
"Tante Adelia" panggil Hesti
Adelia menoleh dan mendapati Hesti yang tengah berdiri di hadapannya
"Apa bener yang tante katakan di telfon" ucap Hesti
"Bener sekarang Tania hamil" ucap Adelia
"Sial!! Bisa bisa perhatian Reno teralihkan semua" ucap Hesti mengumpat
"Maka dari itu kamu harus bisa secepatnya mengambil hati Reno lagi" ucap Adelia
"Tapi susah tante Reno aja aku aja keluar bareng selalu nolak" ucap Hesti kesal
"Ya makanya kamu harus bisa usaha lebih keras lagi" ucap Adelia
Hesti menatap ke arah dalam rumah dimana Tania sedang duduk santai. Alis wanita itu saling bertaut
"Tante" panggil Hesti
"Apa"
"Itu kenapa tante biarin aja sih Tania santai santai" ucap Hesti tak terima
"Karena permintaan Reno" ucap Adelia dengan menghembuskan nafas kesal
"Tapi sekarang kan Reno gak ada di rumah tante jadi dia gak akan tau" ucap Hesti
"Iya juga sih" ucap Adelia
__ADS_1
"Tapi kalau dia mengadu?"
"Tenang aja kita bisa ancam dia gadis kampungan itu bisa apa" ucap Hesti dengan senyum tersungging
Wanita itu melangkah masuk ke dalam rumah dan mendekati Tania
"Heh!! Enak banget ya santai santai" cibir Hesti
"Ya enak lah ini rumah suami ku kok" balas Tania santai
Hesti terdiam seketika namun ego nya yang memintanya untuk melawan karena dia tak ingin kalah begitu saja
"Mending kamu beresin rumah ini kamu bisa lihat sendiri rumah ini berantakan" ucap Hesti setengah berteriak
"Males beresin aja sendiri" ucap Tania
Kini wanita itu membentak menantunya. Dia tidak akan tinggal diam Hesti di lawan seperti tadi
"Ikuti kata kata Hesti" perintah Adelia
"Memang dia siapa yang kata katanya harus selalu di turuti" bantah Tania
Dia sudah lelah diam saja selama ini. Dia juga butuh perlawanan
"Tania!! Kerjakan apa yang di perintahkan Hesti atau aku akan..." ancam Adelia
"Akan apa ma aku menantu mama bukan pelayan mama" bantah Tania
"Tapi kamu adalah menantu yang tidak pernah mama inginkan" ucap Adelia setengah berteriak
__ADS_1
Tania hanya terdiam dia sudah menduga kata kata itu akan terlontar dari mulut Adelia
"Kerjakan sekarang atau aku sakiti anak yang ada di kandunganmu" ancam Adelia
Tania tak habis pikir dimana hati nurani Adelia. Bahkan untuk menyakiti cucunya sendiri pun akan ia lakukan
"Tapi ini cucu mama" ucap Tania
"Aku gak peduli sekarang sapu lalu pel seluruh sudut rumah ini habis itu cuci pakaian" perintah Adelia
Tania hanya bisa menahan air matanya saja. Wanita itu pergi menuju belakang untuk mengambil sapu dan pel
Sedangkan Hesti dan Adelia duduk manis di atas sofa. Dia di perlakukan layaknya pembantu di rumah suaminya sendiri
Setelah menyapu, Tania langsung mengepel lantai rumah megah itu. Tentu saja itu butuh waktu yang cukup lama karena besarnya rumah ini
Hesti yang semula santai sambil meminum jus nya menatap ke arah Tania yang sedang mengepel lantai
Dengan sengaja wanita itu menumpahkan minumannya ke lantai
"Ups maaf Tania ini kotor loh cepet pel nanti kepleset" ucap Hesti kemudian tertawa
Tania menatap tajam ke arah Hesti kemudian mengepel lantai yang kotor itu
"Aduh aduh itu dong yang bersih napa gitu aja gak becus" ucap Hesti
Wanita yang berprofesi sebagai model cantik yang sekarang lagi hits itu tertawa melihat Tania yang di perlakukan sebagai pelayan itu
"Mending aku ke kantor Reno deh" ucap Hesti dan pergi dari rumah itu
__ADS_1