Cinta Tak Se Frekuensi

Cinta Tak Se Frekuensi
Kejutan untuk Ria


__ADS_3

Ria sudah pulang ke Jakarta karena nanti malam akan ada Acara pernikahan dengan Andra walau pun hanys di lakukan secara kekeluargaan .


Ria langsung melakukan berbagai perawatan kecantikan, karena diri nya berpikir jika nanti malam diri nya akan Sah menjadi istri andra, jadi ria merasa harus lebih baik dan lebih segala nya dari jeana.


...****************...


Andra sedang mendatangi orang yg bisa melacak keberadaan seseorang berdasarkan nomor handphone nya, tiba tiba hp Andra berbunyi itu panggilan dari mamah.


percakapan mamah dan Andra.


"iya mah kenapa" jawab Andra.


"kamu harus pulang ke Jakarta sekarang, karena nanti malam akan ada Acara pernikahan kamu dan ria" ucap mamah.


"iya mah Andra akan pulang ke Jakarta sekarang" jawab Andra.


"oke jangan sampai telat di rumah ria jam 7" ucap mamah.


"siap mah" jawab Andra.


telepon pun berakhir.


setelah menunggu lama ternyata Andra mendapatkan hasil keberadaan jeana yang ternyata jeana berada di Jakarta dan berada di salah satu hotel , Andra langsung menuju Jakarta untuk menemui istrinya namun ternyata Andra kehilangan jejak setelah sampai Jakarta kemungkinan jeana mengganti nomornya .


Andra pun ternyata pingsan setelah sampai di Jakarta dan langsung di bawa ke apartemen oleh para bodyguard nya.


...****************...


Bu Dinda mendapatkan kabar jika Andra pingsan dan Bu Dinda langsung menuju apartemen Andra , tidak lama kemudian Bu Dinda sampai di apartemen Andra dan langsung membuka pintu apartemen Andra.


"dimana Andra" tanya Bu dinda kepada bodyguard.


"tuan ada di kamar nya nyonya bos" jawab bodyguard.


"ya sudah kalian boleh pergi" perintah Bu Dinda.


Bu Dinda langsung menghampiri Andra dan memakai kan minyak angin ke hidung Andra tidak lama kemudian akhir nya Andra sadar dari pingsan nya.


"sebentar ya Dra, mamah bikin kan teh manis anget dulu" ucap mamah sambil menuju dapur dan ketika mamah menuju dapur melihat ada box besar Bu Dinda pun menghampiri nya dan membuka nya ternyata itu isi nya mas kawin jeana masih lengkap di sana tidak ada satu pun yang sudah di ambil jeana.


Kemudian Bu Dinda melanjutkan langkah kaki nya ke dapur dan membuat kan teh manis untuk Andra, Bu Dinda menyuapi teh manis ke mulut andra.


"Dra mamah mau tanya deh sama kamu" ucap mamah.


"tanya apa mah" jawab Andra.


"jeana kenapa gak ambil mas kawin yang kamu berikan" tanya mamah .


"nggak tau mah, jeana memang gak mau menerima uang dari Andra sepeser pun" jawab Andra.


"jeana memang perempuan yang baik ya, gak matre tidak mencintai kamu karena harta, tapi kenapa kamu tega menyakiti nya" ucap mamah sambil menangis.


Andra pun tidak tega melihat mamah nya menangis akhirnya Andra menjelaskan semua kejahatan ria yang menjebak dirinya,


mamah dan andra merencanakan sesuatu kejutan untuk ria nanti malam.


"Dra terus sekarang gimana kabar jeana kamu sudah mendapat kan informasi" tanya mamah.


"terakhir jeana chekin di salah satu hotel di Jakarta mah" ucap Andra.


"ya sudah kalau gitu kamu kesana sekarang" suruh mamah.


"baik mah Andra kesana sekarang , tadi juga Andra niat nya mau langsung menuju hotel tersebut dan akhirnya Andra pingsan" jawab Andra.


Akhirnya Andra pun menuju hotel tempat jeana menginap namun ternyata Andra tidak dapat menemukan atas nama dan ciri ciri jeana hingga waktu ingin gelap Andra menunggu nya juga tidak dapat mendapatkan keberadaan jeana, Andra pun langsung bergegas meninggalkan hotel tersebut karena Andra dan mamahnya akan membuat kejutan untuk ria jam 7 malam.

__ADS_1


Namun ketika Andra sampai di parkiran Andra melihat mobil jeana sedang parkir juga , kemudian Andra memperhatikan dari dalam mobil dan ternyata yang turun dari mobil jeana adalah wanita berhijab dan mengenakan kacamata pantas saja para petugas hotel di tanya ciri ciri jeana tidak ada yang mengenal nya.


Andra pun langsung turun mengikuti jeana dan Andra sudah mengetahui kamar jeana berada di kamar 333 Andra langsung pulang dan mengajak mamah nya untuk memberikan kejutan kepada ria.


...****************...


Pak Wira tidak tau rencana yang sedang di susun oleh Andra dan ibu Dinda.


Andra, Bu dinda dan pak Wira naik ke mobil pak Wira dengan biasa Andra yang menyetir mobilnya.


Tidak lama kemudian keluarga Andra sampai di rumah ria , tentu saja keluarga ria menyambut dengan bahagia, keluarga Andra turun tanpa membawa seserahan apa pun, kemudian Andra duduk di hadapan penghulu bersampingan dengan ria dan di kelilingi oleh orang tua Andra dan orang tua ria.


"mas kawain nya apa" tanya pak penghulu.


