Dendam Menantu Yang Tak Di Anggap

Dendam Menantu Yang Tak Di Anggap
Bab 21


__ADS_3

Seperti biasa, Adelia menyiksa Tania dengan berbagai pekerjaan yang menumpuk dan harus di kerjakan seorang diri oleh wanita itu. Sedangkan para pelayan mereka hanya bisa membantu sedikit saja


Bahkan di rumah itu pelayan saja masih di manusiakan namun menantunya sendiri? Di buat hancur oleh mertuanya


"Tania!!" teriak Adelia


Tania jalan mendekat ke arah Adelia yang duduk di ruang keluarga


"Ada ap..." ucap Tania menggantung saat melihat ada Hesti yang duduk di samping Adelia


"Buatkan minuman untuk Hesti dan ya jika dia menyuruhmu maka patuhi perintahnya" ucap Adelia


Tania tak habis pikir sebenarnya disini siapa yang menantunya. Dirinya atau Hesti itu mengapa keadaan begitu berbalik dan tidak pernah ada di pihaknya


Tania kembali ke arah dapur dan membuatkan minuman untuk Adelia dan Hesti. Ingin sekali Tania menabur bubuk peracun dalam minuman itu tapi tidak dia bisa bisa di tuntut hukum nantinya


Tap..tap..tap..


Suara high heels milik Hesti berjalan masuk ke area dapur


"Aduhhh kasian jadi menantu tapi serasa jadi pembantu" ucap Hesti di samping Tania


"Oh tenang aja sebentar lagi aku akan bantu kamu kok"

__ADS_1


Tania mengernyit maksud wanita itu apa. Membantu dirinya?


"Maksud aku membantu semakin menghancurkan kehidupan kamu yang sudah hancur ini" ucap Hesti dan tertawa


"Duh duh duh kasian banget sih kamu tuh orang miskin tapi maksa buat jadi orang kaya ya begini akibatnya" ucap Hesti dengan senyum tersungging


"Dan sebentar lagi akan aku rebut lagi Mas Reno dari pelukan kamu lalu aku singkirkan kamu dari rumah ini" Hesti menunjuk Tania menggunakan jarinya dan tersenyum miring


Emosi Tania memuncak seketika. Wanita yang selama ini sabar itu menarik telunjuk Hesti dan mencengkeramnya erat hingga wanita itu memekik kesakitan


"Lepasin Tania!!" bentak Hesti


"Sekali kau berani mendekati Mas Reno kau akan habis di tanganku" ucap Tania dengan mata nyalang


"Awwssss tante Adelia!!" teriak Hesti


Mendengar suara teriakan Hesti membuat Adelia langsung datang ke arah dapur. Tania terkejut dengan Hesti yang tiba tiba menjatuhkan diri


"Astaga Hesti" pekik Adelia dan membantu Hesti untuk bangun


"Apa yang terjadi" tanya Adelia


"Dia mendorongku tante" adu Hesti padahal Tania tidak melakukan hal itu

__ADS_1


Adelia menatap Tania dengan marah. Tangan wanita itu melayang dan menampar pipi putih Tania hingga memerah


Plak


Tania memegangi pipi nya yang terasa panas akibat tamparan dari mama mertuanya


"Berani kau melukai Hesti maka aku tidak akan segan segan membunuh kedua orang tuamu disana" ancam Adelia


"Tapi aku tidak melakukan hal itu dia yang menjatuhkan dirinya sendiri" ucap Tania membela diri


"Mana mungkin hal itu terjadi" ucap Adelia tak percaya


Adelia membawa Hesti keluar dari area dapur meninggalkan Tania seorang diri


Tania bersandar pada meja dapur dan mencengkeram erat bagian samping meja yang terbuat dari marmer itu


"Suatu saat akan aku balas semua perbuatan kamu Adelia" gumam Tania yang sudah kehilangan kesabaran


Berbulan bulan dia tinggal di rumah ini namun tidak ada perubahan pada sikap Adelia. Tetap saja dia di perlakukan layaknya seorang pembantu


Tania masuk ke dalam kamarnya meninggalkan minuman yang ia buat tadi di meja dapur. Wanita itu mengoleskan obat pada pipinya yang sakit karena Adelia


"Asshhh"

__ADS_1


__ADS_2