
Jeana pun akhirnya naik ke mobil Andra dan langsung di ajak Andra ke salah satu mall.
"Dra ngapain kita ke mall" tanya jea.
"ya aku mau beli hp " jawab Andra.
"yuk masuk" ajak Andra.
Andra dan jeana langsung menuju konter handphone.
"yank menurut kamu mana yang bagus" tanya Andra.
"yg ini Dra ini keluaran terbaru , fiturnya canggil lagi" jawab jeana.
"oke terus warna apa yang bagus yank?" ucap Andra.
"yang putih Dra, tapi kalau untuk Lo lebih cocok yang hitam aja" jawab jeana.
Andra langsung memesan hp tersebut dan berwarna putih , kemudian Andra mengajak jeana ke toko perhiasan.
"ngapain kita ke sini Dra" tanya jea.
"ya mau beli perhiasan lah sayang" ucap Andra.
"oh untuk siapa?" tanya jeana.
"untuk perempuan yang aku cintai lah" jawab Andra.
Jeana berpikir jika perempuan itu pasti bukan dirinya tapi tidak masalah buat jeana.
"menurut kamu yang mana yang bagus yank?" tanya Andra.
"yang ini aja Dra lebih simpel tapi tergantung perempuan nya si" Jawab jeana.
Akhirnya Andra memilih kalung yang di pilih jeana, kemudian Andra mengajak jeana makan di salah satu restoran di mall tersebut, ketika menunggu makan Andra langsung berdiri memakai kan jeana kalung tersebut dan serta memberikan handphone untuk jeana.
"ini untuk gue Dra" tanya jeana.
"iya lah untuk kamu" jawab Andra.
"bukannya Lo bilang untuk perempuan yang lo cintai Dra" tanya jeana.
"iya kan kamu perempuan nya jeana putri" jawab Andra.
"kemarin Lo yang bilang mau cari perempuan lain" singgung jeana.
"hahaha jadi kamu cemburu ya" ucap Andra.
"nggak Dra gue udah tau ko laki laki macam lo itu gak cukup perempuan satu" ucap Jeana.
"ko kamu mikir nya gitu si yank?" tanya andra.
"iya lah gue kan kenal Lo, buktinya aja Lo kalau di peluk peluk cewek sexy seperti ria mau aja" ucap Jeana.
"iya mangkannya kamu kalau udah nikah sama aku pake pakaian sexy juga kalau di kamar ya biar aku gak lirik perempuan lain" ledek Andra.
"hahaa dasar Nya aja lo punya mata gak bisa di jaga" ucap jea.
"tapi percuma juga yank kamu dandan secantik apa pun aku kan gak boleh b********** kan sama kamu" ucap andra.
"iya kalau Lo bener cinta dan sayang sama gue pasti lo bisa ko nahannya dan juga gak akan mencari kesenangan dengan perempuan lain di luar sana" jawab jeana.
"tapi mau sampai kapan yank" tanya Andra.
"sampai gue bener bener yakin kalau cinta Lo hanya untuk gue" jawab jeana.
"oke akan membuktikan ke kamu yank" ucap Andra.
Andra pun mengendarai mobil nya mengantar kan jeana pulang.
"tok..tok..tok" jeana mengetuk pintu rumah nya ibu langsung membukakan nya..
"Assalamualaikum Bu" ucap Jeana dan Andra.
"waalaikusalam , akhir nya jeana kamu pulang juga kamu kemana aja si" tanya ibu.
"kita abis bulan madu Bu di Bali" ucap Andra meledek .
"loh nikah nya juga kan belum gimana si kalian" ucap ibu.
"Bohong Bu andra jangan di dengerin" ucap Jeana.
"terus kalian kemana aja 4 hari ini" tanya ibu.
"jadi gini Bu jea ke Bali mau izin resign kan gak enak Bu kalau jea keluar gak bilang bilang , terus Andra nyusul jea eh di sana Andra sakit Bu jadi lama deh " ucap jea berbohong.
"kamu sakit apa Dra , sekarang sudah gak apa apa kan" tanya ibu.
"nggak ko bu Andra sudah baik baik aja" jawab Andra.
