Cinta Tanpa Batas Waktu

Cinta Tanpa Batas Waktu
CHAPTER 7 : PERJODOHAN 3


__ADS_3

Hari pun tiba, laki-laki yang bernama Jin Wook itu menepati janjinya untuk datang ke acara yang dibuatnya. Ia benar-benar serius mencari wanita yang disukainya itu. Eun Seung terkejut melihat perjuangan dirinya yang tidak meremehkan sesuatu. Laki-laki itu bisa saja mencari wanita lain dan meninggalkan wanita yang telah mendukungnya selama ini. Seharusnya ia tahu bahwa wanita itu tidak serius dengannya. Selama dua tahun, ia tak menyebutkan nama aslinya dan tak ingin bertemu dengannya.


"silahkan masuk !!" Ucap Soo Ra ketika Eun Seung dan Jin Wook sudah di depan pintu La café milik Seung Ho. Eun Seung mempersilahkan laki-laki itu untuk masuk lebih dulu, lalu dirinya. Ia terkejut café milik Seung Ho begitu luas dari dalam. Ia juga baru pertama kali masuk ke tempatnya itu. Café yang dulu sempat direbutkan oleh Eun Seung dalam kompetisi ArtBakery.


"Cinderella man. Wow keren !!" Jin Wook membaca banner yang terpasang di dinding. Ada satu ruangan kecil disana yang sudah disiapkan untuk menyambut laki-laki itu.


"selamat datang di La café, silahkan untuk menuju ke ruangan..."ucap Soo Ra mempersilahkan laki-laki itu. Ia memang sejak tadi terus memandang dan mencari perhatian dirinya. Berharap ia yang terpilih menjadi Cinderella dan dibawa pergi oleh pangeran untuk menikah. Ia masih teringat dengan pemikiran dirinya bahwa laki-laki itu akan memilih yang lain, jika ia tak menemukan wanita yang disukainya.


"terima kasih..." senyum Jin Wook mengembang saat dirinya disuruh untuk berdiri di tengah panggung kecil.


"sudah, kaya milik sendiri aja...!!" Bisik myung dae yang sedikit terdengar di telinga Eun Seung. Ia tahu kalau myung dae sedang menyindir Soo Ra. Eun Seung tersenyum. Semuanya memang sudah di atur oleh Soo Ra. Ia yang paling semangat menyiapkan semua pernak-pernik acara. Ia sangat rajin jika sudah berurusan dengan seperti ini. Begitu juga dengan café milik Seung Ho, Soo Ra yang mengurus perijinannya. Semuanya bisa di atur, Walaupun ada sedikit pemaksaan dari dirinya. Ia tahu bahwa meminta izin Seung Ho memang sangat sulit, apalagi Seung Ho tak suka ada acara di cafenya. Terlihat di wajahnya yang menghindar dari mereka.


Jin Wook berdiri di panggung kecil, mempersiapkan diri untuk menyambut para tamu yang datang. Benar, Eun Seung yang mengajak gadis-gadis yang ada diwilayahnya untuk datang di Cinderella man, sebutan dari Soo Ra terhadap acara ini. Beberapa tamu undangan pun berdatangan dan menuju tempat yang sudah disediakan. Lima orang gadis single ikut dalam kuis ini. Mereka sudah duduk rapi menunggu Jin Wook memulai acaranya. Eun Seung, Soo Ra, hyuri, kyung mi dan salah seorang dari kakak hyuri, hyu na.


"halo, perkenalkan nama saya choi Jin Wook. Terima kasih untuk yang sudah datang mengikuti kuis ini. Sebenarnya aku malu untuk mengatakan ini kepada kalian semua. Tujuan aku mengadakan ini karena aku ingin mengenal wanita yang aku sukai. Sudah lama aku mengenalnya di to date tetapi kita tidak pernah ketemu. Dirinya selalu menutup hatinya dan tak ingin aku mendekatinya. Baiklah, mari kita mulai. Aku akan memberikan lima pertanyaan secara berurut, kalian hanya menulis jawaban di kertas saja. Mudah, bukan?!!" Ucap Jin Wook memberitahu semua tata cara dari kuis tersebut. Semuanya mengangguk mengerti maksud Jin Wook.

