
Setelah melaksanakan sholat subuh Lisabah memilih membaca Qur'an ,degan membaca Qur'an bisa menenangkan setiap hati yang sedang bimbang dan menjernikan pikiran .Itulah yang Lisbah butuh saat ini ,ia perlu membaca Al-Quran untuk menenangkan hati dan jiwanya yang sedang tertekan.Setelah membaca Al-Quran Lisbah meletekanya dan menganti mukena Lalu meletakanya pada tempatnya.
Terdengar ketukan pintu kamarnya.Assalamualaikum Lizbah...Boleh umi masuk ? Ucap sang umi dibalik pintu kamarnya.Lisbah bergegas membuka pintunya.
Waalaikumus salam umi ..! Lisbah mencium lembut tangan uminya . Ayo Mi ,masuk dulu..Lisbah memapah uminya kedalam kamar lalu keduanya duduk dikasur Lisbah.
Amalia duduk memerhatikan Lisbah ,perlahan ia mengelus lembut puncuk kepalanya.Kau baik-baik saja nak ? Tanya Amalia ,ia tahu apa yang sedang dialami putrinya sekarang ini.Lisbah menganguk ia tidak berani menatap dan menjawab pertaanya uminya.
Umi..Lisbah sudah memutuskan untuk melanjut S2 Lisbah .Lisbah akan ke khairoh melanjutkan pendidikan Lisbah ,ucapnya menatap sang umi.
Amalia manarik napas beratnya , Jika itu keputusanmu ,umi ikut saja .umi berharap kamu bisa menerima semuanya dan melupakan dia..Dia sudah menjadi suami adik mu ,Dia sekarang adalah suami sahnya Alizah.Umi harap rasa cintamu itu hilang dan tergantikan oleh seseorang yang memang ditakdirkan untukmu,tutur Amalia memandang sejuk Lisbah. Amalia dan Fikri keduanya mengetahui perasaan yang dirasakan Lisbah pada Faiz .Lisbah telah menyimpan rasa padanya sejak dulu ,bahkan jau sebelum perjodohanya dilakukan.Kala itu ketika perjodohanya dilakukan Lisbah mengetahuinya dan berharap Faiz memilihnya ,Namun hatinya kembali hancur ketika Faiz memilih sang adik sebagai orang yang akan dijodohkan denganya,Lisbah dapat melihat tatapan suka pada Faiz.Dari situ Lisbah membenarkan suatu ucpan " Uhibbuka fillah " Sesorang mencintai karna Allah dan Allah lah yang mengerakan hati setiap hambanya dan memunculkan benih-benih cinta untuk keduanya.
Kita akan ke kediaman Faiz ,disana akan diadakan resepsi pernikahanya,tutur Amalia.Bersiap-siaplah .Lisbah menganguk ,entah dirinya kuat atau tidak namun ia harus tetap menerima takdir yang telah ditentukan tuhanya.Amalia mencium kening Lisbah lalu keluar dari kamarnya ,ia harus menyiapakan persiapan Untuk anaknya yang satunya Lagi.
Lisbah menatap pungung uminya yang sudah menghilang dibalik pintu.Tanpa sadar air matanya berhasil lolos dari sudut matanya.
***
Alizah duduk memerhatikan keadaan seisi kamar,dia tak menyangka sekarang ia telah berbagi kamar dengan seorang laki-laki bahkan berbagi ranjang semuanya seperti mimpi,kehidupanya berubah dalam semalam.
Istri..seorang istri ! ucapnya larah,saking melamunya Alizah tak menyadari kedantangan Faiz.
Dek..diminum dulu minumanya ! ucapnya membubarkan lamunan Alizah.Faiz menyodorkan minumanya ke mulut Alizah dan diminumnya tanpa penolakan seperti biasanya.
__ADS_1
Adek baca bismillah ngak ? tanya Faiz.Engak ,gua gak baca ,saut Alizah.Kenapa adek ngak baca ,adek..semua yang kita dapat ,semuanya pemberian Allah yang harus kita syukuri , setan senang Loh Adek ngak baca doanya,tutur Faiz.
Aduh..buset telingan gua sakit dah dengarinya.gumam Alizah kesal.Nanti gue baca ,tadi lupa soalnya ,sautnya berbohong.
