
Hai hai lagi Reders. Author kembali lagi...
Apa ada yang kengen sama cerita Langit sama Bintang?
Jangan lupa vote, like and coment
.
.
.
.
.
Pilihan yang membuat Bintang menjadi sangat bingung dia akan memilih bertahan ataupun berhenti. Bintang melihat semua penonton mereka bersorak namanya dia meraih bola lagi, semangat semakin membakar jiwa dan raga. Captain girls akan memulai lagi apa yang akan dia akhiri dengan kemenangan. Dia mengusap dada yang terasa sesak. Menarik sebanyak banyak oksigen.
Bintang tersenyum kepada semua orang. penonton semakin bersorak, captain girls akan membuktikan jika perempuan juga bisa kuat dalam menghadapi masalah.
Bintang semangat lihat mereka mendukungmu. ucap Bintang di dalam hati.
Senyum pak Lana juga mengembang sempurna dia bangga jika Bintang memilih bertahan dan tidak menjadi pengecut yang akan bersembunyi jika dia sakit dan mengatasnamakan rasa sakit kepada kekalahan.
Pertandingan dimulai lagi. Kini tinggal ada Langit dan Dila, bisa dibilang ini adalah titik pamungkas tim singa. Jika Bintang bisa membaca arah mata Dila, dia bisa membaca jika Dila sedang mengolol olok dirinya lewat sorot mata yang sangat menghina.
Bintang membalas dengan senyuman yang manis. Lebih baik dia mengalah jika menghadapi orang macam Dila yang masih sangat labil.
Dila memulai dengan senyum sombong. Dia akan menangkis bola, dia bersikap seakan akan dia adalah orang yang paling mumpuni dalam segala hal membuat Bintang jengah.
Bisa Bintang prediksi jika bola yang akan Dila tangkis akan meleset, posisi tongkat dan bola tak sesuai presentasi berhasil hanya 5%. Dan benar saja bola yang Dila tangkis gagal dan Bintang ingin sekali mengejek Dila tapi dia tidak sempat. Kasta mencoba untuk melempar bola agar mengenai Dila bukan Dila yang kena namun Mika yang kena membuat Mika marah tak ketulungan. Bintang hanya memberi kode agar Mika tutup mulut dan tahan emosi.
__ADS_1
Tinggal Langit sang raja olehraga SMA STAR. Bintang mengambil posisi paling jauh, bisa diperkirakan jika melihat Langit dengan daya konsentrasi tinggi dia bisa menangkis hingga ketitik paling jauh. Itu yang dia pelajari dari melihat cara tim singa tadi bermain.
Langit menganggukan kepalanya tanda dia sudah siap untuk memulai pertandingan kembali. Mata Bintang memicing memperhatikan dari mana nantinya bola akan melambung jauh. Pak Lana lagi lagi tersenyum puas ini baru yang dinamakan pertandingan. Dia berpikir jika sang singa dan mutiara tersembunyi disatukan maka akan menjadi tim yang kuat dan sulit dikalahkan.
Ya allah kali ini aja tolong agar bi bisa menang janji deh kalau menang bi kurangin makan pedes deh..
Bintang berlari mengikuti arah bola melambung dan sebelum ada yang berlari terlalu jauh Bintang menangkap bola yang melambung dengan kedua tangan. Sorak para penonton kembali terdengar, Bintang membuat mereka berdecak kagum. Bintang yang menangkap sembari jongkok langsung melempar bola dengan keras kepada segerombolan orang yang tengah lari kembali dia melempar dengan keras dan mengenai Dila tepat di jidatnya karena saat bola itu mendarat Dila tengah menengok kebelakang sembari menjulurkan lidahnya.
"Makan makan itu bola nenek gombreng." Gerutu Bintang.
Bintang berlari menuju Kasta dan Tito. Mika dan Gio masih terjebak di post terakhir. Bintang bertos ria kepada anggotanya. Mereka sebagai anggota sangat bangga kepada pemimpin mereka yang sangat mengagumkan.
