
"Ini semua surat suratnya" ucap Reno dengan memberikan beberapa dokumen pada seorang wanita yang telah membeli perusahaannya itu
"Baiklah dan jika boleh saya ingin kalian besok datang ke perusahaan ini untuk menyambut atasan saya" ucap Lusi
"Baiklah" ucap Reno
"Saya berterima kasih sekali karena sudah mau membeli perusahaan ini" ucap Reno
"Saya permisi dulu" ucap Lusi dan pergi dari perusahaan itu
Reno menatap sekeliling ruangannya. Mungkin ini yang terakhir kalinya dia menginjakkan kakinya di ruangan itu. Ruangan tempat dia bekerja, ruangan kebesarannya dan itu semua akan menjadi tinggal kenangan
Pria itu keluar dari ruangannya dan turun ke lantai dasar. Di perusahaan itu hanya tinggal beberapa karyawan saja
"Tuan Reno" panggil asisten Reno
"Iya?"
"Apa bener perusahaan ini bangkrut" tanyanya
"Iya dan saya sudah menjual perusahaan ini besok bos kalian yang baru akan datang" ucap Reno
"Sayang sekali padahal perusahaan ini dulu sangat maju" ucap asisten Reno
"Itu dulu bukan sekarang" ucap Reno dengan tersenyum getir
__ADS_1
"Saya pergi dulu" Reno keluar dari perusahaan itu dan mengendarai mobilnya menuju kediaman Kusuma
Citt
Dalam hitungan menit Reno sampai di rumahnya itu. Pria itu berjalan masuk ke dalam rumah dan terlihat jika banyak barang yang sudah di bereskan
Karena sebentar lagi mereka juga akan menjual rumah kebanggaan mereka itu meskipun dengan berat hati karena mereka juga harus membayar hutang hutang mereka
"Sudah selesai semua ma" tanya Reno
"Sudah" Adelia duduk di atas ranjangnya dengan lesu. Dia berat sekali meninggalkan kehidupannya yang dulu. Kehidupan mewah dan di penuhi dengan banyak harta
"Mama gak siap hidup miskin" ucap Adelia
"Reno kamu sudah mendapatkan uang dari penjualan perusahaan?" tanya Hendra
Tok..tok..tok..
Reno membuka pintu rumahnya karena saat ini semua pelayan sudah mereka pecat semua karena tak mampu membayar
"Pak Angga silahkan masuk" ucap Reno mempersilakan orang yang akan membeli rumahnya itu
Pak Angga duduk di sofa ruang tamu dan menatap sekeliling rumah yang akan ia beli
"Lumayan juga bagaimana? Dengan harga yang sudah kita tetapkan kan" tanya Pak Angga
__ADS_1
"Iya"
Pak Angga mengeluarkan uang yang sudah ia letakkan di dalam koper. Reno memberikan sertifikat rumahnya pada Pak Angga
"Saya mau besok rumah ini sudah kosong" ucap Pak Angga
"Baik Pak terima kasih" ucap Reno
Pak Angga keluar dari rumah yang sudah resmi menjadi miliknya itu untuk memberi kesempatan pada Keluarga Kusuma membereskan barang barang mereka
Adelia menatap kosong kepergian Pak Angga. Dia dan Hendra menyimak interaksi antara Pak Angga dengan Reno
Kini mereka benar benar kehilangan segalanya. Nama baik, harta, jabatan, semuanya seolah sudah hilang dari hidup mereka
Reno menaiki satu persatu anak tangga dan menghampiri mama dan papanya
"Kita harus pergi dari sini" ucap Reno
"Tapi mama gamau pergi dari sini" ucap Adelia lirih
"Ma kita harus pergi dari sini rumah ini bukan lagi milik kita" ucap Reno
Akhirnya mereka bertiga membawa barang barang mereka dan pergi meninggalkan rumah itu. Adelia menatap ke arah rumahnya dengan dalam dia tidak rela jika harus pergi dari sana
"Ayo ma" ajak Reno setelah memasukkan semua barang barang mereka ke dalam mobil
__ADS_1
Bahkan mobil mereka pun sudah mereka jual semua dan hanya tersisa satu untuk pergi kemanapun