Dendam Menantu Yang Tak Di Anggap

Dendam Menantu Yang Tak Di Anggap
Bab 32


__ADS_3

Hari demi hari berlalu begitu saja di lalui Tania seperti biasanya. Apalagi jika bukan dengan setumpuk pekerjaan


Sedangkan dari hari ke hari gosip tentang keluarga Kusuma semakin menjadi jadi sejak kedatangan Tania pada acara itu


Banyak yang mengatakan jika Tania adalah orang setres yang mengaku ngaku menjadi istri dari Reno


Ada pula yang mempercayai ucapan Tania dan menganggap bahwa Adelia telah menyembunyikan status Tania karena mereka menikah di akibatkan Tania yang sudah hamil


Dan ada pula yang menyebut jika Tania adalah selingkuhan Reno. Benar benar gila hingga hal itu membuat Hendra, Adelia dan Reno di buat pusing untuk menyelesaikan masalah itu


Bahkan di setiap acara topik pembahasannya adalah selalu keluarga mereka. Tania yang tidak mengetahui apapun tetap santai dan tidak ambil pusing. Pekerjaannya saja sudah membuatnya lelah apalagi untuk memikirkan hal semacam itu


"Lihat ini!! Gara gara ulah kamu semuanya jadi berantakan" bentak Adelia dengan meletakkan ponsel mahalnya di depan Tania


Tania meletakkan setrika yang ada di tangannya dan melihat berita yang sedang tranding di media sosial


"Lalu?" tanya Tania santai


"Heh enteng banget kalau ngomong ini semua gara gara kamu tau" ucap Adelia dengan nada tinggi


"Udah tante percuma juga ngomong sama dia gak ada gunanya" ucap Hesti dan membawa Adelia pergi

__ADS_1


"Baguslah itu pelajaran pertama buat mereka" ucap Tania dan melanjutkan pekerjaannya


Hesti dan Adelia duduk di sofa ruang keluarga. "Tante bener bener pusing gimana caranya biar nama baik keluarga Kusuma itu kembali bersih" ucap Adelia


"Gini aja tante karena orang orang sudah tau jika aku adalah tunangan Reno gimana kalau aku nikah sama Reno maka dari itu mereka semua akan menganggap Tania hanya berbohong" ucap Hesti memberi saran


"Boleh juga tuh" ucap Adelia menyetujui


"Reno harus mau menikah dengan kamu"


.


.


Dirinya baru saja pulang dari kantor dan sekarang sudah di seret masuk ke dalam ruang kerja papanya


Disana Hendra sedang duduk santai di atas kursi kebesarannya itu. Tangan Hendra yang terselip cerutu yang menghasilkan asap membuat Reno terbatuk


"Ada apa" tanya Reno


Hendra mematikan api di cerutunya itu dan menatap Reno tajam

__ADS_1


"Kau harus menikah dengan Hesti" ucap Hendra


"What!! Gak pa aku gak setuju" ucap Reno


"Reno!! Ini demi nama baik keluarga kita" ucap Adelia


"Aku gak perduli ma aku tidak akan menikah dengan Hesti apapun yang terjadi" ucap Reno tetap pada pendiriannya


"Reno emang kamu mau perusahaan hancur dan nama kamu jadi jelek di mata orang orang" tanya Hendra


"Tapi tidak dengan menikahi Hesti pasti ada cara lain untuk masalah ini ma" ucap Reno


"Gak gak gak kamu harus tetep menikah dengan Hesti mama mau menantu yang seperti Hesti bukan Tania" ucap Adelia


"Jika tidak kau harus berpisah dengan Tania" ancam Hendra


"Itu gak akan terjadi pa aku dan Tania tidak akan bisa pisah karena Tania saat ini sedang mengandung anak aku" ucap Reno


"Apapun yang terjadi Reno tidak akan mau menikahi Hesti" tegas Reno lalu keluar dari ruang kerja papanya itu dan masuk ke dalam kamarnya


"Akhhh sial kenapa sih Reno itu keras kepala banget" ucap Adelia frustasi

__ADS_1


"Kita harus melakukan sesuatu" ucap Hendra dengan ide licik di dalam otaknya


__ADS_2