Diakah Imamkuu

Diakah Imamkuu
Episode


__ADS_3

Setelah menemukan semua barang yang diperlukan Faiz segerah membayarnya dan berlalu keluar mall.


Dengan kantong belanjaanya ditangaya Faiz berjalan menujuh parkiran dimana mobilnya berada.


Betapa kagetnya saat Faiz tak menemukan keberadaan Alizah di mobilnya.


"Adek..adek kemana lagi ? Faiz menaruh belanjaanya di kemudi mobil begitu saja.Ia beralih memerhatikan pintu masuk pasar malam.Berfikr Alizah mungkin berada disana Faiz pun melangkah memasuki pasar malam.


Disisi lain, Alizah begitu kesal mendengar suara maraton milik seorang lelaki yang menabraknya.


Alizah mengangkat wajahnya menyelonong ke atas, menatap sosok seorang pria yang berdiri didepanya.


"siapa dia ? siapa pria ini,aku tak mengenalnya ,lalu bagaimana dia bisa mengetahui namaku "


Pria itu mengulurkan tanganya niat membantu Alizah namun uluran tanganya tak disambut oleh Alizah.Merasa tak disambut dengan baik niatnya padahal untuk membantu , lelaki itu menepiskan tanganya diikuti senyuman yang terukit dibibirnya.


Alizah berdiri menatap tidak suka pada leleki yang diangap soker gitu.


"Anda salah orang, namaku bukanlah Alizah"ucap Alizah dengan tatapan tidak suka.


"Benarkah ! kalau begitu bolehkah aku mengetahui namamu nona"sautnya diikuti senyuman menyeringi.


"Bolehkah kita berkenalan "sambungnya lagi.


"Cih tidak tahu malu." Maaf saya tidak punya waktu"saut Alizah.


Dasar pria aneh, baru ketemu langsung minta kenalan, orang yang tak tahu malu "semergih Alizah seraya mengulurkan tanganya didepan wajah pria itu.


"Karena anda aku terjatuh dan juga karena anda ice cream yang seharusnya sedang ku nikmati saat ini harus ditunda"ucap Alizah membagi tatapan antara si pria dan ice creamnya.


"Anda harus ganti rugi sekaligus meminta maaf ,itupun jika anda mempunyai etika"sambung Alizah.


Pria itu bukanya meminta maaf malah sama seperti sebelumnya, tersenyum indah bagaikan sedang dalam proses mendapatkan hadiah.


Alizah mengerutkan keningnya,ekspresi pria didepanya seakan sedang bermain-main denganya.


"Aku akan menganti rugi , nona tenang saja ,disini aku juga yang salah..aku mengakuinya nona,tapi apakah nona tak ada niatan untuk mengetahui siapa orang yang telah merusak hari bahagiamu ini !


"hmm dia sangat narsis dan tak tahu malu."

__ADS_1


"Baiklah, siapa nama anda "ucap Alizah tanpa memperkenalkan siapa dirinya.


"wanita yang keras kepala, ini cukup menarik."


"Baiklah saya harap nona mendengarnya dengan baik, Namaku Chandra "Alizah membulatkan mata.


"Chadra Adelard " Alizah diam ditempatnya matanya membulat sempurnah.


Diujung sana,tepatnya di ujung area pasar malam, seorang pria terlihat berjalan kearahnya, tempat dimana dia berdiri,pria itu tak lain adalah Faiz yang sedang mencari keberadaan Alizah.


"Habis habis gua ,habis.. bakal diceramah "


"Nona ekpresimu! chadra menatap pelak pada wanita yang berdiri didepanya,dilihat ekspresinya kaget seakan sedang mendapat masalah besar.


"pergi pergi, aku harus pergi "Alizah berniat untuk kembali ke mobil ,mungkin ada jalan pintas lain, pikirnya.


"Nona sekarang giliranmu "ucap chadra yang dengan beraninya mengengam lengan Alizah.


"Heiiiii tuan, anda tak sopan jika bertingkah seperti ini, lepaskan.."Alizah menghempas kasar tangan chadra.


"Untuk apa !aku tak punya waktu"ucap Alizah barsiap pergi.


Chdara menyingungkan senyum jahatnya ,memandang Alizah yang berjalan semakin menjauhinya.


"Hhhhh..pertemuan selanjutnya akan tetap terjadi, dihari itu akan ku pastikan kamu sepenuhnya adalah milikku, Alizah"lagi-lagi senyuman jahatnya diikur dibibir tipisnya.


Kembali pada Faiz dan Alizah yang sudah duduk di mobil setelah tadi Alizah mengumpat dan berlari dari pasar malam menujuh ke mobil , tak jauh dari itu Faiz juga kembali ke mobilnya.


