Diakah Imamkuu

Diakah Imamkuu
Perkelahian Berlanjut


__ADS_3

Setelah melewati beberapa gedung dan halaman sekolah ,akhirnya terlihat segerombolan orang ,mereka terlihat mengepung membentuk bundaran besar.


keadaan begitu ramai dan heboh,para murid cewek terlihat ketakutan dan sedikit menjerit.


Menyadari kedatangan alizah,sebagaian dari gerombolan itu membagi tatapa mereka antara objek utama dan alizah.


"itu alizah ,itu alizah '


"dengar-dengar setelah melihat video itu kak juna terlihat marah dan langsung menyerang kak faldo'


"Akhirnya datang juga primadona sekolah ini,si biang kerok" mereka pada berbisik ,mengunjing dan mengejek alizah.


Alizah tak perduli dengan tatapan benci dan bacotan mereka ,ia berusaha membelah jalan ,ingin mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.


"Sudah ku ingatkan jangan dekati dia.."terdengar teriak juna yang menjelma di telingan mereka ,termaksud alizah sendiri.


"hemm kita lihat apa yang akan kau lakukan, sang idola para pria !! Mona berdiri di tingkat atas memandang alizah dengan raut penuh kebencian.


B r u u g h.. p la k.."suara pukulan menjelma.alizah mematung menyaksikan semuanya.


"apa apa ,apa yang terjadi ? jelas-jelas pagi tadi keduanya terlihat sangat akrab ,mengapa sekarang juna seperti singa yang ingin melahap musang dimana faldo sebagai mangsanya.


juna terus melayangkan pukulanya,sedangkan faldo tak berniat menyerang balik ,ia menghindar dan menangkis pukulan juna itupun jika sempat.


"aku sudah bilang untuk jauhi dia ,kau bahkan berani bertemu dan berduaan denganya ,apa kau tak mengangap semua ucapanku ? teriak juna yang kelihatan sangat emosi.


"apa apaan ini ! siapa..pertemuan apa yang dia maksud ? alizah semakin bertanya-tanya dalam pikirnya.


p a gh..b u g...b r u gh 'pukulan,tendangan dan tinjuan terus dilayangkan.


Semua yang berada di sekitar lokasi bergedik nyeri ,tak ada satupun diantara mereka yang berani menghentikan perkelahian keduanya.


Dari yang dilihat, junalah yang tak bisa menahan diri. huuftt..' alizah menghembuskan nafas frustasi ,berharap faldo tak terbawa suansa dan menyerang balik.Alizah cukup panik memikirkan hal itu.


"kenapa kau menyerangku ? akhirnya faldo mengangkat bicara.


"Breng*ek !! pughh..'satu pukulan berhasil mendarat tepat di wajah faldo,terlihat darah segar mengalir di sudut bibirnya.


Akibat pukulan itu ,tatapan mata faldo berubah,tatapannya menjadi dingin dan sangat tajam.

__ADS_1


"Dimana kalian ! hei para osis apa yang kalian lakukan ,disini ada keributan dan kalian diam saja ! Alizah berteriak seraya berusaha mencari cela ,berharap menemukan salah satu anggota osis.


"Hei...apa yang kau pikirkan ! kau hanya diam tak bergemim melihat masalah didepanmu ? sergah alizah pada si putri,salah satu anggota osis ,bahkan menempatkan posisi sebagai bendahara osis ,dia hanya berdiri memerhatikan ,memangnya siapa yang berani ikut campur kali ini.


alizah balik menatap faldo dan juna yang sepertinya keduanga terlihat bersungguh-sungguh untuk mengadu skil mereka.


"kamu hanya diam ! alizah mengantungkan ucapanya ,entah apa yang harus dilakukan selanjutnya.


"Hei dimana ketua osis kita yang terhormat ,dimana Heru ? diman dia bersembunyi ! teriak alizah.Disaat itu juga terlihat segerombolan mereka membuka celah,memberikan jalan untuk rombongan Heru yang baru datang.


Heru melangkah maju ,memposisikan dirinya berada ditengah untuk menghentikan aksi baku hantam keduanya.Namun yang terjadi malah lain,juna yang sudah emosian sedari tadi ditambah faldo yang mulai meluap-luap


" P u g h.." semua jadi melonggo,juna melayangkan satu pukulan tepat di wajah tampan heru.


oke gaeza ,kini malah terjadi perkelahian antara ketiganya.Heru yang mendapat pukulan mendadak dari juna tak menerima sedangkan faldo meluap-luap emosinya dengan memukul barder dan juna tentu saja akan membalas balik pukulan keduanya.


