Cinta Tak Se Frekuensi

Cinta Tak Se Frekuensi
Hari Pernikahan Jeana


__ADS_3

Sudah Jam 6 namun jeana belum juga bangun padahal orang salon sudah datang,


padahal ibu sudah mengetuk kamar nya dari tadi tapi jeana belum juga bangun, akhir nya pintu kamar jeana di dobrak pas ibu datang menghampiri jeana ternyata jeana demam tinggi, ibu sangat panik dan ibu pun langsung mengambil obat dan membangun kan jeana.


"je bangun ,minum obatnya dulu' ucap ibu.


Akhirnya Jeana pun duduk di kasur nya dan di minumin obat oleh ibu setelah 15 menit akhitnya panas nya agak turun, dengan posisi Sakit pun jeana tetap di make up dan berganti baju, jeana pun di suapin bubur oleh ibunya akhir nya jeana sudah lebih baik.


...****************...


Keluarga pak Wira pun sudah rapi dan menuju gedung, hati Andra pun deg degan akhirnya diri nya melepas status lajang nya, keluarga pak Wira sudah sampai duluan ke gedung dan tidak lama mobil keluarga jeana pun juga sampai.


Andra dan jeana pun duduk bersebelahan kemudian ada para orang tua juga yang mengelilingi Dan Andra pun mengucapkan ijab Kabul .


"saya terima nikahnya Jean putri B** B*"" R*** dengan mas kawin uang sebesar 10m, emas batangan 100kg , 1 buah pesawat pribadi, 1 buah kepemilikan perusahaan cabang, 1 buah mobil mewah , 1 buah apartemen di bayar tunai.


Para tamu undangan pun sangat excited dengan mas kawin yang di berikan Andra kepada jeana, Ria mendengar dan menyaksikan itu semakin memanas dan ria sangat ingin menyingkirkan jeana.


"Lo tunggu aja gue akan rebut kembali andra' ucap ria.


Akhirnya Jeana dan Andra serta keluarga nya pun duduk di pelaminan dan menyalami para tamu undangan, waktu pun gak kerasa sudah sore acara pun sudah selesai akhir nya mobil andra di kawal ke apartemen .


sedangkan orang tua Andra dan orang tua jeana pulang menuju rumah masing masing.


Setelah jeana sampai di apartemen Andra gak ada mbok Tuti , karena sengaja mbok Tuti di liburkan untuk sementara waktu.


Ketika Jeana melihat di kamar sudah tersusun hamparan bunga mawar merah yang sangat cantik.


"sayang" panggil Andra.


"iya mas" jawab jeana, karena jeana berpikir Andra sekarang suaminya dan dia harus menghormati nya.


"kamu seneng gak nikah sama aku" tanya Andra.


"seneng ko mas tapi kamu inget ya perjanjian kita" jawab jeana.


"iya sayang mas gak akan sentuh kamu sampai kamu benar benar siap" ucap andra sambil mendekat ke arah jeana.


"udah ah mas aku mau mandi dulu gerah" ucap Jeana.


Jeana pun langsung menuju kamar mandi dan setelah mandi berganti baju dengan celana pendek dan hanya memakai crop serta rambut panjang jea yang terurai , jeana mencari Andra tidak ada ternyata Andra lagi mandi di kamar mandi 1 lagi lalu jea menyiapkan baju untuk Andra sambil duduk di sofa dekat ranjang sambil bermain handphone untuk memesan makanan , Andra pun keluar dengan bertelanjang dada terlihat begitu kekar dan gagahnya namun Jeana langsung mengalihkan pandangannya ke layar handphone nya lagi.


"mas aku udah pesenin makan ya , soalnya aku males keluar malam ini lelah banget diri menyalami para tamu" ucap Jeana.


"oke sayang" jawab Andra sudah rapih memakai celana pendek dan kaos lalu duduk di samping Jeana.


"mas" panggil jea.


"iya kenapa yank?" jawab Andra.


"ini siapa yang nyusun kelopak mawar di ranjang ya mas" tanya jea.


"iya pasti w.o nya lah sayang" jawab Andra.


"oh iya ya besok besok kita harus beli ranjang 1 lagi mas" ucap Jeana.

__ADS_1


"emang nya kenapa kalau 1 aja ranjangnya" ucap Andra.


"nggak ah mas nanti kamu macem macem lagi" ucap Jeana.


"macem macem juga kan kamu istri aku" jawab Andra.


"tapi kan gak boleh seusai perjanjian kita" ucap Jeana.


"iya kalau hanya meluk boleh kan" ledek Andra.


"gak boleh lah" Jawab jea tegas.


"kan nanti kalau tidur misalnya gak sengaja aku peluk kamu gimana" tanya Andra.


"ya gak apa apa kalau nggak sengaja tapi kalau di sengaja ya gak boleh mangkanya kita beli 1 ranjang lagi biar aman" jawab jea.


"tok tok tok" suara ketukan pintu dari driver pengantar makanan.


"biar aku aja yg ambil" ucap Andra.


Andra langsung membukakan pintu dan mengambil makannya .


"nih yank makanannya" ucap Andra.


"Ayuk kita makanan" ajak jeana.


Andra dan jeana pun langsung menuju ruang tamu dan makan bersama.