__ADS_1


"yaa, mengerti..!!" Seru Soo Ra mencairkan suasana yang hening. Beberapa orang yang tidak sibuk di toko, ikut melihat mereka yang sedang ikut kuis. Mereka penasaran dengan sosok wanita yang disukai laki-laki itu.


"pertanyaan pertama, tanggal berapa aku ulang tahun? Pertanyaan kedua, sebutkan tanggal kelahiran kalian? Pertanyaan ketiga, apa makanan kesukaanku? Pertanyaan keempat, berapa lama kita sudah saling kenal? Pertanyaan kelima, di saat aku sedang susah apa kalimat penghibur untukku?" Tanya Jin Wook kepada semua peserta. Ia memberikan waktu selama lima menit untuk menjawabnya. Lima pertanyaan yang sangat mudah bagi seseorang yang saling mengetahui satu sama lain. Laki-laki itu terus menerus mengulang pertanyaannya supaya peserta tidak lupa. "...oke, lima menit sudah berlalu. Mohon untuk dikumpulkan.." Sambung Jin Wook meminta tolong kepada panitia yang sudah di tetapkan untuk menyimpan jawaban peserta. "...aku akan menjawabnya satu persatu. Panitia dimohon untuk mencocokkan jawabannya ya..." lanjut Jin Wook. Semua panitia sudah memegang jawaban para peserta. Milik Eun Seung dipegang oleh bibi nei, milik Hyu Ri di pegang oleh myung dae, milik kyung mi dipegang oleh Woo Jae, milik Soo Ra di pegang oleh Seung Ho dan milik hyu na dipegang oleh Jin Wook sendiri. "...pertanyaan pertama, tanggal ulang tahunku di 9 september. Untuk semua panitia, siapa yang benar jawabannya? Mohon maaf untuk seo rie kau salah ya..." ucap Jin Wook. Semua panitia menggeleng kepala. Tak ada yang sama dengan jawaban Jin Wook.


"baiklah, pertanyaan kedua. Tanggal kelahiran kalian, karena aku mengenal wanita ini. Aku pun tahu dengan sangat mudah. Wanita yang aku sukai ini lahir pada tanggal 27 april. Siapa yang benar?" Jin Wook memperhatikan semua panitia. Berharap ada salah satu diantara mereka.


"iya, disini milik kyung mi, noona...!!" Seru Woo Jae, ia senang jawabannya benar dengan kepunyaan Jin Wook. Semuanya memperhatikan kyung mi yang tersenyum malu.


"disini juga ada, punya Soo Ra..." ungkap Seung Ho menunjukkan lembarannya kepada Jin Wook.


"baiklah, untuk nona Soo Ra dan nona kyung mi. Kalian dapat satu poin ya masing-masing..."ucap Jin Wook memberi pengarahan.


"makanan kesukaanku adalah kimbab tuna buatan ibuku. Aku punya restaurant di wilayah distrik Sembilan. Datanglah kalian untuk berkunjung..." Jin Wook mempromosikan restaurant milik keluarganya kepada semuanya. Tak ada yang benar. Semuanya banyak menjawab makanan khas korea, Ramyun. "...baiklah, pertanyaan keempat. Kita sudah saling mengenal selama tiga tahun. Dan ini keputusanku untuk menikah dengan wanita itu..." ungkap Jin Wook.


"ehh !!" Semuanya terkejut. Ini ajang perjodohan untuk menikah. Laki-laki ini memang serius untuk mengajak wanita yang disukainya menikah. Para gadis berseru senang, keajaiban datang kepada mereka. Seorang pangeran tampan yang akan menjemput wanita yang disukainya itu.

