
“Joon Young…” panggil Eun Seung yang berada kini disampingnya. Joon Young memang mengantar dirinya untuk pulang. Laki-laki itu diam saja, sejak tadi memang sangat aneh. Tidak ada obrolan yang ia keluarkan dengannya. Semuanya tampak bisu karena pengakuan Eun Seung kepadanya. benar-benar mengejutkan keduanya. Bukan hanya Joon Young, gadis itu juga terus berbicara kepada dirinya sendiri bahwa hari ini, hari terbodoh yang ia lakukan. Seorang wanita yang meminta secara langsung untuk menikah dengannya untuk menghindari hutang keluarga. Eun Seung hanya memikirkan bahwa ia bebas dari hutang ayahnya.
“drtttt…” handphone Joon Young berbunyi di saat Eun Seung membutuhkan dirinya. ia melihat dari layar mobil yang terpasang disana. Sebuah panggilan dari Choi Gil, ArtBakery Foundation. “halo…!!” jawab Joon Young yang sengaja didengar oleh Eun Seung.
“Choi Gil, ArtBakery…” batin Eun Seung melirik ke arah Joon Young. ia berusaha mendengar percakapan mereka.
__ADS_1
“halo, Cha Joon Young. aku sudah memasukan dirimu ke ArtBakery Foundation. Kau bisa datang ke acara mereka besok sabtu, pukul lima sore. Aku akan mengenalkanmu kepada pemilik ArtBakery. Bagaimana, kau bisa?” tanyanya dari seberang telepon.
“mmmh… sebentar, aku atur jadwal dulu…” Joon Young menjawabnya, ia menepikan kendaraannya lalu melihat jadwal yang ada di list mobilnya. “baiklah, aku akan pergi…” sambungnya lagi. ia mematikan sambungannya setelah orang yang bernama Choi Gil itu menjawab ‘oke’ kepadanya.
“aku ikut…!!” seru Eun Seung lagi-lagi memegang lengan Joon Young dan meminta kepadanya. Laki-laki itu benar-benar terkejut, kedua kalinya Eun Seung secara tiba-tiba meminta kepadanya. tatapan memelas darinya membuat Joon Young terenyuh hatinya. “aku ikut ke acaramu ya…” lanjutnya lagi.
__ADS_1
Eun Seung hanya diam, ia mempunyai alasan untuk ikut ke acara itu. Pemilik ArtBakery ada disana. Selama ini ia memang sedang mencari petunjuk untuk menemukan orang yang mengirim pesan berantai kepada dirinya dan sekarang petunjuk itu mengarah ke acara besar yang dibuat oleh ArtBakery Foundation. Tentu saja dengan memanfaatkan Joon Young untuk menghadiri acara itu. suatu kebetulan ia bisa menyelidiki orang misterius itu dengan bantuannya.
Joon Young melirik ke arah Eun Seung yang berada disampingnya. Ia merasa bersalah telah mengatakan hal yang membuatnya sesak. Semua pemikirannya terus tertuju pada Eun Seung. ia takut jika wanita itu marah kepadanya. Joon Young mulai menghentikan mobilnya ketika mereka sudah sampai di wilayah rumah gadis itu.
“baiklah. Aku pulang. Terima kasih telah mengantarku. Lupakan kejadian tadi, aku mempunyai alasan untuk semua yang aku lakukan kepadamu. Tenang saja, aku akan membayar semua hutangku…” ucap Eun Seung dengan suara pelan. Ia membuka sealtbeltnya dan membuka pintu mobil. Pergi meninggalkan Joon Young sendirian.
__ADS_1
Joon Young ingin sekali meraih tangan gadis itu dan memeluknya, tetapi tetap tidak bisa. Ia sudah terlalu jauh pergi darinya. “agggrhhh…aku sungguh gila, kenapa mengatakan hal itu kepadanya…” sesalnya mengepalkan kedua jemarinya. Ia benar-benar menyesal. ia memenjamkan matanya, semua pikiran tentang Eun Seung saat mengatakan akan menikah dengannya, saat memintanya untuk ikut ke acara. Tatapan mata Eun Seung dan wajahnya masih terekam jelas di pemikiran Joon Young. ada perasaan bersalah dalam dirinya dan membuatnya terus berdetak dengan cepat setiap memikirkannya. Ia mulai sesak. Entah kenapa, Joon Young merasakan kehilangan saat Eun Seung tak ada disampingnya.