
Alizah menatap Kesal Juna yang sial juga ikut memandangnya,Alizah dengan cepat membung muka ,entah mengapa akhir-akhir ini dirinya selalu dibut emosi ,mungkin jika diperiksa tensis darahnya pasti sangat tinggi.
"Semuanya berbaris dengan rapi ,Perintah Pak Arwan pada para siswa.Mereka pun berbaris dan memberikan jarak sedepah sebagai pemisah antara kelas 11 dan 12.Pak Anwar mulai memberikan Arahan.
"Hari ini kita akan praktek berbagai macam permaianan yang tentunya butuh fisik dan pertahan yang kuat ,ucapnya tak ada bantahan ,semuanya diam mendengarkan.
"Saya sengaja gabungkan kalian kelas 11 dan 12 .Setelah berdiskusi dengan para osis ,bapak memutuskan untuk membimbing kalian dalam meningkatkan kemampuan dan performa kalian,maka dengan itu mata pelajaran bapak 98% lebih menonjol pada praktek dan 2%sisanya pemberian materi,itu yang ingin saya samapikan dan saya angap kalian menyetujuinya,ucapnya tegas dicampur dengan senyum defilsnya.Alizah merongoh sakunya karena mendengar ponselnya yang berdering.Sialnya belum juga melihat dengan jelas ponselnya namanya sudah disebutkan dengan lantang.
"Alizah..Suara itu menghentikan Alizah ,Alizah mengangkat wajahnya memandang sang pemilik suara yang ternyata adalah Pak Arwan.
"Dalam pelajaran saya tidak boleh ada yang sibuk dengan kegitanya sendiri ,Kemarikan ponsemu ,ucap Pak Anwar,Alizah mengeleng membuat Pak anwar Memukul Kuat Rotan yang dipegangnya ada tiang besi disampingnya.
"Ini Telfon dari orang tua saya dan sepertinya penting,Saya harap bapak bisa memahaminya, saut Alizah tak kalah Agresifnya.
"Kamu jangan main-main dengan saya ,ucap Pak Anwar tak kalah memandang Alizah.Alizah melangkah kedepan dan berhenti tepat didepan Pak Anwar.
"Untuk apa saya bermain-main dengan anda ,Anda sudah cukup tua dan saya masih remaja,Sunguh pemikiran Yang konyol ,Jawabnya lantang ,Para siswa dibuat kaget,ada yang tegang dan juga sebagian menikmatinya sebagai tontonan.
"Dimana Sopan santunmu terhadap Guru ,Apa kau tidak diajari ,Beraninya kamu melawanku ,akan ku beri Kamu Hukuman karna tak sopan terhadap seorang guru ,Ucap Pak Anwar dengan Tensis dan Volume yang membuat semuanya menegang.Semuanya diam ,bahkan udara pun seakan berhenti karna takut memberikan keribatan.
"Kenapa bapak menghukumnya" Ucap seseorang yang berdiri disalah satu barusan itu.Semua mata menujuh pada Juna yang memang dialah pemilik suara tadi termaksud Alizah.
__ADS_1
"Dia memang kepo dan suka mencampuri urusan orang lian ,gumam Alizah menatap Juna.
"Juna..apa kamu juga akan membantah samahlnya seperti dia ? Ucap Pak Anwar paDa Juna.Juna tak menjawab malah melangkah menghampiri Alizah dan Pak Anwar yang didepanya.
"Dia hanya meminta waktu untuk mengangkat telfon dari orang tuanya ,Kenapa bapak tidak mengizinkanya ? Bapak seorang guru bukan orang tua yang sudah membesarkanya ,Tentu saja jika aku diposisinya ,aku pasti akan melakukan hal yang sama persis bahkan lebih ,ucapnya penuh penekanan Kemudian balik menataP Alizah yang juga sedang menatapnya.Para murid yang tadinya diam ,langsung ribut memecahkan keheningan,Para murid Cewe pada menyejerit menyaksikan keberanian Juna ,mereka pada Gayal semuanya.Sedangkan Pak Arwan memilih diam ,terlihat diwajahnya akan kesegangan terhadap Juna.
"Orang tuamu telfon,angkatlah ,ucap Juna memandang Alizah ,Alizah tertawa Defils menangapinya kemudian berniat pergi namun ditahan Juan ,Juna mengengam tangan Alizah dan mendekatkan wajahnya ketelingan Alizah yang tertutup Khimar.
"Alasanmu cukup bagus ,bisiknya tepat ditelingan Alizah ,Alizah balik memandang Juna ,ternyata Juna bisa melihat bahwa dia cuman berbohong.Alizah tersenyum sinis dan melepaskan cengkraman Juna.
