Dendam Menantu Yang Tak Di Anggap

Dendam Menantu Yang Tak Di Anggap
Bab 13


__ADS_3

"Tania!!!" teriak Adelia


Astaga rasanya teriakan Adelia sudah menjadi alunan musik tersendiri bagi Tania. Dalam sehari bisa puluhan kali Adelia meneriaki namanya


"Iya nyonya" ucap Tania


"Ikut saya hari ini saya mau belanja nanti kamu yang bawain semua belanjaan saya paham?" ucap Adelia


"Sekarang ganti baju saya gamau kalau nanti ketemu sama temen temen lihat kamu kaya gitu kan saya yang malu" ucap Adelia ketus


Tania menunduk dalam mendengar hinaan dari mama mertuanya itu. Tania masuk ke dalam kamarnya dan mengganti pakaiannya lalu kembali turun menemui Adelia yang sudah siap dengan pakaian mahalnya


"Aduh baju kamu kelihatan banget kalau kampungan ya" ejek Adelia dengan memegang baju yang di kenakan Tania


"Ya karena aku memang gak mampu buat beli pakaian sekelas mama" ucap Tania

__ADS_1


Adelia tertawa mendengar ucapan Tania. Wanita itu menghentikan tawanya dan tersenyum jahat pada Tania


"Makanya udah tau MISKIN masih aja maksa buat jadi menantu keluarga Kusuma" ucap Adelia menghina


Hati Tania sakit mendengar hinaan dan cacian dari mulut mertuanya itu. Dirinya benar benar di rendahkan oleh mama mertuanya


"Jangan jangan keluarga kamu itu cuma pura pura ya di awal sok sokan ketabrak habis itu minta pertanggung jawaban dengan meminta Reno menikahimu dasar keluarga PENIPU" ucap Adelia dengan nada tinggi dan penuh penekanan


"Tapi keluargaku gak kaya gitu ma" teriak Tania yang sudah tekanan batin sejak kedatangannya ke rumah megah itu


"Diem kamu!!" bentak Adelia


"Tapi aku menantu mama" ucap Tania


"Tapi saya tidak pernah menganggap kamu sebagai menantuku dan saya juga tidak pernah mengharapkan kamu menjadi menantu keluarga Kusuma asal kau tau kau tidak memiliki kriteria menjadi bagian dari keluarga Kusuma kau hanya benalu!! Kau hanya menumpang jadi sadar diri lagi pula Reno tidak pernah mencintaimu dan tidak akan pernah camkan itu" ucap Adelia membuat Tania terdiam

__ADS_1


Semua kata kata Adelia seolah terngiang ngiang di kepala Tania. Hatinya benar benar sakit mendengar ucapan Adelia. Tapi mungkin itu memang kebenaran yang harus dia terima


"Udah ayok jangan banyak mikir deh" ucap Adelia


Adelia dan Tania masuk ke dalam mobil tentu saja Tania duduk di sebelah supir karena Adelia tidak ingin duduk bersama dengan menanti yang tidak pernah dia inginkan itu


Adelia sibuk menatap ponsel nya selama perjalanan. Beberapa menit kemudian mereka sampai di sebuah Mall ternama untuk kalangan menengah ke atas


Sang supir pun membukakan pintu untuk Adelia dan wanita itu keluar dengan sikap angkuhnya


Adelia berjalan masuk ke dalam mall itu dan pertama kali ia masuk ke dalam sebuah butik sedangkan Tania berjalan mengekor di belakang Adelia


Wanita itu berbelanja beberapa baju dan gaun yang pas dengan seleranya. Setelah melakukan pembayaran semua barang belanjaan di berikan pada Tania untuk di bawa


"Bawa itu jangan sampe jatoh itu barang mahal kamu gak akan mampu buat beli itu semua" ucap Adelia dan keluar dari butik

__ADS_1


Tania hanya diam saja biarkan mama mertuanya itu menghina dan mencaci dirinya habis habisan sampai wanita itu puas. Bukankah Tania melawan juga percuma


Tania mengambil beberapa paper bag berisi baju baju Adelia dan berjalan mengekor di belakang Adelia mengikuti kemanapun arah wanita itu pergi sama seperti seorang pelayan yang mengikuti majikannya


__ADS_2