***..


kantor


Tiga pria berdiri dengan patuh menghadap kepsol,meraka bertiga langsung berhadapan dengan kepsol dan Bu Oka selaku panitia osis.kegaduhan yang mereka ciptakan cukup membuka celah buruk bagi sekolah.


ketiganya diam tak ada yang bersuara,mau menjelaskan apa ,menjelaskan jika mereka si jagoan yang saling melayangkan tinjuh satu sama lain gitu,kan tidak mungkin.


Pak somat terlihat menghembuskan nafas kasarnya.kepalanya selalu sakit jika mengurus juna salah satu anak didik mereka,dan sekarang bertambah dua.


"Lain kali jangan ulangi lagi kejadian ini ,untukmu Heru bapak kecewa kali ini dengamu ,dan kamu nak 'tunjuk somad pada faldo .


"jangan ulangi lagi kesalahan ini "faldo mengangguk paham.


"juna kamu tetap disini,mendengar pencerahan '


"baik pak "saut juna.Itulah rutinitas juna setiap minggunya jika sedang membuat masalah pasti akan diberikan pencerahan langsung dari pak somad dan Bu Oka.


Sementara itu faldo dan Heru hormat pamit pada keduanya ,pada pak somad dan Bu Oka dan berlalu meningalkan kantor.


setelah dari kantor faldo berjalan menujuh ke kelas alizah,menemani alizah hingga faiz datang ,pikirnya.sedangkan Heru mungkin sudah tancap pulang.


Didalam kelas ,alizah duduk bersmaa elsa juga teman setim basketanya,waktu menunjukan pukul 3 siang.Sebagian siswa sudah pada pulang ke rumah mereka masing-masing.

__ADS_1


"Zah ,dipanggil sana sama kak faldo "ucap Zahra yang tadinya berpapasan dengan faldo di pintu masuk.


Alizah agak kaget mendengarnya ,ia mengarahkan pandanganya pada faldo yang berdiri di pintu masuk.


"Kalian pulanglah duluan"ucap alizah membuat elsa tak berkedip sedangkan yang lainnya melongho.entah zaman apa sekarang ini hingga alizah mengiyakan panggilan seseorang apalagi seorang pria.


Alizah bergegas menghampiri faldo dan menuntut faldo untuk mengikutinya,dia tak ambil pusing dengan keberadaan teman-temanya.


Dihalaman depan sekolah alizah menatap faldo yang duduk di kursi panjang halaman sekolah ,mereka saling berhadapan.


"obati lukamu 'ucap alizah seraya memberikan kotak obat pada faldo,kotak obat yang sempat dimintanya pada elsa tadi.


"tidak perlu ,ini hanya goresan 'saut faldo membuat alizah mendongkak.


"gak kakak atau adik sama saja "gumam alizah saat meningat kembali ucapan faldo yang sama persis dengan faiz.


"huuftt " alizah menghembuskan nafas beratnya.


"bahkan di hutan kala itu kamu juga mengatakan hal ini "omel alizah seraya ikut duduk di kursi panjang berdampingan dengan faldo.


faldo merangkak memberikan jarak dengan alizah.


"hei kemarilah aku akan mengobati luka diwajahmu itu "tutur alizah seraya membuka kotak obatnya,mengambil kapas dan langsung membersihkan goresan di wajah faldo.


"astaghfirullah...ini terlalu dekat " jarak keduanya terlalu dekat bahkan wajah alizah sekaan mau mendarat diwajah faldo.


"Hei jangan bergerak "omel alizah saat faldo merangkak memberi jarak.alizah kembali melanjutkan kegiatan mengobati luka diwajah faldo ,menit-menit berlalu hanya kebungkaman yang terjadi pada faldo.


"hah selesai juga "alizah membereskan kotak obatnya.


"Ehh ? Alizah mengerutkan keningnya.


"wajah kamu kenapa ? kok merah ! sambung alizah sambil memastikan apa yang terjadi yang membuat wajah faldo bersemu merah.


"Tidak ,tidak apa-apa "saut faldo memandang sembarang arah.alizah malah terbahak melihat tingkah faldo ,meskipun dia tidak tahu kenapa wajah faldo sampai bersemu merah.


Tanpa keduanya sadari ,sedari tadi sepasang mata terus memerhatikan keduanya.


Faiz berdiri tak jauh dari halaman depan sekolah,memandang alizah dan faldo yang begitu dekat.

__ADS_1


__ADS_2