
Deanda dan Ivan akhrinya gagal ke Korea karena kondisi badan deanda yang drop sehingga deanda harus di rawat di rumah sakit.
"bep kamu jangan sedih ya nanti kalau kamu sudah sehat lagi kita liburan ke Korea deh" ucap Ivan menghibur deanda.
"iya gak apa apa ko sayang, nanti aja kalau anak kita udah lahir , maafin aku ya bep atas ke egoisan aku" ucap deanda dengan wajah sedih.
"iya gak apa apa ko sayang yang penting sekarang kamu dan calon anak kita baik baik aja" ucap Ivan.
"tok ..tok.. tok"
Ivan pun membukakan pintu.
"eh afi , Jessy Ayuk silahkan masuk" ucap Ivan.
"wah calon ibu drop , banyak banyak makan yang sehat de jangan makan rujakan terus" ucap afi.
"iya fi , itu gara gara kebanyakan makan rujakan terus makan nasi nya gak mau" ucap Ivan.
"iya maaf" jawab Deanda.
"gak boleh gitu de Lo harus mikirin janin Lo juga itu kan janin butuh vitamin Lo gak boleh egois de" ucap afi.
"iya bener juga ya fi" jawab deanda.
"oh iya Jes kamu kapan sampai Jakarta" tanya deanda.
"baru tadi pagi aku sampai, Terus kebetulan afi ajak jenguk kamu" ucap Jessy.
"jadi ngerepotin ya Jes" ucap Ivan.
"nggak ko aku malah seneng bisa jengukin deanda apa lagi aku dengar deanda sedang hamil, jadi gemes deh gak sabar ingin gendong baby nya" ucap Jessy.
"mangkan nya kalian cepat cepat merit dong, ngapain juga pacaran lama lama" ledek Ivan.
"aku juga si ingin nya gitu tapi seperti nya afi belum yakin ke aku" jawab Jessy.
"bukan gitu bep aku belum siap bukan nya belum yakin ke kamu" jawab afi.
Afi dan deanda pun pamit dari rumah sakit dan Afi mengajak Jessy ke rumah afi.
__ADS_1
...****************...
Jeana dan Andra sedang berjalan ke salah satu pusat perbelanjaan untuk membeli makanan bersama.
"mas ko Ivan dan deanda gak hubungi kita ya kalau mereka sudah sampai Korea" ucap Jeana.
"gak tau je, mungkin dia gak ingin ganggu kita kali" jawab Andra.
"oh iya mas , pada hal lebih asyik di sini kalau kita bisa bareng bareng" ucap Jeana.
"itu si kata kamu aja je kalau menurut aku lebih asyik hanya kita berdua" jawab Andra sambil pipi jeana.
"apaan si mas memang nya aku anak kecil di cubit cubit gitu" ucap Jeana dengan wajah cemberut.
"abis nya kamu lucu je, apa lagi ketika kita .." ucap Andra dengan wajah tersenyum.
"apa deh pokoknya hari ini aku gak mau ya" ucap tegas jeana.
"hhaha" Andra menjawab dengan ketawa.
"ih ketawa kamu ngeselin banget si mas" ucap Jeana kesal.
"iya iya oke deh mulai sekarang aku pasang wajah arogan lagi seperti ini" ledek Andra sambil menampakkan wajah yang super galak nya.
"terus aku harus gimana dong je, apa aku harus Operasi muka deh seperti artis artis korea" ucap Andra sambil meledek Andra.
"iya nanti kalau oplas, muka nya seperti orang Korea tapi kulit nya hitam , gak pantes mas udah pokok nya kayak gini aja" jawab jeana sambil tersenyum.
"ya aku putihin juga lah badan aku" ucap Andra sambil terus meledek istri nya sampai jea bener bener kesal.
"ya sudah sana kalau kamu mau operasi plastik mau bikin putih badan kamu sana , tapi aku sudah gak mau sama kamu" ucap Jeana kesal dan sambil mempercepat langkahnya kaki nya.
"maaf sayang aku kan cuma bercanda" ucap Andra sambil mengejar jeana.
"iya iya" jawab jea dengan wajah cemberut.
