
Mobil yang jeana dan Andra tumpangi menuju bandara , karena andra ingin segera mengajak jeana pulang ke Jakarta .
"Dra" ucap Jeana.
"iya kenapa sayang" jawab andra.
"boleh gak kita sebelum ke Jakarta antar gue ketemu pak Rudi" ucap jea.
"mau ngapain? pak Rudi yang pemilik kafe kamu kerja kan?" tanya Andra.
"iya bener Dra, gue gak enak pasti gara gara semalam Lo datang ke kafe bikin rusuh di sana, gue takut image cafe pak Rudi jadi jelek Dra, gue ingin minta maaf Dra sama pak Rudi" jelas jea.
"gak usah lah, perduli banget kamu sama dia " jawab Andra.
"iya lah karena pak Rudi sudah baik banget sama gue, pak Rudi sangat berjasa di hidup gue Dra" ucap Jeana.
"aku gak suka ya jika kamu memperdulikan pria lain" ucap Andra , karena Andra tau pak Rudi itu seumuran dengan Andra jadi Andra merasa cemburu.
"ya udah kalau Lo ga anter gue ke sana sekarang, gue akan loncat dari mobil ini" ancam jea.
"ya sudah loncat aja" jawab Andra , ya karena mobil Andra itu bukan mobil sembarangan mobil nya memiliki keamanan yang sangat Septy.
"oke" jawab jeana langsung membuka pintu mobil nya namun tidak bisa.
"kenapa" tanya Andra.
"tau ah Lo jahat Dra" jawab jeana dengan wajah kesal.
Jeana pun sangat menyesal dengan keputusan nya untuk menerima Andra sebagai Suami nya dan jea pun sangat menyesal karena jatuh cinta kepada sosok yang sangat egois dan keras kepala.
...****************...
"Sudah sana turun, aku tunggu di mobil dan aku kasih waktu 5 menit harus kembali ke sini kalau nggak nanti kamu akan aku tarik secara paksa lagi" ucap Andra .
Jeana bingung ini rumah siapa dan ngapain dia di suruh turun, akhirnya Jeana turun dan mengetuk pintu rumah tersebut.
"tok.tok..tok" suara ketukan jeana dan langsung di buka kan oleh pemiliknya, Betapa senang nya jeana melihat ternyata itu pak Rudi.
"pak Rudi jea ingin meminta maaf" ucap Jeana langsung tanpa basi basi.
"maaf untuk apa je" tanya pak Rudi.
"Karena kejadian semalam pak, dan jea juga pun izin resign pak" ucap jea.
"oh iya gak apa apa je lain kali kalau kamu mau kerja lagi tempat saya selalu terbuka untuk kamu, oh soal itu kafe saya sekarang lagi di renovasi je semalam bodyguard itu datang sebagai permintaan maaf nya bos besar atas kerusuhan itu kafe saya jadi di perluas lagi dan juga itu saya masih nyewa tempat nya dan malah di belikan untuk saya je" jawab pak Rudi dengan wajah senang.
Jeana pun sangat lega mendengar penjelasan pak Rudi.
"oh iya jika saya boleh tau kamu itu ada hubungan apa dengan bos besar itu" tanya pak Rudi.
Belum jeana sempat menjawab Andra menurunkan kaca mobil nya dan memperingati jeana jika waktu nya sudah 5 menit, Jeana langsung berpamitan dengan pak Rudi dan bersalaman namun pak Rudi malah memegang tangan jeana dan bertanya kenapa tangan jea pada memar.
Andra naik pitam melihat tangan jea di pegang pak Rudi, Andra langsung turun dari mobil dan jeana melihat Andra, kemudian jeana tanpa kata kata meninggalkan pak Rudi langsung lari dan masuk ke mobil karena jeana gak mau jika Andra memarahi pak Rudi .
"kamu ko gak bilang terimakasih ke aku sudah mempertemukan kamu dengan pak rudi sesuai ke inginan kamu kan" ucap Andra.
"iya dra terimakasih ya, oh iya lo ko Bisa tau rumah nya pak Rudi, bahkan gue yang pekerja nya aja gak tau" tanya jeana.
