah kamu untuk mendengarkan jawaban dari kamu" ucap pak Wira.

__ADS_1


Akhirnya keluarga jea dan keluarga Andra keluar dari ruangan tersebut dan langsung pulang menuju rumah masing masing.


__ADS_2