Apa yang kau tertawakan ? ucapnya pada Faiz yang tersenyum-senyum menahan tawa.Tentu saja Faiz merasa lucu melihat Alizah yang jinak tidak seperti biasanya.
Aku tertawakan ibu negara ! sautnya menatap Alizah yang kebingungan mendengar ucapanya.
Alizah mengerutkan keningnya.Siapa ibu negaramu ? jangan main-main denganku ,kau mau dihajar ! timpalnya kesal.
Astagfirullah ! Dek dengar ... kau mau menjadi istri yang dimasukan kedalam lumpur dosa ! ucapnya menatap Alizah,entah Faiz serius atau tidak dengan ucapanya itu ..
Alizah melototkan matanya " Pusing amat ,amat aja gak pusing ! ucapnya memutar mata jengah.
Engak..kan udah dibilang tadi hanya batuk biasa ,Gua ngak selemah itu kali ,Sautnya Menatap Faiz suaminya .
Kenapa ? tanya Faiz melihat tatapan Aneh Alizah . Gua pinjam Ponsel Loe dong ! Rayu Alizah ,Sudah mau hampir sebulan Dia tidak bertukar kabar degan teman-temanya.
Iya nanti kakak kasih , tapi skrang...Gua mau sekarang ,kasih pinjam aja ngak bisa ? Cuman pinjam ngak ambil pula . Celetoh Alizah.
Faiz menarik Nafas pelan. Darimana adek belajar cara melawan suami seperti ini ! Adek mau melawan ..? Ucap Faiz kali ini ia kelihatan serius ,bagaimanapun Faiz tidak ingin Istrinya terjerat dosa ,sebagai istri yang durhaka.
Kakak tidak kasih kamu pinjam ,bergegaslah bersih-bersih ,umi dan abi kita juga sekeluarga sedang bersiap-siap .Sedikit lagi umi datang ,ucapnya lalu mengelus lembut kepala Alizah.Mereka akan segerah berangkat kekediaman Faiz untuk resepsi pernikahanya.
__ADS_1
Alizah diam menatap Faiz yang memasuki kamar mandi .AHHHH...teriak Alizah lirih,ingin rasanya ia berteriak kepada semua orang bahawa dia menolak semua ini ,ialah yang tersiksa atas pernikahan ini .Jujur Alizah merasa tertekan didalam lubuk hatinya yang paling dalam.
Tak lama umi Amalia dan umi Zenah mertua Alizah datang diikuti dengan beberapa orang sepertinya mereka adalah perias . Assalamualaikum...ucap mereka yang berdiri dimuka pintu kamar ,pintu kamarnya terbuka Faiz tadinnya tidak sempat menutupnya.
Waalaikum salam ,jawab Alizah.Mereka pun masuk kedalam menghampiri Alizah yang masih duduk diatas sajadah lengkap dengan mukenanya.
Subhanllah..Alizah anak mama,ucap Amalia mencium kening Alizah,Faiz lelaki yang tepat untuknya ,ia dapat membimbing Alizah menjadi istri Yang sholehah,semoga saja.
Amalia dan umi Zenah ,uminya Faiz memapah Alizah untuk duduk dikasurnya.Umi Zenah mengelus lembut kepala Alizah dan menciumnya,Alizah dapat melihat senyum tulus kebahagiaan dimata wanita yang telah berstatus sebagai istrinya itu.
Semoga kamu selalu diberi kesehatan oleh Allah, tuturnya .Dimana Faiz nak ? tanya umi Zenah.Emm..Faiz ,Faiz..dikamar mandi ! sautnya.
Kamu bergegaslah ,mereka akan meriasmu ! Ucap Amalia pada dua orang periasnya yang satu berdiri dengan alat make upnya dan yang satunya lagi fokus pada patung yang diselipkan gaun pengantin yang Indah.
Tidak lama Faiz keluar dari kamar mandi .Faiz telah lengkap dengan kaosnya.Umii..!! Faiz menghampiri kedua uminya dan menyalami mereka satu persatu.
Faiz kamu juga bersiap-siaplah ,ucap uminya Faiz ,Faiz menganguk dan kembali menatap Alizah yang menaruh tatapan tidak suka padanya.Faiz mengambil setelan baju jas lengkap dan berlalu memasuki kamar sebelah ,kamar tamu yang ditempati umi dan abinya.
******
jangan lupa like & komentarnya 😉
juga votenya unutuk menyemangati Author 😉💕
__ADS_1