"kamu gak tau memang nya calon suami kamu ini siapa" ucap Andra dengan bangga.
"iya iya gue tau bos besar yang banyak mata mata nya kan" jawab jeana.
"iya itu kamu paham,, makannya kamu jangan macem macem" ucap Andra.
"tapi sayangnya gue gak takut tuh" jawab jeana.
"iya terserah" ucap Andra sambil menarik tangan jea untuk melihat lebam di tangan nya.
Jeana hanya terdiam tangan nya di pegang oleh Andra.
"sakit gak yank" tanya andra.
"ya sakit lah" jawab jeana.
"tapi kenapa kamu gak marah ke aku" tanya Andra.
"ya karena gue males debat sama bos besar yg egois, keras kepala , gak punya hati seperti lo" jawab jeana.
"aku gak akan kasar ke kamu kalau kamu nurut dan gak pergi pergi lagi dari aku yank, maafin aku ya jeana putri" ucap andra, sambil menarik wajah jeana , Andra ingin mencium nya namun di hempas oleh jeana.
"Lo apa apaan si gue gak suka ya Lo bersikap kurang ajar gitu sama gue" ucap Jeana kesal.
"je kita sudah mau menikah masa mencium aja gak boleh" ucap Andra.
"nggak boleh pokok nya" jawab jeana.
__ADS_1
...****************...
Andra dan jeana pun sampai di Jakarta , Andra langsung mengajak jeana ke apartemen nya.
"turun yank" ucap Andra.
"gak mau gue mau pulang, anter gue pulang sekarang" jawab jeana.
"iya nanti aku mau ganti baju dulu dari kemarin aku belum mandi ga betah udah bau banget, kamu juga sama kan belum mandi dari pagi" ledek Andra.
"ya kalau gue belum mandi juga tetap wangi lah, nggak kayak Lo udah kayak bau bangkai" jawab jeana.
Andra mendengar pernyataan jeana jadi semakin gemas dengan calon istrinya itu andra pun langsung mengangkat jeana , menuju kamar nya.
"Andra apaan si lepasin gak" ucap Jeana.
"gak mau" jawab Andra.
Jeana pun dengan sekuat tenaga Akhirnya terlepas juga dari gendongan andra.
"yank ih untung aja gak jatuh" ucap Andra.
"ya lagian si kan gue udah bilang turunin , kenapa si Dra Lo itu gak pernah nurutin omongan gue sedangkan kalau Lo merintah apa pun gue harus nurut" ucap Jeana kesal.
"buktinya Kamu juga sama gak nurut sama aku" ucap Andra .
"apa? semuanya gue udah turutin Dra" jawab jeana.
"aku udah bilang apa sama kamu, jangan panggil nya Lo gue tapi aku kamu bukti nya kamu gak nurut kan sampai sekarang manggil nya masih "Lo dra" kayak gitu coba kamu nya panggil aku mas atau apa yg lebih pantas di dengar " jelas Andra.
"iya maaf " Jawab jeana.
Akhirnya setelah berdebat sudah sampai di depan kamar Andra, jeana dan Andra langsung masuk mbok Tuti langsung menghampiri.
"den , non mau mbok siapin minum apa" tanya mbok Tuti.
"gak usah, mbok istirahat aja" tegas Andra.
"iya mbok gak usah repot-repot kesian mbok kayaknya cape banget" ucap Jeana.
"ya sudah kalau gitu mbok ke kamar dulu ya" ucap mbok tuti.
Mbok Tuti pun langsung masuk ke kamarnya karena mbok Tuti tau jika den Andra sedang ingin tidak di ganggu.
...****************...
"iya mas Wirandra" jawab jeana.
"Coba ulangi lagi" ucap Andra dengan wajah tersenyum .
"udah Sana mandi badan udah bau bangkai kayak gitu juga" ucap Jeana.
"iya sayang" jawab Andra, langsung masuk ke kamar mandi.