__ADS_1


Woo Jae mengangkat tangannya. Ia memberitahukan kepada Jin Wook bahwa jawaban miliknya sangat benar.


"baiklah, milik nona kyung mi. Dua poin..." ucap Jin Wook yang mulai memperhatikan wanita itu. Ia menduga bahwa selama ini memang wanita itu yang terus ada dipikirannya. Banyak orang bertepuk tangan. Sepertinya ia akan tahu akhir dari pertanyaan yang selama ini membelenggu hati Jin Wook. "...yang terakhir, apa yang kalian ucapkan ketika aku sedang susah. Selama ini aku terus didukung oleh wanita ini. Ia selalu memberikan semangat, kau bisa melakukannya. Ingatlah Tuhan akan membantumu jika kau percaya padanya. Semenjak itu aku menyukainya dan terus berdoa demi kesuksesanku. Sebenarnya, aku bekerja sebagai reporter xnc. Wanita ini pasti mengetahuinya..." sambung Jin Wook. Ia melihat satu persatu kepada para panitia. Berharap wanita yang disukainya ada salah satu dari mereka. Ia memperhatikan Woo Jae yang masih bingung dengan jawaban milik kyung mi.


"milik kyung mi, noona. Jawabannya sedikit mengarah kesana..." Woo Jae kembali memberikan jawaban milik kyung mi ke Jin Wook.


Jin Wook membacanya. Ia tersenyum. Akhirnya perjuangannya tidak sia-sia, ia membuktikan bahwa dirinya bukan lelaki pengecut yang menghindari wanita yang disukainya walaupun wanita itu tidak serius dengannya. Ia mengadakan acara ini untuk membuktikan bahwa ia tulus dan serius untuk mempersunting wanita itu. Laki-laki itu berjalan mendekati kyung mi yang masih malu, semuanya melihatnya. Ia memberikan tangan kanannya kepada kyung mi, untuk berjabat tangan.


"terima kasih telah mendukungku selama ini. Kau sangat cantik !?. Mungkin aku yang terlalu bodoh mengejar dan mencarimu seperti ini. Maafkan aku, aku tahu kau sangat malu dan mungkin acara seperti ini membuat dirimu hilang feeling terhadapku. Aku menyadari konsekuensinya. Kau tak akan suka. Aku bertindak seperti ini karena aku akan pergi ke jerman untuk meneruskan mimpiku..." ungkap Jin Wook memberitahukan semuanya kepada wanita yang sudah lama dicarinya itu. Wajah kyung mi berubah sendu, ia berair mata. Menangis sederas-derasnya. Kesalahan dirinya selama ini menyembunyikan jati dirinya di depan seorang laki-laki yang serius dengannya. Ia tak menyangka pangeran benar-benar datang membawa cinta kepada Cinderella. Semuanya terharu melihat mereka yang saling beradu pandang. Wanita yang dicarinya pun sudah ditemukan. Kyung mi tak sanggup menahan air matanya, ia pun melepas tangan Jin Wook dan pergi menuju pintu keluar. Ia benar-benar menyesal melakukan itu. Semuanya terkejut dengan sikap kyung mi yang pergi dengan tiba-tiba.


"eonni...!!" Panggil Soo Ra yang mengikutinya dari belakang. Ia ingin tahu apa perasaan eonninya itu. Jin Wook mengepalkan tangan kanannya. Ia telah merasa bersalah menyakiti wanita itu.


"drama apa lagi ini !?" Sesal Seung Ho menghembuskan nafas panjangnya. Selama ini ia memang tak setuju tempatnya diadakan untuk acara seperti ini. Eun Seung melihatnya. Sebuah tatapan yang membuat ia kesal.


"Kau tak akan mengerti perasaan wanita...!!" Ucap Eun Seung dengan pelan, lalu pergi mengikuti Soo Ra dan kyung mi.

__ADS_1


__ADS_2