"Kasta lo duluan tapi jangan cengengesan." Titah sang captain girls.
"Oke my captain gilrs!"
Bintang tersenyum menanggapi Kasta yang sudah memulai menangkis bola kasti itu. Kasta menangkis bola dengan cengengesan jadilah bola meleset ke tempat penonton. Kasta yang hanya memiliki otak seperempat malah bersujud dihadapan penonton. Khatulistiwa mengmpiri bola jadilah Khatulistiwa mendusel penonton yang beranggotaan kaum hawa. Khatulistiwa yang ingin kembali namun dia merasa jika ada yang menarik tangannya di menoleh sosok manusia gentong tengah menarik narik lengannya. Khatulistiwa meronta dia meminta tolong Kasta dan Kasta menolongnya.
"Kasta lari!!" Perintah Bintang.
"Bro gue tolongin lo tapi lo nggak boleh ngelempar gue!"
"Oke bro tapi tolongin gue dari manusia gentong!"
"Oke!"
Khatulistiwa melempar bola jauh jauh. Tidak ada yang dipikirkannya selain terlepas dari manusia gentong yang menempel. Kasta menarik Khatulistiwa hingga terjatuh. Setelah Khatulistiwa terlepas dari manusia gentong dia merangkul Kasta dan mengantarnya ke post satu. Jangan tanya bagaimana reaksi kedua anggota tim lainnya, mereka mengertakan giginya, rahang mereka mengeras.
Khatulistiwa dan Kasta masih berangkulan. Bola yang sudah didapatka Langit langung mendarat didepan mereka. Kasta dan Khatulistiwa baru sadar jika mereka adalah lawan bukan kawan. Khatulistiwa mengambil bola namun Kasta sudah sampai post satu dan Khatulistiwa hanya bisa menepuk jidatnya.
Kasta sudah, Tito sudah kini giliran sang captain girls yang beraksi. Bintang merasa jika Dila yang melempar bola maka akan terjadi kecurangan. Dia bisa membaca arah bola yang akan Dila lemparkan.
__ADS_1
Dengan sengaja Bintang mengambil titik yang tidak biasa dia pakai. Dan benar saja Dila melempar ke titik yang biasa Bintang gunakan yang artinya dia melakukan sebaliknya. Bola terlempar jauh. Semua anggota Bintang berlari sekuat tenaga. Bintang juga mekawati post demi post dengan cepat. Lagi lagi penonton hanya bisa berdecak kagum. Bintang berlari menuju titik awal. Di tengah Bintang merasa jika ada yang datang, Langit datang dengan bola di tangannya. Bintang sengaja menurunkan badannya agar bola itu lewat diatasnya.
Bintang kembali dengan selamat. Mereka berpelukan dan pandangan haru mengelilingi mereka jika saja mereka sekarang menang untuk sepanjang sejarah IPA5 mendapatkan juara dalam ivent. Namun perjuangan mereka belum usai ini adalah yang pertama masih banyak yang mereka lakukan.
❄❄❄
"Bi lo keren banget. Gimana caranya supaya bisa kaya gitu?" Aran yang dari tadi berdecak kagum hanya mengangkat kedua jempolnya untuk sang captain girls.
"Banyak banyak makan seblak setan. Aran tapi menurut gue lo lebih cocok main boneka deh." Ledek Mika. Mika memang tahu jika, Aran sangat payah di bidang olahraga.
"Eh mik dulu lo juga main boneka jadi jangan hina gue."
"Iya gue emang nggak pernah main boneka."
"Nggak disatang lo sama bonyok lo!"
"Iya!"
"Beneran mik?"
"Hahaha gue hanya bercanda."
Bintang hanya menggeleng sebab Mika belum bisa membuka rahasianya. Walaupun dia juga tak tau yang sebenarnya tapi dia tahu jika Mika menyimpan rahasia besar dibalik sifat bar barnya.
.
.
.
.
__ADS_1
.
See you good bte Reders🖐