Selama menunggu Andra mandi, jeana mencari kan baju untuk Andra dan di siapkan di atas ranjang tempat tidurnya, kemudian jeana menuju dapur ingin membuat kopi karena jeana semalam tidur di Rumah sakit gak sepuas tidur di kasur jadi jeana mengantuk kemudian jeana membuatkan 2 kopi hitam yang 1 untuk dirinya dan 1 lagi untuk Andra.
Jeana membawa kopi itu ke ruang tamu, sambil melihat pemandangan kota Jakarta dari ketinggian karena ruang tamu di apartemen andra kaca nya tembus pandang, jadi jeana bisa melihat pemandangan gedung gedung tinggi dan padat nya bangunan begitu jelas, sambil menikmati kopi dan rokok nya, jeana mulai merokok ketika jeana bekerja di Bali karena jeana sangat frustasi harus jauh dari keluarga, harus menahan sakit hati dengan Andra itu alasan jeana jadi perokok.
Andra selesai mandi langsung memakai baju yang di siapkan jeana kemudian Andra mencari jeana ternyata jeana ada di ruang tamu, betapa marah nya Andra melihat jeana merokok seperti itu Andra menghampiri jeana dengan emosi.
"sejak kapan kamu merokok" bentak Andra.
"sejak 2menitan lah , kenapa dra?" tanya jeana dengan santai.
"aku gak suka liat kamu kayak gitu , buang sekarang juga" perintah Andra.
Jeana langsung mematikan nya dan meminum kopi nya.
"ini kopi untuk aku" tanya Andra .
"iya Dra gue bikinin sekalian" jawab jeana.
"kamu mandi gih , aku tunggu di sini" ucap Andra.
"terus baju ganti nya mana?" tanya jeana.
"pakai kaos aku kan banyak yang baru kamu cari aja di lemari, dari pada bau kayak gini dekil lagi" ucap Andra.
"iya iya" jawab jeana langsung memasuki kamar mandi.
Setelah jeana mandi , keluar dari kamar mandi tetap memakai baju yang kotor kemudian jeana menghampiri Andra.
" loh ko kamu gak ganti baju yank" ucap andra.
"iya kan gue gak tau takut salah" jawab jeana.
__ADS_1
Andra langsung mengajak jeana ke lemari dan langsung memilih kan kaos ganti untuknya.
"nih yank ganti aja kaos nya di sini" ucap Andra.
"jeana pun langsung mengganti kaos nya untung nya Jeana selalu memakai tanktop jadi gak masalah ganti baju di depan Andra tapi jeana membelakangi Andra, dan Andra melirik ke arah jeana ternyata di punggung jeana ada tato nya, Andra kaget melihat itu.
Andra dan jeana pun menuju ruang tamu lagi dan sambil menikmati kopi bareng , kemudian jeana menyundut rokok lagi.
"je aku gak suka liat kamu kayak gini" ucap andra.
"ya udah kalau gak suka kita gak usah lanjutin aja pernikahan nya gampang kan" jawab jeana.
"gak segampang itu je pernikahan kita tinggal menghitung hari undangan sudah tersebar nama baik keluarga aku bisa jelek gara gara kita gagal nikah" ucap Andra.
"ya terserah, pokoknya gue emang kayak gini ada nya Lo mau terima syukur nggak ya udah cari aja yg lain gak masalah ko" jawab jeana.
"kamu bener bener berubah je, bukan jeana yang dulu aku kenal" ucap Andra.
"gue gak pernah berubah, mungkin Lo nya aja yang belum begitu mengenal gue" ucap jeana.
"iya bener , aku belum begitu mengenal kamu bahkan aku aja baru tau jika kamu juga bertato" ucap Andra.
"gak suka ya" tanya jeana.
"sama sekali gak suka" jawab Andra.
"terus mau nya apa?" tanya jeana.
"aku mau kamu berhenti merokok, dan kita hapus tato kamu" ucap Andra.
"jika aku gak mau gimana?" tanya jeana.
Andra terdiam bingung mau jawab apa karena Andra memang begitu mencintai jeana.
"ko diem" tanya jeana.
"nggak ko "jawab Andra.