"kenapa tadi gak aku aja yg ambil mas" tanya jea.


"oh iya ya sekarang kan aku udah ada yg punya lupa" jawab jeana.


"kamu pasti waktu nato pakai pakaian model ini ya?" tanya Andra.


"iya mas pas lagi di bikin tatonya tapi kan aku pakai celananya panjang dan kalau di luar ya aku pakai outer" jawab jeana.


"nanti kita laser ya" pinta andra.


"iya mas kalau aku udah bosen" jawab jeana.


Jeana pun langsung merapihkan bekas mereka makan , setelah itu Andra langsung menuju kamar Sedangkan jeana mendengar kan lagu di ruang tamu sambil melihat pemandangan kerlap kerlip lampu lampu dari gedung gedung.


Andra menunggu jeana di kamar tapi jeana gak datang datang sampai Andra pun ketiduran karena lelah, setelah jeana masuk ke kamar Andra di lihatnya sudah tertidur jeana pun memilih tidur di sofa ya Karena jeana memang gak mau seranjang dengan Andra.


...****************...


Hari pun sudah pagi Andra terbangun dari tidurnya, melihat di samping nya gak ada jeana pandangan Andra mengarah ke sofa ternyata ada jeana sedang tidur di sofa , Andra langsung bangun dan berdiri menghampiri jeana , dan Andra berniat untuk memindahkan jeana namun jeana langsung terperanjat bangun karena kaget.


"Lo mau ngapain" ucap Jeana spontan.


"aku mau memindah kan kamu tapi kamu nya malah bangun" ucap Andra.


"ya abisnya aku pikir kamu mau macem macem" jawab jeana tersenyum.


"ya nggak lah aku kan sudah janji sama kamu" jawab Andra sambil mengelus rambut jea.

__ADS_1


"bagus deh kalau kamu masih bisa komitmen" Jawab jeana sambil menghempas tangan Andra.


"kenapa kamu tidur di sofa yank?, maaf ya semalam aku tidur duluan yank" ucap Andra.


"iya kan aku udah bilang aku mau nya beda ranjang sama kamu, selama kamu beliin kasur 1 lagi aku akan terus tidur di sofa, iya gak apa apa ko aku tau kamu pasti kelelahan" Jawab jeana.


"ya sudah nanti kita beli ya" tawar Andra.


"nah gitu dong, itu namanya sayang istri" ledek jeana.


"iya abisnya dari pada kamu tidur di sofa terus, awalnya si aku memang gak niat untuk beliin biar kamu seranjang sama aku tapi kalau kenyataannya seperti ini ya sudah lah nanti kita beli tempat tidur 1 lagi" ucap Andra.


"ya sudah aku mau mandi, kamu juga mandi ya , setelah itu kita olahraga pagi sambil mencari sarapan" ucap Andra, sambil meninggalkan jeana dan langsung menuju kamar mandi tamu.


"baik mas" jawab jeana , langsung menuju kamar mandi yg ada di dalam kamar.


...****************...


Setelah jeana dan Andra sudah selesai mandi dan sudah mengenakan baju untuk berolahraga , Andra langsung menghampiri jeana.


"Ayuk yank" ucap Andra.


"aku gak ada sepatu nya mas" jawab jeana.


"kamu pakai sepatu aku aja" tawar Andra.


"hahaha ya nggak mungkin lah mas kaki kamu kan besar yg ada kalau aku pakai sepatu kamu pada saat aku lari sepatu nya malah lepas , aku pakai sendal jepit aja kita gak usah lari tapi jalan kaki aja" ucap Jeana.


"ya sudah aku juga ganti sendal jepit aja nemenin kamu" jawab Andra.


"ya terserah kamu mas" ucap Jeana.


Jeana dan Andra pun melangkah kan kaki keluar apartemen dan mulai melakukan perjalanan menuju taman kota terdekat.


"kamu mau sarapan apa" tanya Andra.


"aku mau makan nasi uduk aja mas, tuh seperti nya tukang uduk mas" ucap Jeana sambil menunjuk ke arah warung nasi uduk.


"oh iya yank, ya sudah yuk kita kesana" ajak Andra.


Andra dan jeana melangkah kan kaki ke tukang uduk tersebut dan mereka pun menyantap nya dengan lahap bahkan Andra sampai nambah.


"kamu nambah mas" tanya jeana.


"iya yank, ternyata makan nasi uduk di pinggir jalan gini enak ya" ucap Andra sambil tersenyum.


"pantes aja badan kamu besar gitu mas, iya memang nya kamu baru pertama kali mas makan nasi uduk di pinggir jalan gini" tanya jeana.


"iya yank biasanya kan aku sudah di siapkan dan gak pernah makan langsung di tempat gini dan juga sekali nya aku makan di restoran di kafe " jawab Andra.


"Oalah aku lupa , kamu kan seorang Bos besar, bahkan sampai badannya juga besar ya" ledek jeana sambil menepuk jidatnya.


"tapi besar gini juga siapa kamu" tanya andra.


"iya suami aku" jawab jeana.

__ADS_1


Ibu warung uduk pun tertawa memperhatikan tingkah Andra dan jeana yang sedang asyik bercanda.


__ADS_2