Dendam Menantu Yang Tak Di Anggap

Dendam Menantu Yang Tak Di Anggap
Bab 27


__ADS_3

Drtt..drrtt..drttt..


Ponsel Reno berdering panggilan dari salah satu rekan kerjanya


"Hai apa kabar" sapa Reno


"..."


"Oh ya?"


"..."


"Baiklah mungkin aku bisa datang" ucap Reno


"..."


"Sama sama"


Reno memutus sambungan telepon dengan rekan kerjanya itu. Ternyata dirinya mendapat undangan untuk menghadiri sebuah acara dimana semua pembisnis akan turut hadir dalam acara itu


Acara itu selalu di adakan setahun sekali untuk saling sharing antar pembisnis. Reno menatap jam yang melingkar di tangannya dengan indah. Sudah pukul empat tiga puluh kini waktunya dia pulang


Reno membereskan semua berkas berkas yang ada di atas meja agar tidak terlihat berantakan. Setelah memastikan semuanya rapi Reno keluar dari ruangannya


"Selamat sore tuan" sapa sekretaris Reno dengan senyum ramah


"Sore juga" Reno berlalu masuk ke dalam lift yang akan membawanya menuju lantai dasar

__ADS_1


Reno melangkah keluar dari lift dan menuju loby perusahaan banyak sekali karyawan yang menyapa dirinya yang sama seperti dirinya untuk pulang


"Reno" panggil seseorang dari arah belakang


Reno membalikkan badannya dan ternyata papamya lah yang memanggil namanya itu


"Ada apa pa" tanya Reno


"Kamu mendapatkan undangan pesta bisnis itu?" tanya Hendra


"Iya kenapa?" tanya Reno


"Tidak papa hanya ingin tau saja kamu akan mengajak siapa" tanya Hendra


"Bukankah selama ini kau selalu datang sendiri tapi kan sekarang..."


"Aku akan ajak...."


"Pa sampai kapan sih harus kaya gini" ucap Reno protes


Hendra menarik tangan putranya dan membawanya mausk ke dalam mobil. Pria itu mengendarai mobil keluar dari area perusahaan


"Sampai kapan status Tania harus di tutupi dia juga istri aku dan sebentar lagi dia akan melahirkan cucu papa" ucap Reno


"Tapi papa gak suka sama Tania papa malu kalau mempublish Tania sebagai menantu papa yang papa mau kamu menikah dengan seorang yang setara seperti Hesti dia model terkenal" ucap Hendra


Reno mengusap wajahnya kasar tak habis pikir pada papanya ini

__ADS_1


"Pa aku sama Hesti udah selesai hubungan kita sudah dari lima tahun yang lalu" ucap Reno


"Tapi masih bisa kembali lagi kan" ucap Hendra


"Gak bisa pa aku sudah menikah dengan Tania dan papa tau itu" ucap Reno


"Kau bisa saja menjadikan Hesti sebagai istri kedua kamu dan nanti papa akan mempublikasikan Hesti sebagai menantu papa mungkin itu masih mending dari pada Tania" ucap Hendra


"Terserah papa kalau gitu tapi cepat atau lambat status Tania akan di ketahui oleh semua orang" ucap Reno


Hendra menyetir mobilnya dengan kecepatan sedang menuju rumah Kusuma. Dan dalam waktu beberapa menit mereka sampai di kediaman Kusuma


Reno langsung keluar dan masuk ke dalam rumahnya. Tujuannya saat ini adalah kamar miliknya


Ceklek


Reno membuka pintu kamar dan terlihat Tania sedang berbicara dengan anak yang ada di dalam perutnya


"Hei" sapa Reno


Tania mendongak dan menatap Reno. Wanita itu langsung berdiri dan menyambut kedatangan suaminya


"Anak papa" ucap Reno dengan mengusap lembut perut Tania


"Kamu gak nakal kan" tanya Reno


"Gak dong papa aku tuh pinter" ucap Tania dengan menirukan suara anak kecil

__ADS_1


Reno mencium dengan lembut perut Tania. Pria itu begitu menyayangi Tania dan juga anak yang ada di dalam kandungannya


Mungkin benih cinta sudah tumbuh di hati keduanya apalagi mereka sebentar lagi akan terikat dengan kehadiran malaikat kecil di tengah tengah mereka


__ADS_2