"jawab dong kalau gue gak mau apa yang akan Lo lakuin, mencari perempuan lain yang lebih cantik yang gak bertato yang gak merokok yang gak tomboy kaya gue" tanya jeana.
"iya aku akan mencari yang lain" ucap Andra,
Andra mengucap seperti itu bukan karena ingin benar benar meninggal kan jeana tapi ingin agar jeana dapat berubah.
Jeana respon nya Biasa aja biarpun hati nya sakit mendengar kan ucapan Andra tapi bagi jeana rasa sakit itu sudah bisa.
"oke kalau mau Lo kayak gitu" jawab jeana langsung mematikan rokok nya dan beranjak bangun dari tempat duduknya dan melangkah kaki keluar dari kamar Andra.
Andra tidak mengejar jeana, tetapi Andra mengikuti kepergian Jeana diam diam, Jeana naik taksi online dan Andra langsung mengikuti taksi online yang di tumpangi jeana namun jeana mengetahui nya dan menyuruh pak supir agar bisa menghilangkan jejak dari pandangan Andra dan pak supir pun berhasil menghilangkan jejak dari pandangan Andra.
"ah sial gue pasti kehilangan jeana lagi gimana ini" ucap Andra sambil mengacak ngacak rambutnya.
Andra mencoba melakukan panggilan telepon ke jeana namun tidak di jawab oleh jeana.
...****************...
Jeana menyuruh pak supir mengantar nya ke salah satu hotel untuk sementara jeana bersinggah dan menghilang dari hadapan Andra , namun kali ini jeana tidak memblokir nomor Andra .
Akhirnya Jeana pun tiba di salah satu hotel dan langsung memesan satu kamar hanya untuk 1 malam jeana pun langsung masuk ke kamar tersebut untuk beristirahat karena kurang tidur jadi jeana merasa sangat lelah sekali.
Andra terus mengubungi jeana tidak di jawab jawab akhir nya Andra mengirim pesan ke jeana menjelaskan bahwa dirinya berkata seperti itu sebenarnya hanya untuk jeana berpikir agar bisa berubah, bukan malah meninggalkan nya, pesan Andra pun belum juga di baca oleh jeana, Andra pun tidur di apartemen nya karena Andra tau jika Andra pulang pasti mamah nya akan bertanya dimana jeana.
Andra gak bisa tidur semalaman menunggu kabar dari jeana yang belum ada jawaban , akhir nya pesan Andra pun di baca oleh jeana kemudian Andra langsung menelpon jeana namun di tolak jeana.
Chatan jeana dan Andra:
"iya gak apa-apa terserah Lo mau cari perempuan lain pun gue udah gak perduli" balas jeana.
"kamu di mana je aku gak bisa tidur semalam , aku janji je gak akan melarang larang kamu lagi ko dan aku janji akan nurut sama kamu, apa pun yang kamu minta aku pasti turuti je " balas Andra, karena Andra takut membuat keluarganya malu karena pernikahan nya hanya tinggal 2 hari lagi.
"oke janji lo ya harus nuruti apa yang gue mau" balas jea.
"iya janji, kamu dimana sekarang?" bales Andra.
Jeana pun langsung mengirimi sharelokasi nya tidak lama kemudian Andra pun datang menjemput jeana dan berlutut di depan jeana dan meminta maaf.
"udah bangun cepet nih tanda tangan" ucap Jeana.
"apa ini" tanya Andra memegang kertas tersebut dan langsung berdiri di hadapan jeana.
"gimana setuju gak" tanya jeana.
"terlalu berat je" ucap andra.
"ya sudah gue gak mau nikah sama Lo kalau Lo gak mau tanda tangan" ucap Jeana.
__ADS_1
Akhirnya dengan terpaksa Andra menanda tangani nya , surat perjanjian nikah itu, surat itu berisi jika Andra harus menerima jika selama menikah tidak boleh berhubungan bahkan menyentuh jeana pun gak boleh.
Tetapi karena terpaksa andra menyetujui nya karena nama besar keluarga Andra bisa hancur jika Andra gagal menikah.