Cinta Tak Se Frekuensi

Cinta Tak Se Frekuensi
Mencari-cari


__ADS_3

Hari pun sudah pagi Andra menuju kantor Rangga dan langsung menuju ruangan Rangga.


"tok tok tok" andra mengetuk pintu Rangga.


"ya masuk" ucap Rangga.


"pagi ga " ucap Andra.


"pagi Dra, silahkan duduk Dra, pagi pagi gini Lo ada badai apa datang ke Kantor gue" tanya Rangga.


"gue mau cari jeana" ucap Andra.


"jeana" jawab Rangga.


"iya jeana dimana gue mau ketemu" ucap Andra tegas.


"jeana udah gak kerja sama gue Dra, dia resign" ucap Rangga.


"resign? ko bisa" tanya Andra.


"ya gak tau pokonya dia resign" jawab Rangga.


"ya sudah kalau gitu gue cabut dulu ya" ucap Andra.


"lo buru buru aja gak mau ngopi dulu" tawar Rangga.


"nggak ah , kapan kapan aja " jawab Andra.


"ya sudah hati hati Dra" ucap Rangga.


Andra pun meninggalkan kan kantor Rangga.


"tok tok tok" Andra mengetuk pintu rumah jeana namun tidak ada yang menjawab, Andra pun menunggu dan tiba tiba pak satpam yang habis dari warung samb membawa segelas kopi menghampiri Andra dan memberi tau Andra jika di rumah itu sedang kosong ibu sedang ke sekolah adik jeana dan ayah jea pun sudah berangkat kerja lalu Andra bertanya tentang jeana namun pak satpam tidak tau yang jelas pak satpam itu di suruh nunggu rumah jeana karena memang sedang tidak ada orang.


Akhirnya Andra pun dengan perasaan kacau mengendarai mobil nya menuju kator dan di kantor sudah ada Ria yang menunggu nya karena ria memang bekerja di perusahaan Andra.


"kamu dari mana aja Dra baru datang jam segini?" tanya ria.


"bukan urusan Lo" jawab Andra tegas.


"kamu ko gitu Dra, aku kan pacar kamu dra" ucap ria.


"nggak gue gak pernah nganggap Lo pacar" jawab Andra.


"ok Dra kalau gitu kamu liat aja apa yang aku akan lakukan" ancam ria.


"iya terserah" jawab andra.


Andra pun meninggalkan kan ria dan langsung menuju ruangan nya.


"jeana lo dimana gue sampai setres gini" ucap Andra di dalam hati Andra terus menghubungi nomor jeana namun tetap tidak bisa dan akhirnya ada ob mengantar kan kopi Andra berinisiatif untuk meminjam hp nya.


" permisi pak ini kopinya" ucap ob.


"ya terimakasih, boleh kah saya meminjam hp kamu" ucap Andra.


"oh iya pak boleh" jawab ob.

__ADS_1


ob pun memberikan hp nya ke pak andra, dan mencoba memasukan nomor jeana dan ingin menghubungi dan tersambung, belum sempat jeana mengangkat tiba tiba ada salah satu karyawan masuk ke ruang pak Andra dengan panik dan memberi tau jika ibu ria ingin loncat dari gedung, Andra pun akhirnya memberikan telpon nya ke ob dan langsung datang menghampiri Ria.


"Ria Lo gila ya " ucap Andra.


"gue memang sudah gila Dra gila mencintai Lo tapi Lo gak tepati janji Lo dan akhirnya ya sudah gue ngelakuin ini agar Lo tau Dra sebesar apa cinta gue sama Lo" ucap ria.


dan ternyata di belakang Andara ada big bos ya itu papah nya Andra menyaksikan langsung adegan itu dan juga banyak sekali karyawan yang menonton.


"ada apa ini" ucap pak Wira.


Andra dan Ria langsung menoleh ke arah sumber suara .


"gak tau pah" Andra langsung meninggalkan mereka semua dan menuju ruangannya.


"semua bubar kembali kerja dan kamu ria apa apaan ini" ucap pak Wira tegas.


Ria tidak menjawab apa pun dan menghampiri pak Wira dengan menangis.