"Jangan SoToy jadi orang ,ucapnya memasak wajah kesal dan berlalu meningalkan Juna.Pergerakan Juna dan Alizah tidak luput dari pendangan Mona ,Mona memandang tidak suka pada Alizah.
Setelah menitipkan ponselnya Alizah kembali kebarisanya ,Kerumunan dan keributan tadi kembali tenang setelah Pak Anwar menenangkan Semuanya.Olahraganya pun dimulai,Setiap kelompok Akan bekerja sama dalam menyelesaikan berbagai macam olahraga dan permainan yang sudah ditentukan oleh Pak Anwar.Permainanya akan dimulai dengan pemansan dan dilanjutkan dengan permainan lainya seperti ,Basket ,senam ,Tarik tambang dan permainan lainya ,disetiap regu harus mengikuti setiap permainanya tanpa terkecuali.Permiananya pun Dimulai ,Pak Anwar memegang sepucuk kertas yang digunankan untuk mengisi nilai para siswa sesuai dengan kemampuan dan kelincahan mereka.
Kini Memasuki babak Finis untuk menentukan juara 2 dan 3 pemenang basket ,juara satunya tentu saja dimenangkan oleh Tim Juna.
"Zah Loe kuat Gak main basketnya ? Ucap Elsa pada Alizah yang kelihatan pucat.
"Gue baik-baik saja ,Gak perlu khawatir ,saut Alizah.Cika menganguk ,Kedua tim pun masuki lapangan basket.Pak Arwan sebagai wasit mengunakan koin untuk menentukan pemegang bola pertama yang ternyata dipegang oleh tim Mona dan Cika.Permainanya pun dimulai ,Para penonton yang terdiri dari para siswa cewek dan cowok berdiri memberi sorakan pada tim yang mereka dukung.
"Jun..menurut Lo Siapa yang akan memenangkan Permaianan Ini ? Tanya Roy pada Juna yang duduk memerhatikan Alizah dari kursi penonton.Juna meraih botol dan meminumnya.
__ADS_1
"Kita lihat saja ! Sautnya kembali meletakan botol minumanya,Entah Alizah kalau ataupun menang tak akan merubah semua yang dirasakanya pada Alizah.
Alizah beserat timnya sudah mempersiapkan posisi mereka masing-masing.Mona sebagai tim lawan sudah berdiri di garis paling unjung ,dia akan melakukan Servis.
Pffff..bunyi fluit menandakan permainan dimulai ,Mona mulai melayangkan bolanya dan memukul sekuat-kuatnya bola basket hingga memasuki area Lawan.Bola menujuh ke arah Cika dan ditangkisnya dengan sempurnah hingga memasuki tim lawan.Permainan terus berlanjut,Para penonton semakin bersorak ,saling sahut-sahutan dan memanas.Mereka terus bermain hingga mendengar Fluit tanda babak pertama telah selesai dengan skor 17-21 yang dimenangkan oleh tim Alizah.
"Kita menang Za ,Ucap Elsa meraih botol minumanya dan meminumnya.
"Loe Pea banget,kita belum menang ,Ini baru babak pertama ,Saut Alizah yang memang sebenarnya Gak peduli menang atau kalah dalam permainan Basket ini.
Kembali pada Juna yang sedang duduk bersama Roy ,Roy merupakan tim basketnya yang lainya entah hilang kemana.
"Loe lihat wanita itu ! Ucap Roy menunjuk kearah Alizah ,Juna menyipitkan matanya dan berbalik memandang Roy.
"Kenapa ? Ada apa dengan Dia ? Balas Juna agak penasaran kata apa yang akan diucapkan Roy,dan yang benar saja ucapan Roy berhasil menaikan tensis darahnya.
"Dia namanya Alizah ,Cantik kan ! tapi kayanya lebih cantik lagi kalau dibuka penutup kepalanya,ucapnya dengan senyuman defilsnya yang terlihat nakal dimata Juna.Juna Diam menahan Emosinya yang ingin mengebu-gebu.
"Loe liat aja ,Gue bakal dapatin dia,Sambungnya lagi.Juna balik menatap Roy.Bagaimana kamu bisa mendapatkanya ? ucapnya menahan emosi.
"Aku akan memaksa dia untuk melakukan hal itu denganku,Ucapan Roy bagaikan hantaman yang membuat Juna marahnya bukan main,Hingga...
__ADS_1
**********
Makasih buat dukunganya 🙂🙏💕