"Alhamdulillah kalau gitu" ucap ibu.
__ADS_1
"je kamu istirahat ya besok kan acara pernikahan kita" ucap Andra.
Andra langsung berpamitan dengan ibu dan juga jeana , Andra pun langsung pulang menuju rumah nya karena pasti mamahnya sudah sangat khawatir dengan nya, ternyata benar saja baru Andra datang dan membuka pintu mamah langsung menghampiri nya.
"Andra kamu gak apa apa kan" tanya mamah.
"nggak ko mah Andra baik baik aja " jawab Andra.
"Terus Jeana mana?" tanya mamah.
"sudah Andra antar pulang mah Andra suruh istirahat karena kan besok acara pernikahan nya" ucap Andra .
"iya Dra , mudah mudahan berjalan dengan lancar mamah gak sabar nih ingin segera nimang cucu" ucap mamah.
"ya mudah mudahan mah" jawab Andra.
Andra pun berpamitan ke mamah nya untuk ke kamar karena Andra belum tidur dari semalam gara gara menunggu kabar dari jeana Andra langsung tertidur di kamarnya.
...****************...
Jeana menelpon afi.
"hallo fi Lo dimana?" tanya jeana.
"gue di rumah je" jawab afi.
"oh iya koper gue mana" tanya jeana.
"ini ada gue juga baru sampai rumah ni" ucap afi.
"ya sudah gue ke basecamp nantu, ramein di grup ya ajak pasangan pasangan baru juga kita kumpul bareng" ucap Jeana.
"oke je" jawab afi.
Jeana pun turun dari kamar nya dan melangkah kan kaki keluar , tiba tiba ibu menghampiri.
"mau kemana je" tanya ibu.
"mau ke basecamp Bu , jea mau ambil koper jea yang ketinggalan" ucap jea.
"oh ya sudah hati hati jangan pulang malam malam besok takut kesiangan" ucap ibu .
"iya Bu jea pamit ya" ucap Jeana
Tidak lama kemudian motor jeana terparkir di depan basecamp , jeana sengaja membawa motor karena tau jika Ivan dan resi pasti bawa mobil pasti jeana gak kebagian parkir.
"Assalamualaikum" ucap Jeana.
"waalaikusalam" jawab afi, deanda, Ivan, resi dan Tara mereka semua sudah sampai duluan.
"iya iya nyonya bos" jawab Ivan dan resi.
"apaan si kalian , yang bos kan Andra bukan gue " ucap Jeana.
"ya tapi kan lo akan menjadi istri bos besar yang sangat tegas itu" ucap Ivan.
"iya ya Van gak ada manis manisnya" ucap resi.
"haahha emang iya galak banget" ucap Jeana.
"calon istri nya aja bilang gitu ya" ledek afi.
"oh iya di Jessy ko ga di ajak kesini si fi" tanya jea.
"iya je Jessy lagi pulang ke London" ucap afi.
"oh jadi lo LDR ya sekarang" ucap deanda.
"iya de tapi seminggu lagi juga pulang ke Indonesia lagi ko" jawab afi.
"oh iya res, tar maaf ya waktu itu gue gak datang ke acara kalian" ucap jea.
"iya gak apa apa ko jea kita ngerti ko" ucap Tara.
"fi minjem korek dong" ucap jea.
"nih" jawab afi sambil memberikan ke jea.
"Lo sejak kapan je ngerokok" tanya deanda dan Ivan heran.
"sejak gue tinggal bareng afi, gue di ajar ajarin tuh sama afi" ucap jea bercanda.
"apa apaan si Lo je bohong tuh bohong emang dia mau sendiri eh malah jadi keterusan" ucap afi.
"lo itu makin gak beres ya setelah tinggal di sana afi sekarang bertato , jeana sekarang jadi merokok" ucap deanda.
" siapa bilang cuma gue yang bertato jea juga sama, kita kan bikinnya bareng ya je" tanya afi.
"Lo serius je" tanya deanda.
"iya ini kan seni de, nanti juga kalau gue udah bosen gue laser de" ucap Jeana.