"kamu kenapa ria kenapa kamu nekat melakukan hal bodoh seperti itu" tanya pak Wira.


"Andra memutuskan saya om" jawab ria sambil menangis.


"loh sejak kapan kalian pacaran?" tanya pak Wira.


"sudah lama om, cuma karena ada perempuan lain Andra jadi memutuskan saya om" Jawab ria berbohong.


"ya sudah kalau gitu kamu kembali bekerja" ucap tegas pak Wira.


Pak Wira dan ayah Ria sahabatan mangkanya ria di rekomendasikan untuk bekerja di kantor pak Wira sebagai manager dan ayahnya ria di percaya memegang salah satu perusahaan cabang milik pak Wira.


percakapan Ivan dan resi:


"Res gue denger denger Bu ria itu nekat mau Loncat gara gara cinta nya pak andra berpaling Res? ucap Ivan.


"ah masa si Van " jawab resi.


"Lo kepikiran gak Res kalau ternyata cewek nya itu adalah jeana" ucap Ivan.


"wah bener juga Lo ya Van, Karena Lo liat sendiri kan waktu kita ajak jeana double date gimana perlakuan pak Andra maksa ngajak pulang jeana " ucap resi.


"seperti nya kita harus temuin jeana nih res kita harus ceritain kejadian ini ke jea" ucap Ivan.


"ya Lo kabarin aja jea nya suruh kumpul di base camp" jawab resi.


"oke res , nanti gue ajakin di grup" jawab ivan.


"ya sudah kembali bekerja lagi yuk sebelum ketawan bos "ucap resi.


Ivan dan resi pun kembali ke pekerjaan mereka masing masing.


jam istirahat pun sudah tiba, Ivan dan resi menuju kantin perusahaan bersama.


"di group ko gak ada yg bales ya Res" ucap Ivan.


"Lo coba telpon jea aja" jawab resi.


"oke res gue telpon jea dulu ya" ucap Ivan.

__ADS_1


Ivan langsung menelpon jeana namun tidak ter angkat oleh jeana.


" gak diangkat Res" ucap Ivan.


"ya sudah Van tunggu aja nanti juga di bales di grup" jawab resi.


"bener nih res jea membalas di grup" ucap Ivan.


"gimana bisa gak dia" tanya resi.


"geblek res jea sama Afi lagi mantai, nih Lo liat dah fotonya " ucap ivan.


"mana Van coba gue liat" ucap resi.


"nih, kita video call dulu" ucap Ivan.


Ivan pun melakukan panggilan video ke jea.


"hallo Van gue lagi mantai ni sama afi" ucap jea.


"Lo dimana itu je" tanya Ivan.


"gue di Bali" jawab jea.


" ko liburan gak ngajak ngajak" tanya resi.


"hhahha iya Res sini nyusul" jawab jea.


"ya nanti kalau kita nyusul nunggu cuti Lo nya sudah keburu balik ke Jakarta je" ucap Ivan.


"nggak Van gue sama afi emang menetap disini " jawab jea m


"hah Lo menetap di Bali sama afi , ah Lo parah gue kan kangen sama kalian" ucap Ivan lebay.


"ya Lo kan ada bebep deanda" ucap afi.


"lagian Lo pada ngapain si di Sana" ucap Ivan.


"kita kan pengangguran banyak duit Van jadi buang buang duit dong, emang kalian kerja kerja liburan nya nggak" ledek afi.


"ah sial Lo fi, serius gue" ucap Ivan


"iya bener Van" jawab jeana sambil ketawa.


"je gue mau cerita nih atas apa kejadian tadi pagi di kantor" ucap Ivan dengan nada rendah.


"apaan Van" tanya jea.


"tadi Bu ria mau loncat dari gedung gara gara pak Andra putusin Bu ria je" ucap Ivan.


"ah serius Lo" tanya jea.


"iya bener je, Lo sebenarnya terlibat dalam hubungan mereka gak si je" tanya Ivan.


"nggak tau gue Van, udah ya gue mau lanjut mantai dulu nanti gue telpon lagi" jawab jea.


panggilan video pun terputus.

__ADS_1


__ADS_2