
Setelah jeana dan Afi sampai di Jakarta mereka langsung pulang kerumah mereka masing-masing untuk beristirahat dan melepaskan kerinduan bersama keluarga setelah 1 bulan mereka di luar kota.
...***************...
Hari pun berlalu begitu cepat , dan matahari mulai menyinari embun.
"jeana dan ibu sudah bersiap untuk ke acara nikahan deanda ,Adik dan ayahnya pun tidak mau ikut.
"Bu Ayuk" ajak jea.
"tunggu sebentar je sabar dong" jawab ibu.
Jeana dan ibu pun mulai menaiki mobil dan jeana menancap gas mobilnya menuju gedung pernikahan deanada dan Ivan.
"hallo deanda selamat menempuh hidup baru ya" ucap Jeana sambil memeluk deanda.
"afi mana" tanya jeana.
"tuh Dia " jawab deanda.
"afi" teriak jeana memanggil afi.
mereka pun asyik mengobrol dan berfoto foto.
Sedangkan ibu jea dan ibu afi asyik ngerumpi :
"jeng kita kapan ya nikahin anak anak kita , kayak jeng Dian tuh" ucap ibu afi.
" ya gak tau deh Lo liat aja sendiri anak kita masih betah ngejomblo" jawab ibu jea.
" iya emang cocok banget dah tuh afi sama jea sama sama betah ngejomblo" ucap ibu afi.
"iya apa lagi sekarang mereka kerjanya bareng" jawab ibu jea.
"jangan jangan mereka berjodoh jeng?" ucap ibu afi.
"gak tau deh, masa gue besanan sama Lo," jawan ibu jea.
Tiba tiba datang jeng Dinda,
"hey apa kabar" ucap ibu jea dan ibu afi.
"baik, Lo gimana ber 2 kabarnya, Lo gue perhatiin dari tadi kayanya ngobrol seru banget pada ngobrolin apa si?" tanya Bu dinda
"Alhamdulillah baik ko, biasa jeng Dinda kita lagi ngobrolin anak anak kita" ucap ibu afi.
"pasti kalian ngobrolin tentang kapan anak kalian nikah kan?" ledek Bu dinda.
"tau aja Lo jeng" jawab ibu jea.
"ya pasti lah , soalnya gue juga sama kayak gitu" ucap Bu dinda sambil ketawa.
"ternyata jadi orang tua yg memiliki anak sudah dewasa tuh gini ya" ucap ibu afi.
"bener jeng kita tuh kayak nunggu2 kehadiran cucu, sekarang pasti sudah pada besar besar ya gue tuh dulu terakhir liat putri sama afi tuh masih kecil kecil" jawab Bu dinda.
"iya tuh mereka " jawab ibu jea.
"Oalah cantik dan ganteng ya" jawab Bu dinda.
"kalau anak jeng Dinda udah nikah belum?" tanya ibu afi.
"belum nih, saya sudah mengharapkan sekali padahal" jawab Bu dinda.
"tapi kalau gak salah waktu putri sama afi kecil anak jeng Dinda udah agak besaran kan" tanya ibu jea.
"iya bener sekarang aja umurnya sudah kepala 3 " jawab Bu dinda.
__ADS_1
"belum punya pacar jeng" tanya ibu jea.
"belum jeng, padahal saya sudah ingin sekali menimang cucu tapi anak sayanya masih betah gini tapi kemarin sempat cerita kalau dia lagi ngejar ngejar cewek cuma cewek nya menghilang" jawab Bu dinda.
"oh berarti ada jeng kalau gitu cuma lagi marahan aja" jawab ibu afi.
"dari pada anak kita tuh betah aja ngejomblo" ucap ibu afi
Afi dan jeana pun menghampiri ibu ibu nya, dan bersalaman dengan Bu dinda.
"hallo tante" ucap afi dan jea.
"wah sudah pada besar besar ya kalian" ucap Bu dinda .
"bukan besar lagi Tante tapi udah tua" ucap afi.
"akh nggak ko kalian masih pada muda, anak Tante aja udah umur kepala 3 masih seperti kalian gini" ucap Bu dinda.
"ya sudah Bu kita pulang yu" ucap jea.
"ayuk jeng saya juga mau pulang" jawab ibu afi.
"ya udah sampai berjumpa lagi ya" ucap ibu jea"
"putri kamu kesini tadi naik apa?" tanya Bu dinda.
