Diakah Imamkuu

Diakah Imamkuu
Episode 59


__ADS_3

Setelah makan malam Faiz dan Pak Agus memasukan barang Umi Zenah dan Abi Adam ke bagasi mobil ,barang-barang keduanya cukup banyak mengingat sudah sebulan lebih keduanya menginap belum juga ole-ole yang dibeli Faiz dan Alizah siang tadi.


"Tugas adek masih ada ? Kalau masih ada kakak sarankan adek kerjakan tugasnya dulu ,nanti bair kakak yang anatarin Abi Umi" Ucap Faiz pada Alizah yang bersandar dipintu mobil.


Alizah terdiam ,tugasnya memang masih banyak ,tapi semuanya itu tugas dari guru-guru lembek gitu , Dan juga bila dikerjakan waktu shubuh oke juga tuh ,mengingat sakarang ini dia selalu dibangunkan lebih awal oleh Faiz,pikir Alizah


"Ada..tapi tingal dikit doang" Saut Alizah langsung masuk kedalam mobil.Tak lama dari itu Umi Zenah dan juga Abi Adam yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga.


"Fiz Alizah dikamar ? Tanya Umi Zenah pada Faiz.Umi zenah taunya Alizah Gak ikut gantarin karna dia sibuk mengerjakan pekerjaan Sekolahnya.Alizah yang duduk sambil memerhatikan dari didalam langsung membuka kaca mobilnya.


"Engak Bu,Lizah ikut " Ucap Alizah melalui jendela Mobil.Umi zenah menganguk dan ikut masuk kedalam Mobil Begitupun dengan Adam dan juga Faiz.


"Gak ada yang ketingalan lagi Mi ? Tanya Faiz pada Zenah yang duduk bersama Alizah di belakang kemudi sedangkan Faiz bersama Adam duduknya dikemudi depan.


Setelah itu Faiz mulai menjalankan mobilnya hingga berjalan meningalkan halaman rumahnya.Selama perjalanan Alizah dan Juga Umi zenah saling mengobrol dan bercanda tawa,keduanya sudah semakin akrab satu sama lainnya.Sedangkan Faiz fokus pada kemudianya sesekali ikut melihat Alizah dan Uminya yang terlihat asik ketika mengobrol.


Lama melakukan perjalanan akhirnya Faiz memberhentikan mobilnya didebuah rumah,gerbang pun dibuka menampakan rumah yang cukup besar dengan Warna Gold timenya.


Alizah menatap bangunan besar itu ,Dipandangnya halaman rumah yang indah sebab dipenuhi bunga-bunga cantik dan indah jika dipandang mata.Alizah balik menatap Faiz yang sedang mnegobrol dengan Pak satpam.


"Hmm cukup akrap " Ucapnya yang ditujukan pada Faiz.


"Ayo Nak " Pangil Umi zenah pada Alizah ,mereka pun masuk kedalam rumah dan duduk diruang tamu,sedangkan Faiz masih mengobrol dengan Pak Amir.


"Ibu dan bapak sudah datang ! Ucap Bi Marwah pada keduanya.


"Iya Bi ,Saut Umi Zenah seraya menarik Alizah kepelukanya.


"Kenalkan Bi ,Dia Alizah istrinya Faiz " Ucap Umi Zenah membuat Bi Marwah seperti tak menyangkah ,Bi Marwa bisa melihat Bahwa Alizah gadis yang cukup muda.


"Subhallah ,Istri Nak Faiz secantik ini Bu! Ulang Bi Marwa mengakui kecantikan Alizah.


"Semoga kalian bahagia dan menjadi keluarga yang sakina" Sambung Bi Mawra.

__ADS_1


"Alizah yang dipuji secara berlebihan menatap cangung."Ku tau ku cantik ,Tapi jangan seperti ini juga "Gumam Alizah dalam hati.


"Bi , selama kita pergi bagaimana dengan keadaan rumah ? Tanya Umi Zenah.


"Alhamdulillah semuanya baik Bu,kalo gitu Saya kedapur dan buatkan Minuman dulu ya Bu " Ucap Bi marwa berjalan menujuh dapur.


"Abi ke Atas dulu Mi ,Nanti kalau Faiz datang katakan padanya Bahwa Abi menungunya dikamar " Ucap Adam dan berlalu pergi.Zenah menatap kepergian Adam ,Pasti ada sesuatu yang penting sehingga Ia memangil Faiz ,Pikir Umi Zenah.


"Ayo Nak duduk dulu " Ucap Umi zenah pada Alizah yang masih berdiri ditempatnya ,Alizah sedang memandangi bentuk dan lekuk rumahnya Abi dan Uminya Faiz.


"Emm..Bu Lizah pengen pipis ,tapi Toiletnya dimana ya Bu ? Tanya Alizah dengan muka yang memelas.


"Toiletnya disana " Saut Umi Zenah pada ruangan sebelahnya yang bersebelahan dengan dapur dan Juga Ruang tamu.


"Mau Ibu Antarin ! tawar Umi Zenah dan Alizah mengeleng.


