
Pukul 18:00
Di kediaman Kusuma
Reno tengah bersiap dengan rapi pria itu terlihat tampan malam ini. Jas hitam yang melekat di tubuhnya serta pakaian mewah yang lainnya yang ia kenakan semakin menambah ketampanannya
"Kamu akan berangkat" tanya Tania
"Iya" ucap Reno
Dan pada akhirnya Mas Reno tetap tidak bisa tegas dia dikalahkan oleh mama dan papanya. Jika seperti ini entah sampai kapan aku bisa bertahan batin Tania
Tania membuka lemarinya wanita itu menatap dalam semua isi lemarinya. Haruskah dia melakukan itu
"Aku berangkat dulu" ucap Reno
Tania hanya mengangguk dan menatap kepergian Reno. Wanita itu beralih pada area balkon kamarnya yang memperlihatkan suasana di halaman depan kediaman Kusuma
Mata wanita itu memicing saat melihat Reno keluar dari dalam rumah. Namun bukan itu masalahnya yang ia permasalahkan adalah Hesti yang bergelayut manja di lengan suaminya
Mata Tania memanas dia sudah tak sanggup lagi menahan semuanya. Wanita itu kembali masuk dan menuju almarinya
.
.
Perjalanan yang memakan waktu sekitar tiga puluh menit dari kediaman Kusuma menuju gedung tempat pesta di adakan
__ADS_1
Reno dengan Hesti di sampingnya yang tak pernah melepaskan pria itu berjalan masuk. Seolah mendapat kesempatan Hesti tak melepaskan kesempatan itu sama sekali
Beberapa pengawal yang berjaga di pintu loby menunduk pada setiap tamu yang datang. Reno, Hesti dan kedua orang tua Reno berjalan masuk ke dalam gedung itu
Terlihat sudah banyak sekali tamu yang datang dan semuanya berasal dari keluarga kalangan atas
"Adelia" sapa seorang wanita yang merupakan teman Adelia
"Eh Reno ini tunangan kamu yang dulu itu kan? Yang siapa itu? Ah Hesti" ucap teman Adelia
"Iya tante" jawab Hesti
"Hai kamu yang model terkenal itu kan wah hebat ya kamu bisa jadi tunangan Reno pembisnis muda yang sedang naik daun" puji wanita itu
"Ah tante bisa aja" ucap Hesti
"Dia bukan... awss" ucap Reno yang hendak membantah namun sudah terkena cubitan dari sang mama
"Saya duluan ya"
Setelah memastikan teman Adelia itu benar benar pergi Adelia langsung menatap tajam pada putranya
"Kamu jangan macem macem deh" ucap Adelia
"Tapi yang dia omongkan itu salah aku sudah bukan lagi tunangan Hesti" ucap Reno
"Ya mama tau tapi pura pura aja khusus untuk di acara ini" ucap Adelia dan menggandeng Hendra masuk ke dalam tempat acara
__ADS_1
Mereka berempat berjalan melewati karpet merah yang tergelar indah di lantai menuju salah satu tempat yang sudah di sediakan
Tak lama menunggu acara pun di mulai. Sang pembawa acara pun memulai membacakan rangakian acara yang akan di langsungkan
Pertama adalah acara sambutan yang di lakukan oleh sang pemilik acara yang mengadakan acara tersebut
Kemudian di lanjutkan dengan acara pembacaan siapa yang mendapatkan award pembisnis muda pada tahun ini
"Dan pembisnis muda tahun ini di dapatkan oleh......" ucap sang MC
Semua orang menatap dengan serius sang pembawa acara itu
"Delio Reno Putra Kusuma dari Kusuma Group" ucap sang MC
Reno tersenyum saat mendengar namanya di sebut. Pria itu berjalan maju untuk mengambil piala penghargaan untuknya
Tepuk tangan dari para tamu begitu meriah meniringi langkah Reno
"Selamat ya tuan Reno"
"Terima kasih"
"Saya berterima kasih sekali pada orang tua saya dan juga orang orang yang telah mendukung saya hingga saya bisa sampai di titik ini" ucap Reno
Reno kembali pada bangkunya setelah mengucapkan sepatah kata.
"Tentu saja dari keusksesan tuan Reno ada pasangannya yang mendampingi dirinya. Mari kita sambut nona Hesti yang merupakan tunangan dari tuan Reno" ucap sang MC
__ADS_1
Hesti tersenyum bahagia dia benar benar menjadi terhormat saat dia diakui sebagai tunangan dari Reno. Wanita itu berdiri hendak melangkah ke depan
Dengan penuh percaya diri Hesti maju sebagai tunangan Reno. Tanpa tau malu jika Reno sudah memiliki istri yang tak lain adalah Tania