"mobil Tan" jawab jea.
"Tante ikut ya" ucap Bu dinda.
"Ayuk Tante" ajak jea.
Akhirnya Bu Dinda pun ikut bareng ke mobil jeana.
"putri anter Tante ke kantor suami Tante aja ya" ucap Bu dinda.
Tidak lama kemudian mobil jeana pun terparkir di depan kantor Tante Dinda.
"putri terimakasih ya" ucap Bu dinda.
"iya Tante sama sama" jawab jea.
Tanpa sengaja ketika jea sedang parkir ingin keluar, pandangan matanya tertuju pada sosok laki-laki yang sedang di peluk oleh wanita, mata jeana pun tidak bisa kedip ya itu Andra dan ria yg jeana lihat.
ko ada andra berarti Tante Dinda ibunya andra, kemudian jea melihat dari jauh tente Dinda menghampiri Andra dan ria mereka langsung salim kepada Tante Dinda.
"ada apa si je" tanya ibu.
"nggak ko Bu"jawab jeana.
"Bu kalau Tante Dinda tuh anaknya perempuan atau laki laki" tanya jea.
"ko kamu nanya gitu, kenapa emang?" jawab ibu.
"ya nggak bu, siapa tau jea kenal Bu" jawab jea.
"laki laki je, waktu kamu masih kecil anaknya Dinda udah agak lebih besar kayaknya selisih 5 tahunan je" jawab ibu.
"wah pix bener kalau anaknya Tante Dinda itu Andra" ucap jea di dalam hati.
"tapi Bu anaknya Tante Dinda sudah nikah?" tanya jea memastikan.
"belum je, kalau kamu mau kenal besok ikut aja ibu ada arisan di rumah Bu dinda" ucap ibu.
"nggak akh Bu" jawab jea.
Mobil jeana pun sudah sampai di depan rumah, setelah turun dari mobil jea langsung masuk ke kamarnya.
__ADS_1
Dada jeana terasa sesak melihat kejadian tadi, jeana semakin bertekad ingin menghilangkan rasa cintanya.
"udah je cukup , Lo sadar diri dong Lo itu gak setara sama Andra Lo hanya penyanyi kafe, Andra tuh gak cocok sama Lo , ya ria yg lebih cocok" ucap Jeana sambil menatap cermin.
Tiba tiba hp jeana berbunyi dan tertera nama resi.
"hallo Res, kenapa?" ucap jea.
"gak apa apa je, kamu dimana tadi aku ke acara Ivan dan deanda gak ada kamu" ucap resi.
"gue di rumah Res, oh mungkin gue udah cabut Lo baru Dateng kali Res" jawab jea.
"ya mungkin je, jalan yuk je" ajak resi.
"kemana Res?" tanya jea.
"Bandung yuk" ajak resi.
"kapan Res" tanya jea.
"sekarang mau gak kamu" ajak resi.
"boleh Res, Lo kerumah gue aja" Jawab jea.
"oke otw je" ucap resi.
Jeana pun bergegas untuk berganti baju, setelah itu turun dari kamarnya menunggu resi di ruang tamu.
"tok tok tok"
"iya Res" ucap Jeana sambil membuka pintu.
"Afi je ini afi bukan resi, cie cie ada yang nunggu resi nih" ledek afi.
"apaan si Lo, Lo mau ngapain fi?" tanya jea.
"gue mau nganter ini dari bunda gue untuk ibu lu" ucap afi.
"iya sebentar gue kasih ibu gue dulu" ucap jea.
Resi pun sudah sampai di rumah jeana,
"Ayuk fi masuk" ajak jea.
"eh resi Lo udah datang?" tanya jea.
"iya nih je baru datang" jawab resi.
"kalian emang pada mau kemana si?" tanya afi.
"gue mau jalan jalan dong fi" ucap jea.
"kemana?" tanya afi.
"ke Bandung fi" jawab resi.
"Lo mau ikut fi" tanya jea.
"ah nanti kalau gue ikut jadi obat nyamuk" ucap afi.
"Ayuk lah fi" ucap jea.
"nggak je males gue" ucap afi.
"ya udah de gue berangkat dulu ya" ucap jea.
Resi dan jea pun langsung menaiki mobil dan menancap gas untuk menuju Bandung.
__ADS_1