
"Hesti jangan kabur kamu" teriak Adelia
Hesti melangkah dengan cepat sambil membawa kunci mobil di tangannya. Wanita itu langsung masuk ke dalam mobilnya dan menancap gas meninggalkan kediaman Kusuma
Adelia ikut masuk ke dalam mobil miliknya sendiri dan mengikuti mobil Hesti.
"Aku gak akan biarin kamu lolos gitu aja" ucap Adelia penuh penekanan dan menancap gas
"Dasar menantu kurang ajar harusnya kamu tidak menikah dengan Reno" ucap Adelia menyesali perbuatannya sendiri
Wushh
Kedua mobil itu melaju dengan cepat dan saling kejar mengejar. Hesti memilih jalanan yang sepi agar dia bisa bebas mengendarai apalagi sampai terjebak macet yang akan membuatnya tertangkap oleh Adelia
Hesti menoleh ke arah belakang dan ternyata Adelia masih mengikutinya. Wanita itu menambah kecepatannya agar bisa lolos dari Adelia
"Kamu gak akan pernah lolos Hesti" ucap Adelia dengan senyum miring
Hesti melajukan mobilnya masuk ke jalanan yang cukup ramai dengan pengendara. Adelia tetap berada di belakang mobil Hesti tepat tanpa bisa menyalip wanita itu
Adelia menjajarkan mobilnya dengan milik Hesti agar bisa memberhentikan wanita itu
"Berhenti kamu" teriak Adelia
"Gak akan!! Mimpi dulu kamu Adelia hahahaha" teriak Hesti dan menambah kecepatan
Wanita itu menyerempet mobil Adelia hingga membuat Adelia harus banting setir dan menabrak trotoar
__ADS_1
Brak
Kepala Adelia terbentur dengan keras pada setir mobilnya hingga mengeluarkan darah segar dari dahi wanita itu
Hesti menatap ke arah belakang dan dia tertawa puas setelah melukai Adelia.
"Kau akan mati Adelia" ucap Hesti dan tertawa
Beberapa orang mulai mendekati mobil Adelia dan menolong wanita itu. Adelia langsung di larikan ke rumah sakit terdekat oleh para warga
Hesti kembali menatap ke arah depan dan matanya langsung terbelalak karena sebuah truk besar berada di depannya tepat
"Astaga rem nya!! Rem!!" teriak Hesti histeris
**Brak
Mobil Hesti tertabrak dengan keras oleh truk itu hingga terseret beberapa meter sampai pada akhirnya menabrak sebuah pohon besar yang langsung tumbang mengenai mobil Hesti
"Astaga" pekik beberapa warga disana yang menyaksikan kecelakaan yang begitu mencengkam
.
.
Sirine ambulan menggema di jalanan kota. Mobil itu melewati beberapa kendaraan yang menepi memberi jalan pada ambulan yang lewat
Di dalamnya ada Hesti yang sedang sekarat akibat dari kecelakaan itu. Dalam waktu hitungan menit Hesti di larikan ke rumah sakit yang sama dengan Adelia
__ADS_1
"Syukurlah kondisi anda baik baik saja dan hanya terluka sedikit" ucap dokter itu
"Makasih ya dok" Adelia memegangi keningnya yang masih terasa sangat nyeri itu
Adelia turun dari atas brangkar untuk kembali pulang. Wanita itu di kejutkan dengan kedatangan Reno juga Hendra yang menjemput dirinya
"Mama gak kenapa napa kan" tanya Reno panik
"Mama gapapa ini semua gara gara Hesti. Dia wanita ular, dia licik!!" ucap Adelia
"Dokter!! Dokter" teriak beberapa perawat dengan mendorong sebuah brangkar yang membawa seseorang yang sedang sekarat
"Ada apa"
"Ini pasien kecelakaan tadi dan kondisinya sekarang lagi sekarat" ucap perawat itu
"Bawa ke ruang ICU" ucap dokter itu
Adelia, Reno dan Hendra menoleh menatap siapa yang ada di brangkar itu. Mereka terkejut saat melihat Hesti yang terbaring lemah di atas brangkar dengan penuh darah di sekujur tubuhnya
"Itu Hesti..." ucap Adelia tak percaya
Mereka mengikuti Hesti yang di bawa masuk ke ruang ICU
"Ada apaa dengan dia" tanya Adelia penasaran
"Dia korban kecelakaan sebuah truk besar" ucap perawat itu dan masuk ke ruang ICU untuk melakukan penanganan
__ADS_1