"udah dong je jangan cemberut, gimana kalau kita hari ini beli oleh oleh untuk mamah, untuk ibu" ucap Andra merayu jeana.
"jadi ceritanya nyogok nih, dasar ya kalau orang banyak uang itu mikir nya segala sesuatu itu bisa di beli dengan uang" ucap Jeana .
__ADS_1
"iya bukan kayak gitu je, tapi bener kan besok kita udah harus pulang, ya mangkanya hari ini kita Carikan oleh oleh untuk mamah dan ibu" jawab Andra ngeles.
"iya bener juga si mas" jawab jeana dengan wajah tersenyum, karena jeana itu sangat senang berbelanja walau pun itu bukan untuk diri nya.
Jeana sangat sibuk memilih membeli kosmetik yang terkenal di Korea, membeli parfum, tas dan juga cardigan untuk dirinya untuk teman teman nya sampai sampai Andra pun sudah ke sulutan memegang tentengan belanja istri nya itu.
"sayang kamu lupa kali ya kalau tangan aku hanya ada kanan dan kiri" ucap Andra .
Jea langsung melihat ke arah Suami nya , dan kaget nya jea karena terlalu sibuk belanja sampai gak memperhatikan jika suami nya sudah kesulitan memegang belanjaan nya, jeana langsung menghampiri Andra dan mengambil sebagian tentengan belanja nya.
"maaf ya mas maaf, perempuan memang gitu mas suka hilaf kalau belanja" ucap jea dengan wajah tidak enak.
"iya gak apa apa lain kali kamu kalau mau belanja kita harus bawa bodyguard deh untuk meganging belanjaan kamu , seperti nya harus ada 10 bodyguard khusus untuk kamu belanja je" ucap Andra meledek jea.
"janji mas lain kali gak kayak gini deh" ucap jea sambil meminta maaf.
"iya tapi sebagai hukumannya kamu harus pijitin aku ya" ucap Andra.
"oke mas" jawab jeana dengan wajah tersenyum.
Akhirnya Andra dan jeana melakukan perjalanan pulang ke hotel tempat mereka menginap, setelah sampai di hotel jea sibuk melihat lihat barang yang baru di beli nya sedangkan Andra langsung menyantap makanan.
"je memang nya perempuan itu kalau sudah belanja bisa lupa sama lapar juga ya" celetuk Andra dengan menatap heran ke jea.
"oh iya aku belum makan ya mas" jawab jeana kaget dan langsung menghampiri ke arah Andra dan ikut makan bersama Andra.
Andra pun menyuapi makanan ke mulut jea, Andra sangat perhatian kepada istrinya itu ya walau pun Andra agak sedikit kesal karena habis di jadikan pelayan jeana.
Andra pun setelah makan langsung mandi untuk membersihkan badan nya sudah kotor dengan keringat karena habis berbelanja dengan waktu yang lama di luar sana, Sedangkan jea buru Merapihkan bekas mereka makan dan setelah itu sibuk lagi mengurusi barang barang yang baru jea beli.
Andra sudah keluar dari kamar mandi, Andra pun segera menyuruh istri nya untuk mandi juga akhir nya setelah Andra paksa jeana mau mandi, ketika Jeana mandi Andra merapihkan semua barang yang di beli jeana, di susun ke dalam koper.
"pasti kalau aku gak rapih kan ke dalam koper , jea masih sibuk dengan ini barang barang dan terus menghiraukan gue" ucap Andra sambil terus menata barang barang tersebut.
Setelah jeana keluar dari kamar mandi jea mencari barang barang nya namun tidak ada , jea ingin bertanya ke suaminya tapi suami nya di lihat sedang tidur, padahal Andra hanya ber pura pura tidur.
Jeana pun menghampiri Andra dan terpaksa membangun kan Andra demi bertanya keberadaan barang barang nya.
"mas kamu rapihkan barang barang aku" ucap Jeana sambil memegang pipi Andra.
__ADS_1
"iya je sudah aku rapihkan , oh iya cepat pijitin aku" ucap Andra sambil membuka kedua mata nya.
Akhirnya jea pun memijit Andra hingga Andra tertidur pulas , setelah itu karena jea pun lelah akhir nya jea pun juga ikut tertidur di samping Andra.