Cinta Tak Se Frekuensi

Cinta Tak Se Frekuensi
Pantang menyerah


__ADS_3

Andra sendang duduk di taman balkon rumahnya bersama mamah , sambil menikmati kopi dan cemilan.


"Dra" ucap Bu dinda.


"iya mah" jawab andra.


"coba jelasin apa yang mamah liat tadi" ucap Bu dinda.


"itu tadi Andra lagi diri tiba tiba ria lari dan peluk Andra mah" jawab Andra.


"terus maksud nya apa ria seperti itu" tanya Bu dinda.


"maksudnya mungkin dia ingin Andra jadi miliknya kali" jawab Andra.


"kamu suka?" tanya Bu dinda.


"sama siapa mah" jawab Andra.


"sama ria lah?" tanya Bu dinda.


"nggak mah, ko mamah bisa nanya gitu ke Andra" ucap Andra.


"kalau kamu gak suka kenapa diem aja ketika di peluk gitu, kenapa kamu gak menghindar atau lari" ucap Bu dinda.


"iya maaf mah" jawab Andra.


"dasar laki laki ya kalau ada kesempatan aja ya gitu " ucap Bu dinda kesal.


"apa si mah, Andra tuh gak seperti itu" jawab andra.


"ya kamu jika memang suka sama ria gak apa apa Dra, yg penting anak mamah senang biarpun mamah gak suka sama ria" ucap Bu dinda.


"nggak mah bener deh Andra gak suka sama ria" jawab andra.


"ya terserah kamu lah, pokonya mamah mau kamu nikah di tahun ini" ucap mamah.


"hah nikah?" tanya andra .


"iya nikah kamu memang harus segera menikah, umur kamu kan sudah dewasa Dra" ucap ibu.


"iya aku tau mah jika umur aku memang sudah tua, tapi kan mah Andra bingung mau nikah sama siapa pacar aja gak punya" jawab andra .


"ya udah lah gak usah pacar pacaran emang nya kmu ABG langsung nikah aja" ucap Bu dinda.


"belum ada yg cocok mah kalau Sama ria Andra gak mau ah" jawab Andra.


"ya udah mamah kasih pilihan kamu mau nikah sama ria atau mamah jodohin sama anak temen mamah" ucap Bu dinda.


"Siapa mah?" tanya andra.


"ya namanya putri, dia anaknya temen mamah waktu SMA tadi mamah ketemu di Acara pernikahan anaknya jeng dian" jawab Bu dinda.


"mamah jahat banget si sama Andra, Andra kan punya calon sendiri mah" ucap Andra.


"ya sudah kalau kamu punya calon pilihan sendiri mamah kasih waktu 1 Minggu untuk kamu ajak ketemu Dengan mamah dan papah" jawab Bu dinda .


"oke mah" jawab Andra .


"malam Minggu depan kamu sudah harus bawa ya , jika kamu gagal kamu harus memilih salah satu dari tawaran mamah" ancam Bu dinda.


"iya mah"jawab Andra.


"ya sudah mamah mau istirahat dulu" ucap Bu dinda.


...****************...


Andra pun hanya tinggal sendiri di taman balkon sambil berpikir gimana caranya dia harus segera mungkin menemui jea, Andra ingat jika hari ini pernikahan Ivan dengan denda dan itu sahabat jeana pasti jeana ada di Jakarta.

__ADS_1


"pantas aja gue ke apartemen jea nitipin kunci ke resepsionis ternyata jea pulang ke Jakarta, gue harus kerumah jea sekarang" ucap Andra.


Andra buru buru langsung mengendarai mobil menuju rumah jeana.


"tok tok tok"


"Bu ada Jeananya?" tanya andra.


"nggak ada nak Andra" jawb ibu.


"kalau andra boleh tau jeana kemana ya Bu?" tanya andra.


"tadi si izinnya ke Bandung nak Andra" jawb ibu.


"sama siapa Bu jea perginya" tanya Andra menyelidik.


"sama temen nya" jawab ibu.


"kalau boleh tau sama laki laki atau perempuan bu" tanya Andra.


" laki laki, soalnya kan setau ibu Jeana punya temen perempuan hanya deanda aja nak Andra" ucap ibu.


"baik Bu Andra pamit dulu ya" jawb Andra.


Andra mendengar pernyataan ibu Jeana hati nya terbakar cemburu dan langsung menelpon para bodyguard untuk ikut dengan nya ke Bandung mencari jeana.


...****************...


Jeana dan resi:


"Res gue kan besok sudah harus pulang ke Bali, gak usah ke Bandung deh kita yg Deket deket aja atau hanya makan di kafe aja" ucap jea.


