
Joon Young memperhatikan roti yang ada di tangannya. Roti buatan Eun Seung yang dibanggakan oleh neneknya. Ia sedang merasakan dan menebak bahan apa saja yang ada di roti tersebut. Mulai hari ini, ia mencoba untuk mengalahkan Eun Seung dari mata neneknya. Namun ketika menyebut nama Eun Seung, Ia mulai menghela nafas panjang setelah semua terjadi padanya.
“menikahlah denganku !!” suara dan bayangan Eun Seung masih teringat jelas di otak Joon Young. “…aku ikut !!” tatapan gadis itu ketika memohon kepadanya. benar-benar membuat Joon Young tak bisa berpikir dengan sehat. Ia menaruh rotinya di piring, kembali tertidur. Perasaannya sungguh tak bisa di ajak kerja sama. Gelisah tak mengerti makna sebenarnya. Ia hanya ingin berada di dekatnya lagi dan lagi. memperhatikan wajah Eun Seung yang seperti itu. semuanya yang berhubungan dengannya. Ia ingin tahu.
“Joon Young…” panggil Sun Mi dari balik pintu kamarnya menyadarkan laki-laki dari lamunan tentang Eun Seung. Joon Young terbangun, melihat ibunya yang sudah mengintip dari celah pintu. Ia berjalan mendekati kasur milik anaknya itu.
“ibu, ibu kenapa pergi ke toko gadis itu? aku sudah bilang pada semuanya bahwa aku yang akan bertanggung jawab tentang semua ini…” kesal Joon Young melihat ibunya yang tiba-tiba datang ke toko Eun Seung.
__ADS_1
“Joon Young, ibu mengijinkanmu untuk menikah dengan gadis itu…” ucap Sun Mi mengejutkan Joon Young yang berada di sampingnya. Laki-laki itu terus menatapnya. “…ayah dan ibu memang mengandalkanmu untuk masalah ini. kami tak keberatan jika kau memilih Eun Seung sebagai calon keluarga kita…” lanjut ibunya yang kini sudah menilai Eun Seung dari luarnya.
“lalu toko itu ?! kalian butuh uang tiga ratus juta itu, kan !!” seru Joon Young yang bingung. Keluarganya kini berpihak kepada neneknya yang akan menjodohkan dirinya.
“toko itu, biarlah Eun Seung yang mencari caranya sendiri. Jika ia memang ingin membayar hutang keluarga kita, kita terima tanpa ada batas waktu. Jika ia mau menikah dengan keluarga kita. Keluarga kita siap menerimanya. Kita serahkan semuanya ditangan Eun Seung. Simple bukan !!”
“ada harapan dan keinginan Eun Seung yang belum terwujud disana. Kita tidak usah memaksanya untuk pergi dari sana ya. ibu sudah mengatakan kepada Choi Gil bahwa toko itu tidak jadi di jual…”
__ADS_1
“Harapan dan Keinginan Eun Seung” pikir Joon Young yang terdiam sesaat mendengar seluruh isi cerita ibunya itu. mungkin ini maksud ibunya yang tiba-tiba datang ke toko itu. ia ingin mengenal lebih jauh tentang gadis itu.
“hei, kau bisa ?!” tanya ibunya lagi memperhatikan anaknya itu. “…kau bisa menunda keinginanmu untuk memberi batas waktu kepadanya atau kau bisa menikah dengannya!?” lanjut ibunya meminta pendapat Joon Young yang masih bingung dengan keluarganya itu.
“menikah dengannya…” seketika Joon Young memerah wajahnya. Setiap mendengar kata menikah, ia terus mengingat Eun Seung mengatakan hal itu kepadanya. Sun Mi hanya tersenyum melihat perubahan wajah Joon Young. ada sesuatu yang membuat dirinya seperti itu.
“ibu tahu, kamu akan berbuat apa !!” Sun Mi beranjak untuk pergi, Joon Young masih menatap ibunya yang tersenyum dengan bingung hingga wanita itu keluar dari kamarnya. Joon Young hanya diam terpaku, semuanya ikut menyetujui dirinya dengan Eun Seung kecuali dirinya. ia masih belum bisa menerima jika Eun Seung menjadi calonnya. Joon Young belum siap untuk menikah.
__ADS_1