Masih diam dan hanya kebisuan dan keheningan yang terjadi diantara keduanya.


Faiz duduk dikemudi mobil dengan pandangan yang mengarah pada Alizah yang duduk disampingnya.


Alizah hanya duduk diam ,ia tak berani memandang Faiz, cukup tau diri juga jika dia memang salah kali ini.


"Tadi adek kemana ? Faiz mencoba berbasa-basi.Sebenarnya saat mencari Alizah tadi ,Faiz tak sengaja menatap sosok wanita yang diyakini adalah Alizah dan langsung mengikutinya.


"Aku aku.. "Alizah gugup.


"Kemana ? ulang Faiz.

__ADS_1


"Aku ke toilet"


"Ke toilet!! ulang Faiz ,Alizah menganguk mengiyakan.


"Astagfirullah,adek kenapa berbohong , adek tadi tidak ke toilet dan kakak tau itu"saut Faiz membuat Alizah terpojok.


"Kakak gak suka adek berbohong kayak gini"seorang istri yang sudah tak mematuhi saja namun juga berbohong, sungguh gelarnya Alizah mencapai level naga.


Kakak tanya,adek anggap kakak ini apa dalam kehidupan adek ? ucapan Faiz membuat Alizah menyelonong menatapnya.


"ka kamu oo orang baik "saut Alizah membuat Faiz agak kecewa.Faiz mengembuskan nafansya seraya beristigfar,dia harus benar-benar sabar menghadapi sikap Alizah.


"Dengar..."mengantungkan ucapan seraya mendekati Alizah, mata bertemu mata, hembusan nafas pun terasa diantara keduanya.


"Suamimu, kakak adalah suamimu, lelaki yang selalu berada disampingmu, melindungimu jika dalam bahaya, menasehatimu jika kamu salah dan membimbungmu menjadi lebih baik.


"Deg..."jantung Alizah tak bisa diatur, ucapan Faiz benar-benar membuat hatinya bergetar.


"Kakak akan melindungimu dan atas ijinya kita bersama "Faiz meraih lengan Alizah dan mencium lembut tanganya.


"Mari bersama hingga maut memisahkan,berjanjilah untuk menemani dan melengkapi kehidupan kakak ,dengarkan kakak dek.. "Faiz menatap lekat-lekat mata Alizah.


"Kita bersama untuk menjalani sunnahnya"kali ini ucapan Faiz benar-benar lembut dan mengenai hati Alizah,lubuk hati yang begitu dalam lebih dalam dari dalamnya sebuah lautan biru kini bergetar hebat dan tanpa sadar butiran bening berhasil keluar dan terselip di sudut mata Alizah.


Selanjutnya Alizah tak bisa berkata-kata, Apa yang harus diakatakanya, bagaimana harus bereskpresi dan, deg deg deg "apa maksut dari detakan hatinya yang terus berdetak tak ber arah.Sebagian menjadi pertanyaan dan sebagianya lagi menjadi misteri yang tak terjawab untuknya.


Faiz melajukan mobilnya meningalkan area mall, mobilnya membelah gelapnya area jalan malam.Suasana yang tenang, hanya keheningan yang terjadi sepanjang pejalanan hingga Faiz memberhentikan mobilnya karna mereka telah sampai di kediaman mereka.


Pak Agus membuka gerbangnya dan mempersilahkan mobil Faiz memasuki halaman rumah.


Alizah langsung turun dan masuk ke dalam rumah, meningalkan Faiz begitu saja, Kali ini Alizah berniat lagsung ke kamar.


Faiz menatap kepergian Alizah ,terlihat tatatapan matanya yang nanar ketika dia menatap kepergian Alizah.


"Kakak harap kau bisa bersikap dewasa"Alizah mungkin agak sedikit terbebani dengan ucapan Faiz, gadis sepertinya cukup kasar dalam bertingkah namun disisi lain kembali lagi ,umurnya yang dibilang masih cukup muda,Faiz takut nantinya Alizah akan tertekan dengan ucapanya tadi.


Pernikahan yang harus diterimanya dalam rentan usianya yang masih muda, menikah dengan orang asing, tak dikenali dan tanpa adanya suatu ikatan ataupun cinta.


Manusia manakah yang pernah merasakan hal yang sama,masuk ke kehidupan baru, masa baru, lingkungan baru dan mungkin semua kehidupannya akan berubah kedepanya,tertekan dan serasa kehidupanya tak ada artinya.

__ADS_1


Masa muda adalah masa dimana seseorang berada di era sensitif terhadapat gejala yang muncul dalam kehidupnya.


__ADS_2