"boleh je , kafe biasa?" tanya resi.


"iya Res kafe biasa aja" jawab jea.


Tidak lama kemudian pun mobil resi sudah sampai di kafe "pesona", resi dan jea turun dari mobil resi dan melangkah kan kaki masuk dan mereka duduk serta memesan makanan dan juga minuman.


"Je kamu sebenarnya sama pak Andra ada hubungan apa si" tanya resi.


"nggak ada Res, kenapa emang?" tanya jea.


"iya kan terakhir kita di kafe ini, kamu di tarik paksa pak Andra untuk pulang" ucap resi.


"iya gak tau gue juga kenapa si Andra memperlakukan gue kayak gitu" Jawab jea.


"iya kan je pak Andra sudah punya Bu ria, kenapa juga dia masih bersikap kayak gitu ya sama kamu" ucap resi.


"iya dia pingin punya istri dua kali" jawab jea sambil ketawa.


"terus kamu mau je" tanya resi.


"ya nggak lah gila kali gue mau di duain" jawab jea.


"bagus lah je" jawab resi.


"Res emangnya andra sama ria kalau di kantor kayak gimana deketnya" tanya jea.


"iya gitu je Bu ria ngejar ngejar pak Andra terus, waktu itu aja aku sama Ivan lagi di parkiran terus aku liat Bu ria ngejar ngejar pak Andra tapi pak andranya gak respon je" jawab resi.


"gimana mau naik ke pelaminan ya kalau gitu" ucap jea.


"ya tapi si kalau menurut aku pak Andra emang sudah gak mau sama Bu ria je, tapi kamu masih kontakan je Sama pak Andra" tanya resi.


"nggak Res gue udah gak kontakan gak enak kan gue takut di sangka jadi perebut pacar orang" jawab jea.


" oh ya bagus je kalau kamu mikirnya seperti itu, je kamu belum mau memulai hubungan lagi?" tanya resi.

__ADS_1


"belum Kepikiran gue res , gak tau kenapa belum mood aja di hati gue untuk menjalin hubungan" jawab jea.


"sampai kapan je kamu nutup pintu hati kamu" tanya resi.


"gak tau gue belum bisa komitmen" jawab jeana.


...****************...


Tiba tiba hp resi berbunyi.


"hallo ini siapa ya" ucap resi.


"saya dari pihak kepolisian ingin memberi tahu jika mobil Dengan plat Bxxxx kecelakaan dan sudah di bawa kerumah sakit, saya menghubungi anda karena anda di kontak darurat nya" ucap petugas kepolisian.


"baik pak saya akan segera kesana sekarang" jawab resi.


"siapa Res yang telpon?" tanya jea.


"pihak kepolisian mantan aku kecelakaan je" jawab resi.


"ya udah Res cepet sana ke RS" suruh jea.


"kamu ikut yuk" ajak resi.


"ya sudah Ayuk" jawab jea.


Resi dan jea pun segera menuju Rumah sakit, Resi pun langsung memasuki ruangan Tara, namun Tara belum sadarkan diri untungnya luka nya gak begitu parah dan sudah di tangani oleh dokter , Tara pun selalu memanggil nama "resi.. resi".


"Res seperti dia mencintai Lo banget deh, kenapa Lo gak kasih kesepakatan kedua aja res" ucap jea


"iya je gue liat Tara seperti ini jadi gak tega liatnya" jawab resi.


Tara pun sadarkan diri dan mulai membuka mata, dengan nada lemas Tara bilang "resi" .


"iya tar aku disini" jawab resi.


"jangan tinggalkan aku lagi res" ucap Tara.


"nggak ko aku akan selalu ada buat kamu" jawab resi.


"terimakasih ya res, kamu janji ya" ucap Tara


"iya tar aku janji gak akan pergi lagi dari kamu" jawab resi.


"itu siapa Res" tanya Tara.


"nama aku jeana aku temannya resi" jawab Jeana.


"oh hanya teman" jawab Tara.


"Res gue cabut dulu ya, udah malam nih" ucap jea.


"Ayuk je aku anterin" jawab resi namun tangan resi di tahan oleh Tara.


"gak usah Res, Lo temenin Tara aja" ucap jea.


"kamu yakin je gak apa apa pulang sendiri malam malam gini" tanya resi.


"gak apa apa santai nanti gue minta di jemput afi" jawab jea.


"ya sudah je hati hati di jalan ya" ucap resi.


"Tara cepet sembuh ya" ucap jea.


"iya terimakasih" jawab Tara.


Jeana pun keluar dari ruangan Tara dan memesan taksi online jeana pun pulang menggunakan taksi online.

__ADS_1


__ADS_2