"uang 500rb pak" ucap andra , sambil mengeluarkan dompet nya dan mengambil uang cash 500rb.


Ria dan keluarga nya pun sangat keget mendengar pernyataan Andra.


"aku gak mau Dra jika kamu hanya memberikan uang 500rb , kamu kan bisa kasih perusahaan gitu ke aku" ucap ria.


"iya walaupun pernikahan kalian hanya secara kekeluargaan toh sepantas nya kamu memberikan mas kawin yang layak" ucap Bu raya.


Belum sempat Andra menjawab tiba tiba polisi datang.


"jangan bergerak" ucap pak polis.


dan langsung menghampiri Ria dan memborg tangan ria.


"ada apa ini" ucap pak beni dan Bu raya panik.


"saya akan jelaskan di kator" ucap pak polisi, sambil membawa ria ke kantor polisi.


"ya sudah pak beni Bu raya kita pamit ya" ucap Bu dinda.


Keluarga Andra pun meninggalkan rumah ria dan pulang menuju rumah andra, ditengah perjalanan papah bertanya.


mamah pun menjelaskan semua nya ke papah dan akhirnya papah pun menyuruh Andra segera mungkin mencari jeana.


"Dra apakah kamu sudah tau keberadaan jeana" tanya mamah.


"sudah mah" jawab Andra.


"ya sudah kalau gitu kita kesana aja sekarang" ucap papah.


"bener tuh Dra apa kata papah sebelum jeana pergi lagi" ucap mamah.


"baik mah pah kita kesana sekarang" jawab Andra.


Andra pun mengendarai mobi menuju hotel tempat jeana menginap, tidak lama kemudian Andra dan keluarga nya sampai di parkiran dan ketika Andra turun melihat sosok perempuan berhijab yang di lihat nya tadi sore , perempuan itu sedang berjalan kaki memasuki hotel sambil membawa tentengan makanan di tangan nya, Andra langsung berlari mengejar sosok perempuan berhijab tersebut.


Bu Dinda dan pak Wira pun bingung mengapa Andra mengejar sosok perempuan ber hijab tersebut.


Andra langsung menarik lengan perempuan tersebut,


"tunggu je" ucap Andra.


"mas , ko ada di sini" tanya jeana bingung.


"iya aku mencari kamu , aku bisa jelasin semua nya je" ungkap Andra.


Bu Dinda dan pak Wira pun menghampiri Andra dan jeana.


"subhanallah jeana kamu cantik sekali" ucap mamah.


jeana pun langsung bersalaman dengan pak Wira dan Bu Dinda.

__ADS_1


"ya sudah yuk kita ngobrol nya di kamar jeana aja" ajak jeana.


Andra, Bu Dinda dan pak Wira pun melangkah kan kaki masuk ke dalam kamar jeana.


"mas ,mah , pah silahkan di makan" ucap Jeana sambil memberikan Roti bakar.


"iya sayang" ucap Bu dinda.


"je maafin aku , kamu masih mau menerima aku kan " tanya Andra.


"iya jeana , tolong berikan kesempatan kepada Andra sekarang papah yang akan bertanggung jawab jika Andra macem macem lagi" ucap pak Wira.


"iya mah pah " jawab jeana.


"jadi kamu mau menerima aku lagi je" tanya Andra, sambil memegang tangan jeana.


"iya mas" jawab jeana.


"Alhamdulillah" jawab pak Wira dan Bu Dinda.


"ya sudah kalau gitu mamah sama papah pulang dulu ya" ucap mamah dan papah.


Mamah dan papah pun meninggalkan jeana dan Andra .


Jeana dan andra pun duduk sambil menikmati roti bakar dan Kopi.


"sayang ternyata kamu pandai bersandiwara ya" ledek Andra.


"hahaa tapi kan tanpa aku kamu sudah terjebak oleh ria kan" jawab jeana.


"iya aku bersyukur banget memiliki istri sepintar kamu je" ucap Andra.


"mulai deh gombal" ledek jeana.


"iya memang bener je, je kamu sekarang cantik banget aku semakin gak sabar ingin mendapatkan kamu seutuh nya" ucap Andra, sambil mendekati muka jeana.


jeana langsung mendorong Andra .


"aku gak mau mas, bibir kamu bekas ria iihhhhh" ucap Jeana.


"kan aku udah bersihin je" ucap Andra.


"udah ah aku mau ganti baju dulu" ucap Jeana , sambil melangkah kan kaki menuju kamar.


Jeana pun sudah berganti pakaian dengan mini dres tanpa lengan rambut di kuncir dan langsung menghampiri Andra.


"mas kamu ko gak makan roti nya" tanya jeana.


"nggak je mas masih kenyang" jawab Andra, tanpa sengaja pandangan Andra memperhatikan bahu jeana .


"ya sudah aku mau tidur dulu, kalau gitu" ucap Jeana.


"tunggu je" ucap andra sambil menghampiri jeana .


"apa mas" tanya jeana.


"tato kamu sudah gak ada je" tanya andra.


"oh iya mas sudah aku hapus, aku ingin hijrah" ucap Jeana.


Andra menangis dan langsung memeluk jeana.


"je aku mohon jangan pernah tinggalkan aku je maaf atas kebodohan aku yang gak pernah mendengar Kan kata kata kamu" ucap Andra sambil terus menetes kan air mata.


Jeana melepaskan pelukan Andra, dan menghapus air mata Andra.

__ADS_1


"iya gak apa apa mas, maafin aku juga yang belum bisa memberikan hak kamu sebagai suami aku" ucap Jeana.


__ADS_2