__ADS_1
"oh gitu ,coba liat" ucap deanda.
."nggak ah malu kan ada Ivan ada resi gimana si lo de" ucap jea.
"je tangan lo kenapa pada biru gitu" tanya deanda.
"oh ini gue berantem sama si Afi" ucap Jeana bercanda.
"lagi lagi gue yg kena fitnah" ucap afi.
"serius je kenapa?" tanya deanda.
"ini gue abis perang dunia 2 pokoknya Lo gak akan ngerti kalau gue ceritain juga" ucap jea.
"je Lo kan besok nikahan malam gini masih ngayab bukannya perawatan apa kek gitu buat malam pertama" ledek deanda.
"tau Lo je, kan banyak banget perempuan muda sexy cantik pada ngegodain Andra, belum lagi tuh Bu ria yang keganjenan " ucap Ivan.
"iya je kalau dia berpaling gimana? malah Lo sekarang jadi amburadul gini" ucap deanda.
"hahaha jodoh itu gak akan kemana, kalau dia mau sama yang lain ya silahkan, berarti dia udah gak cinta dan kalau udah gak cinta itu gak akan bisa di paksa paham kan" ucap jea.
" setuju gue sama jea " ucap afi.
"jea jea gila Lo dari dulu emang gak sembuh sembuh" ucap Ivan.
"oh iya je andra tau gak lo kesini?" tanya resi.
"nggak tau" jawab jea.
Tiba tiba hp jeana berbunyi , ternyata itu panggilan video dari Andra.
"waduh si Andra panggilan video lagi angkat gak ya" ucap Jeana.
"hayo Lo je di amuk Lo je sama si Andra"ledek Ivan.
"angkat aja je" ucap afi.
Akhirnya Jeana mengangkat panggilan video dari Andra.
"kamu dimana?" tanya Andra.
"di....." jawab jea.
"coba kamera hp nya puter keseliling kamu" ucap Andra.
Jeana pun mengarahkan kamera nya ke deanda Ivan resi Tara afi.
"kamu gak ngerti ya aku bilang apa tadi, istirahat bukannya malah nongkrong" bentak Andra.
"iya ini aku cuma ambil koper terus kebetulan ada mereka lagi kumpul jadi aku ikut kumpul juga" ucap Jeana.
"ya sudah pulang sekarang, mau aku jemput gak?" tanya andra.
"gak usah mas aku bawa motor ko" jawab jea.
"Malam malam gini bawa motor sendirian , ya sudah kamu tunggu aku kesitu sekarang" ucap Andra langsung mematikan telponnya.
"tuh kan je siap siap dah kita di sini ngeliat kemarahan bos besar" ucap Ivan.
"kita pulang aja yuk sekarang" ledek resi.
"eh jangan gitu dong masa nanti gue kena semprot lagi sama si Andra" ucap afi.
"emang Lo pernah kena semprot gara gara apa fi" tanya deanda.
"gara gara si jea tuh" ucap afi.
Terdengar suara mobil di luar.
"bos besar udah datang tuh" ucap Ivan.
"lebay banget si kalian" ucap Jeana.
Andra pun masuk dengan wajah marah, tanpa basa basi langsung menarik jeana.
"jea Ayuk pulang sekarang" ucap Andra .
"iya mas" jawab jeana .
"sob nanti kita kumpul lagi , gue cabut dulu laki gue marah" ucap jea sambil ketawa dan menarik kopernya.
"kamu itu kenapa si yank gak betah banget diem di Rumah" ucap andra kesal.
"gue cuma ngambil koper" jawab jea.
"kan bisa besok besok yank , nanti kan bisa aku antar" ucap Andra.
"kalau sama lo nanti teman teman gue pada canggung lah dra" jawab jeana.
"tadi waktu di depan teman kamu ,ko panggil nya mas ?" tanya Andra.
__ADS_1
"iya gue kan jaga image Lo lah dra sebagai seorang laki, Lo juga di depan teman-teman gue sok tegas banget manggil je biasa nya juga yank" ucap Jeana.
"hahaha ya sudah sana tidur, aku juga mau langsung pulang" ucap Andra.