Dendam Menantu Yang Tak Di Anggap

Dendam Menantu Yang Tak Di Anggap
Bab 51


__ADS_3

Seluruh anggota keluarga Efendi berkumpul di meja makan dan sarapan bersama. Wijaya dan Gio mereka sudah bersiap dengan pakaian rapi karena mereka berdua akan pergi ke kantor


"Kau tidak akan ke kantor Tania?" tanya Gio


"Kayanya enggak dulu kalau aku ke kantor siapa yang jaga anak aku" ucap Tania


"Disini banyak pelayan dan juga ada kak Melani" ucap Gio


"Iya juga sih tapi...." ucap Tania ragu


"Biar anak kamu sama mama" ucap Melani


"Yaudah deh aku siap siap dulu" Tania menghabiskan roti yang ia buat kemudian masuk ke dalam kamarnya. Hari ini dia akan pergi ke perusahaan yang di bangun Gio untuk dirinya


Tania duduk di meja riasnya yang sudah terisi dengan beragam skin care mahal. Wanita itu memoles sedikit make up di wajahnya


Wanita itu terlihat jauh lebih baik dan begitu berbeda. Kali ini Tania terlihat sangat cantik dan begitu anggun dengan pakaian mewah yang ia kenakan


High heels milik Tania berbunyi nyaring saat berbenturan dengan lantai rumah itu. Tania masuk ke dalam lift dengan menggendong putranya itu


"Ma aku titip anak aku ya" ucap Tania dengan menyerahkan anaknya itu


"Iya kamu tenang aja fokus kerja dan balaskan dendam kamu pada Keluarga Kusuma" ucap Melani dan Tania mengangguk


"Itu sudah pasti kita tinggal menunggu waktunya saja" ucap Tania

__ADS_1


"Ayo kita hampir terlambat" ajak Wijaya


Wijaya, Gio dan Tania berangkat ke perusahaan mereka masing masing dengan menggunakan mobil yang berbeda.


Tania mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang memecah jalanan kota yang cukup padat karena di jam jam segini banyak sekali orang yang pergi bekerja, sekolah, dan melakukan aktivitas lainnya


Dalam waktu dua puluh menit Gio dan Tania sampai di perusahaan besar milik Tania. Pria itu mengantarkan keponakannya ke perusahaan miliknya.


...Cordelaucx Corp ...


Nama yang tertera di depan gedung pencakar langit itu. Tania dan Gio berjalan beriringan masuk ke dalam gedung tersebut dan ternyata seluruh karyawan berkumpul menyambut mereka


"Om Gio menyuruh mereka berkumpul" tanya Tania


"Iya sengaja buat nyambut kamu" ucap Gio


"Selamat datang di perusahaan ini"


"Dan kenalkan Tania dia Lusi asisten kamu dia yang akan membantu kamu" ucap Gio


"Terima kasih om" ucap Tania


"Yaudah om balik dulu ke perusahaan" ucap Gio


Gio pergi meninggalkan perusahaan Tania dan pergi menuju ke Efendi Group. Sedangkan Wijaya dia kembali ke perusahaannya yaitu WM Corp. Para karyawan lama yang sudah mengenal Wijaya tentu saja mereka antusias menyambut kedatangan bos lamanya itu

__ADS_1


.


Tania duduk di kursinya dengan menatap Lusi yang sedang menjelaskan apa saja yang harus dia kerjakan. Jangan salah! Sejak di bangku SMP Tania sudah di ajari oleh Wijaya tentang ilmu bisnis


"Apa nona Tania sudah paham" tanya Lusi dan Tania mengangguk


"Saya sudah paham dengan yang kau jelaskan jika ada yang tidak aku pahami nanti aku akan bertanya" ucap Tania


"Baiklah saya permisi kembali ke ruangan saya" ucap Lusi


Tania membuka laptop nya dan memulai bekerja. Wanita itu fokus mengerjakan semua pekerjaannya dengan benar benar rapi


.


...Di Kediaman Kusuma...


"Harusnya cucu ku berada disini" ucap Adelia dengan memegang box bayi yang sudah ia beli untuk anak dari Tania


"Udahlah ma buat apa sih di tangisin" ucap Hesti


"Mama mau kamu cepet cepet hamil" ucap Adelia


"Tapi sampai sekarang aku belum hamil ma gimana dong" ucap Hesti dan keluar dari ruang bayi yang di siapkan oleh Adelia itu


Hesti duduk dengan kasar di sofa ruang keluarga.

__ADS_1


Oh ya apa kabar dengan anak Tania ya yaudah deh biarin aja paling paling nanti juga di adopsi sama orang penting Tania dan Reno gak tau jika anak mereka masih hidup batin Hesti dengan tersenyum licik


__ADS_2