"Ngak Ngak usah Bu " Saut Alizah lalu berjalan meningalkan ruang tamu menujuh toilet sesuai arahan Zenah.


"Jalan yang mana ya ? Kesini atau kesini ! Ucap Alizah tatkala melihat dua belokan.


Uppss..Alizah menutup Mulutnya.


"Apakah dia maling ? atau penjahat ? ataukah dia Roh yang bergentayangan ? ucap Alizah kembali mengeleng.


"Tidak tidak ,Mana ada hantu seperti itu " Ucapnya melihat pria itu yang terlihat bersembunyi dan sesekali meliril kiri kanan.


Alizah mengarahkan pandanganya keseluruh ruangan.Dilihatnya sebuah balak kayu besar yang berada disudut ruangan.


"He he he " Germicik Alizah sambil berjalan menghampiri kayu balak itu.


"Uhh berata banget " Ucapnya dengan wajah memelas ,Alizah mengangkat kayu balaknya dan berjalan dengan pelan agar tak terdengar lelaki yang notobetnya diangap maling.


Tanpa berfikir panjang Alizah langsung mengarahakan kayu balak itu tepat di pungung belakang pria itu.

__ADS_1


"PLAAK..BRUUGHH..BRUGH..Dua pukulan berhasil mendarat dibadan Lelaki itu .


"Hei hei apa yang kau lakukan ? Ucap pria itu mencoba menghentikan Aksi pukul Alizah


"Dasaar kau maling " BUUGGH..BRUGH..kayu balak itu berhasil mendarat di kepala lelaki itu hingga membuatnya langsung tumblang dan jatuh, "sepertinya dia tak sadarkan diri" pikir Alizah.


"Harusnya dengan satu pukulan saja sudah membuatnya tumblang ,Heemm Cukup kuat Daya tahan maling ini" Ucapnya sambil menatap wajah lelaki yang terbaring tak sadarkan diri.


Pak pak pak..Suara langkah kaki terdengar jelas ditelingan Alizah.Datang Faiz dan Umi zenah ,dari ruang tamu mereka bisa mendengar dengan jelas suara ribut dan langsung berlari menujuh asal suara itu.


"Adekk...Ucap Faiz seraya ingin mendekati Alizah ,Faiz khawatir terjadi apa-apa padanya .Namun langkahnya malah dihentikan tatkala melihat tubuh seorang pria yang terbaring didepanya.


"Kenapa Fiz ? Ucap Umi Zenah menatap Alizah yang berdiri dengan kayu ditanganga ,Umi Zenah kembali memfokuskan matanya pada Lelaki yang terbaring dilantai.


"Faldo..!! Teriak Umi zenah berlari mendekati Faldo yang sudah tak sadarkan diri.Alizah yang melihat itu menjadi bingung dan bertanya-tanya.


Umi zenah yang khawatir terus mengoyang wajah Faldo.


"Umi Menepih dulu Biar Faiz membawa Faldo kekamar nya" Ucap Faiz segerah mengangkat tubuh Faldo,sedangkan Alizah masih diam ditempatnya,Ia butuh waktu untuk mencernah semuanya.


"Dek..tolong pangilkan dokternya " Ucap Faiz sambil memberikan sebuah kertas pada Alizah dan berlalu membawa Faldo diikuti Umi Zenah dibelakangnya.


Alizah diam menatap Faiz dan Umi Zenah yang sudah menjauh dari tempat dimana dirinya berdiri.


"Apa aku sudah melakukan kesalahan ? Ucapnya dengan rada kebingungan, sedangkan kayu balak yang digunakan untuk memukul Faldo masih stand By ditanganya.


Alizah menatap kertas yang diberikan Faiz.Kertas itu berisi Nomor kontak seseorang yang diyakininya adalah nomor kontak Dokternya.Alizah menghampiri telfon rumah dan segerah menelfon Dokternya sesuai arahan Faiz.


****


Kamu✋Mksih buat kunjunganya.


Buat Readers yg nanya

__ADS_1


"Dimana sih Sebenarnya Masalah utama dari ceritanya ?


Author : Sebelum Author buat Ceritanya Semua alur dan jalan ceritanya udah Author tetapin ,Tapi Disisi lain komentar Readers yang tercinta sadar tak sadar bisa membuat Author jadi blenk hingga Alur yang tadinya sudah diatur dengan matang malah Harus diubah dengan tujuan agar menarik dan sesuai dengan minat dan keinginan kalian para Readers tercinta.Maaf jika Novelnya membosankan bagi kalian,Author akan berusaha membuat ceritanya lebih menarik lagi.Maaf jg masalah taypo yg bertebaran disetiap Episode novelnya.Author baru ngajar Buat cerita ,jadi Msih harus dilatih dulu😁Buat kalian yg mau memberikan masukan bisa langsung komen atau Masuk ke grop cat aku ,Nanti kalian bisa nanya langsung dan utarakan pemikiran kalian,Isnya Allah Author bakal jawab😁💕


__ADS_2