Dendam Menantu Yang Tak Di Anggap

Dendam Menantu Yang Tak Di Anggap
Bab 5


__ADS_3

Malam harinya pesta pernikahan di gelar dengan begitu meriah. Meskipun bagi Adelia itu hanyalah pesta kecil kecilan saja di matanya


"Reno menikah karena sebuah kesalahan" ucap Hendra


"Papa gak suka dengan dia papa ingin menantu yang setara derajatnya dengan kita" lanjut Hendra


"Lalu papa pikir mama juga setuju gitu" ucap Adelia sewot


"Bukannya dari awal mama juga udah nolak tapi mau bagaimana lagi dari pada nama baik keluarga kita tercoreng" ucap Adelia


"Lalu bagaimana dengan dia apa dia harus kita singkirkan" ucap Hendra


"Maksud papa kita minta Reno buat ceraikan dia gitu" tanya Adelia


"Iya"


"Boleh juga nanti mama bilang sama anak itu untuk menceraikan istri kampungannya itu" ucap Adelia sinis


.


.


.

__ADS_1


"Ma aku pamit dulu ya papa sama mama jaga diri baik baik" ucap Tania yang harus pergi dari rumahnya karena akan ikut suaminya


"Iya kamu juga jaga diri baik baik kalau ada apa apa bilang sama mama" ucap Melani


Melani mencium sekilas kening putrinya sebelum Tania masuk ke dalam mobil mewah milik Reno


Perlahan mobil itu meninggalkan kediaman Pak Wijaya dan menyusuri jalanan kembali ke kota


Selama perjalanan suasana hanyalah hening tak ada pembicaraan sedikit pun baik itu dari Reno, Tania, Adelia maupun Hendra


Dua jam kemudian mobil yang di kendarai oleh Reno berhenti pada sebuah rumah mewah milik Keluarga Kusuma


Adelia langsung turun dari mobil dan langsung masuk ke dalam rumah begitu saja. Rumah dengan nuansa putih yang begitu luas begitu terlihat mewah dan elegan


"Kita masuk yuk" ajak Reno dengan membawakan koper milik Tania


Reno membawa Tania masuk ke dalam kamar miliknya. "Kalau mau istirahat kamu istirahat aja kalau butuh sesuatu bisa minta sama pelayan" ucap Reno dengan tersenyum


"Makasih" ucap Tania dengan membalas senyum manis pria itu


Reno keluar dari dalam kamarnya dan duduk santai di ruang keluarga sambil membaca beberapa laporan dari perusahaan


"Reno" panggil Adelia datar

__ADS_1


"Ada apa ma" tanya Reno sambil meletakkan cangkir kopi yang ada di tangannya


"Kamu mau kan menuruti permintaan mama" tanya Adelia


"Reno mau aja sih asal itu yang tidak menjurus pada hal yang buruk" ucap Reno


Adelia meneguk ludahnya kasar belum saja dia bicara tapi Reno sudah tau jika yang akan dia bicarakan adalah sesuatu yang buruk


"Ceraikan Tania" ucap Adelia


"Ma! Bagaimana bisa mama meminta aku untuk menceraikan Tania sedangkan pernikahanku saja baru beberapa hari yang lalu di laksanakan" ucap Reno menolak


"Tapi mama ingin menantu yang setara dengan keluarga kita bukan seperti Tania" ucap Adelia


"Maaf ma tapi untuk hal ini Reno tidak akan pernah menuruti permintaan mama" ucap Reno dan pergi meninggalkan mamanya


Tanpa mereka sadari Tania mendengar pembicaraan mereka berdua dari balik dinding karena dirinya haus dan turun ke lantai dasar untuk mengambil air mineral


Deg


Beberapa hari setelah pernikahannya dirinya mengetahui jika dirinya bukanlah menantu yang di harapkan oleh mertuanya. Hal itu mungkin Tania memakluminya karena dasar dari pernikahan itu adalah karena bentuk pertanggung jawaban Reno


Namun Tania lebih tidak menyangka lagi jika sampai mertuanya meminta Reno untuk menceraikan dirinya

__ADS_1


Tania mengusap air mata yang lolos dari kedua mata indahnya dan kembali ke kamar tanpa ada yang tau


__ADS_2