
Reno dan Hendra melangkah penuh ragu untuk masuk ke perusahaan besar yang kini sudah berubah menjadi Tania Corp
"Tuan Reno" sapa mantan sekretarisnya
"Panggil aja Reno saya bukan atasan kamu lagi" ucap Reno
"Baik pak Reno, bapak gak masuk?" tanya sektetarisnya itu
"Iya saya akan masuk tapi... tadi ada telepon jadi saya jawab dulu" ucap Reno memberi alasan
"Baiklah saya masuk dulu ya pak" ucap mantan sekretaris Reno
Reno menatap Hendra kemudian keduanya masuk ke gedung tinggi itu.
Tap...tap..tap..
Suara high heels milik seorang wanita berjalan mendekati Reno dan Hendra
"Dengan tuan Reno dan tuan Hendra?" tanya Lusi asisten Tania
"Iya"
"Silahkan ikut saya" Lusi membalikkan badannya dan masuk ke dalam lift. Sedangkan di belakangnya, Reno dan Hendra berjalan mengekor di belakang tubuh wanita cantik itu
Sesampai di lantai yang mereka tuju, ketiga orang tersebut keluar dari dalam lift dan Lusi berjalan menuju ruangan Tania
__ADS_1
Tok...tok...tok...
"Masuk" perintah Tania dari dalam memberikan ijin
Lusi membuka ruangan tersebut dan masuk sedangkan Hendra dan Reno mereka menunggu di luar
"Nona Tania ada Pak Reno dan Pak Hendra di luar" ucap Lusi
"Kau sudah tau pekerjaan yang cocok untuk mereka bukan?" tanya Tania dengan senyum terbit di bibirnya
"Sudah nona tapi apa mereka mau?" tanya Lusi
"Perintahkan mereka masuk" ucap Tania
Lusi kembali keluar dan meminta Reno serta papanya untuk masuk ke ruangan Tania
Reno dan Hendra masuk sedangkan Lusi menunggu di sofa yang ada di depan ruangan Tania takut jika wanita itu membutuhkan sesuatu
"Selamat datang kembali di perusahaan ini Tuan Hendra dan Tuan Reno yang terhormat" ucap Tania dengan senyum tersungging
"Sudah puaskah kamu merenggut semua yang kami miliki hah" bentak Hendra
"Turunkan nada suaramu tuan!! Jangan lupakan kau saat ini sedang menginjakkan kaki di perusahaan saya" ucap Tania dengan lembut
Hendra diam seketika. Satu hal yang dia lupakan bahkan belum ia terima sampai saat ini adalah kini perusahaan miliknya sudah beralih menjadi milik Tania
__ADS_1
Meskipun tidak di renggut secara paksa namun Hendra tetap saja tidak ikhlas
"Bagus"
Tania mengambil dua dokumen di lacinya dan menyodorkan pada kedua orang yang berdiri di hadapannya
"Apa ini" tanya Reno
"Surat kontrak" ucap Tania
Reno membuka surat tersebut dan memang benar surat itu adalah surat kontrak kerja yang dimana isinya adalah mereka dilarang resign dari perusahaan sebelum lima tahun bekerja. Jika mereka melanggar maka mereka akan di beri sanksi membayar uang sejumlah sepuluh miliar
"Kontrak macam apa ini" ucap Reno
"Kau mau atau tidak"
"Apa pekerjaan kami" tanya Hendra
"Nanti kalian akan tau" ucap Tania enteng
"Tidak!! Jika kita belum tau apa pekerjaan untuk kami, aku dan papa tidak akan tanda tangan surat kontrak itu" ucap Reno tegas
"Itu terserah kalian tapi di bagian ini akan ada yang mengisi jika kalian melewatkan maka ya.... silahkan cari di tempat lain" ucap Tania
"Baik kita akan mencari di tempat lain lagi pula pekerjaan tidak hanya ada di perusahaan ini saja" ucap Hendra
__ADS_1
"Silahkan" ucap Tania santai
Dia tidak akan rugi jika kehilangan pekerja seperti mereka. Jika Hendra dan Reno tidak menerima pekerjaan itu maka mereka sendiri lah yang rugi bukan dirinya