
Jeana sudah sampai di kantor.
"Susi kamu di panggil ke ruang ketua divisi tuh" ucap Sherly.
"oh iya Sher, terimakasih atas infonya" ucap Susi.
"sus aku mau nanya deh" tanya Sherly.
"tanya apa Sher" jawab jeana.
"kamu memang nya benar menumpah kan Kopi ke Bu ria" tanya Sherly.
"iya aku gak sengaja menyenggol nya, tapi ko kamu tau sher" jawab susi.
"iya karena ada gosip jika kamu di panggil ke ruang ketua divisi jika kamu itu mau di pecat sus gara gara kamu menumpah kan kopi ke Bu ria, kamu yang sabar ya sus" jelas Sherly.
"iya gak apa apa ko Sher jika aku di pecat juga memang kesalahan aku walau pun aku gak sengaja melakukan nya, ya sudah aku ke ruang ketua divisi dulu ya" ucap susi.
"oke sus , semngat ya dan semoga kamu gak jadi di pecat ya" ucap Sherly.
"iya Sher terimakasih" jawab Susi.
...****************...
Susi melangkah kan kaki menuju ruang ketua divisi dan jeana mengetuk pintu.
"iya silahkan masuk" ucap pak darma .
susi pun duduk di depan hadapan pak darma.
"Ada ya pak darma memanggil saya kesini?" tanya Susi.
"oh iya maaf ya Susi seperti nya kamu gak bisa lanjut kerja di sini karena atas perintah Bu ria jika kamu di pecat dari kantor ini, sebenar nya saya tidak setuju tapi mau bagaimana atas perintah atasan saya gak bisa berbuat apa apa , jadi maaf ya Susi" ucap pak darma.
"iya pak darma gak apa apa ko Susi mengerti, ya sudah Susi pamit ya pak" ucap Susi.
"iya sus hati hati ya" ucap pak darma.
Susi Langsung meninggal kan ruang pak darma, serta Susi kembali ke ruang nya dan menemui teman teman dan berpamitan , Sherly sangat sedih atas pemecatan Susi.
Susi pun langsung melangkah kan kaki keluar kantor dan tiba tiba bertemu dengan Andra.
__ADS_1
"loh kamu mau kemana? ini kan jam kerja?" tanya Andra.
"saya sudah tidak bekerja di sini lagi pak" jawab Susi.
"loh siapa yang memecat kamu" tanya Andra.
"atas perintah Bu ria saya di pecat, karena waktu yang di ruangan bapak saya gak sengaja menyenggol Kopi dan mengenai Bu ria" jelas Susi.
"Ya sudah kamu ikuti saya" perintah Andra.
Andra pun melangkah kan kaki ke ruang ketua divisi dan di ikuti Susi, para karyawan pun memperhatikan Susi .
"pak darma cabut berkas pemecatan Susi , Susi masih menjadi karyawan saya dan ini perusahaan saya tidak ada yg bisa memecat selain saya yang memerintah kan" ucap Andra
"baik bos" ucap pak darma.
"ya sudah Susi kamu ikut keruangan saya sekarang" ucap Andra.
Susi langsung mengikuti Andra ke ruangan nya.
"ada apa bapak mengajak saya kesini" tanya Susi.
"saya mau bertanya kamu yg mengantar saya pulang dari bar semalam kan?" tanya Andra.
"oh iya terus kemarin malam kamu juga kan yang mengantar saya pulang dari Restoran flaxa" tanya Andra.
"iya bener pak, maaf ya pak jika saya lancang" ucap Susi.
"nggak ko justru saya sangat berterimakasih kepada kamu, berarti kamu tau kan malam itu apa yg terjadi Antara saya dan ria" ucap Andra.
"iya saya tau persis pak" ucap Susi.
"oke kamu bisa jelaskan" ucap Andra.
Susi menceritakan semuanya dari awal ria menyuruh pelayan memasuki sesuatu ke minuman Andra hingga Andra mencium ria, dan saat itu untung nya Bu ria pergi jadi saya menolong bapak dan mengantar kan bapak ke hotel.
"berarti saya tidak melakukan apa apa kan kepada ria" tanya Andra .
"ya hanya mencium saja " jawab Susi.
"Terimakasih ya Susi untung ada kamu yang menyelamat kan saya" ucap andra.
__ADS_1
"iya pak , saya juga ada bukti nya ko semua" ucap Susi sambil melihatkan foto ria yang sedang memberikan sesuatu ke pelayan.
"oke Susi , ria memang sudah kelewatan saya akan melaporkan nya ke pihak yang berwajib" ucap Andra.
"ya sudah pak saya mau pamit dulu" ucap Susi.
"sus" panggil Andra.
"iya ada yang saya bisa bantu lagi pak" tanya Susi.
"nggak sus saya hanya ingat istri saya jika melihat kamu, terimakasih banyak ya sus atas kebaikan kamu" ucap Andra.
"iya pak sama sama" jawab Susi.
jeana vlangsung meninggalkan ruangan Andra dan langsung pulang ke hotel , Jeana memutus kan untuk mengakhiri sandiwara nya dan ingin memulai hidup baru nya.
jeana langsung mengemasih barang barang nya dan mulai melakukan chekout langsung menuju bandara dan langsung menuju bandara menuju Jakarta, jeana pulang ke salah satu hotel di Jakarta.
...****************...
jam istirahat pun tiba Andra berniat mengajak Susi makan siang bareng namun Andra tidak menemukan Susi dan andra mendapatkan informasi dari teman satu divisi nya jika Susi memang langsung pulang setelah dari ruangan Andra.
Andra pun mencari Susi ke hotel dan ternyata Andra mendapatkan informasi jika Susi sudah chekout satu jam yang lalu, Andra curiga dengan perempuan yang bernama Susi itu dan Andra langsung menuju ke kantor nya untuk meminta berkas atas nama Susi, Andra langsung memeriksa berkas nya itu ternyata palsu.
"itu bukan Susi tapi itu jeana, gue bego banget sama istri sendiri gak mengenali " ucap andra langsung menuju mobil nya, pertama Andra melaporkan kejahatan Ria dan menyerah kan semua barang bukti setelah itu Andra langsung mencari jeana.
"pantas saja saya lihat hp nya Susi mirip dengan hp jeana oh iya kenapa gue gak hubungi nomor nya jeana yg itu ya" ucap Andra.
Andra langsung menelpon ke nomor jeana yang baru.
"drut..drut..drut" suara hp jeana panggilan dari Andra.
"Jangan jangan Andra sudah tau jika Susi itu adalah gue" ucap Jeana.
Jeana pun menolak panggilan dari Andra.
"maafin aku mas, aku butuh waktu atas semua ini" ucap jeana.
Setelah jeana manaruh barang barangnya ke hotel , jeana langsung masuk ke mobil nya dan menuju tempat penghapusan tato, jeana bertekad untuk memulai hidup nya menjadi lebih baik ingin melupakan masa masa ke egoisan nya di masa lalu.
Setelah penghapusan tato itu selesai, jeana menuju salah satu mall untuk membeli baju baju dan hijab, jeana sekarang memilih menutup aurat nya dan memilih berhijab.
__ADS_1
Jeana pun sampai di kamar hotel nya dengan membawa banyak belanjaan , dan dengan tekad baru kehidupan yang lebih baik, jeana dengan wajah tersenyum di depan cermin menggunakan hijab.
"ternyata gue cantik juga ya" ucap Jeana sambil ketawa.