Diakah Imamkuu

Diakah Imamkuu
Episode 67


__ADS_3

Setelah menempuh perjalan, ojek yang ditumpangi Alizah akhirnya sampai dikediaman mereka.


'Pak Pak berhenti disini saja'ucap Alizah sambil memukul pelan bahu tukang ojeknya.


'Ini pak bayaranya'Alizah memberikan beberapa lembar uang pada tukang ojeknya dan berlalu memasuki halaman rumah karna gerbang yang tak dikunci.


Belum juga masuk kedalam Alizah dikagetkan dengan suara seseorang yang entah datangnya darimana.


'Neng Alizah.. neng Alizahnya ke mana saja!Aden Faiz cariin Loh'ucap pak Agus ,Alizah berbalik menatap pak Agus.


'Dia nyariin Aku!ulang Alizah, Pak Agus menganguk.


'Pulang tadi, Nak Faiz langsung pergi buat nayariin neng Alizahnya'sambung pak Agus sambil memerhatikan jidat Alizah yang memar.Alizah menyadarinya hal itu,cepat-cepat ia menutup jidatnya.


'Alizah tadi abis jalan-jalan ama teman,lupa kabarin'saut Alizah berlalu pergi meningalkan pak Agus.Setelah kepergian Alizah pak Agus segerah menghubungi Faiz dan memberitahukan bahwa Alizah telah kembali ke rumah.


*


Faiz menjalankan mobilnya menujuh kesekolah Alizah, keadaan sudah cukup larut dan Alizah belum juga kembali tentu saja Faiz merasa khawatir.


Tak lama mobil jedan hitam berhenti disebuah gerbang sekolah, keluar seorang lelaki berjas dan menghampiri pak satpam yang sedang berjaga di pos jaga.


'Ada yang bisa saya bantu ? ucap penjaga gerbang.


'Maaf mengangu,Bapak penjaga sekolah ini kan! apa bapak mengenal wanita Ini ? namanya Alizah"ucap Faiz seraya menunujukan gambar di ponselnya.


'Alizah !! tentu saja saya mengenalnya,dia selalu membuat keonaran disekolah Ini jadi namanya tak asing lagi 'saut si penjaga gerbang.


'Baiklah, selepas sekolah tadi apa bapak melihatnya ?


'Tadi kalo tidak salah dia pulangnya bersama salah satu temanya beberapa jam lalu'saut penjaga gerbang.Setelah lama mengobrol dengan si penjaga gerbang Faiz kembali melajukan mobilnya menyusuri jalan raya.


Disaat lagi bimbang-bimbangnya serta khawatir ,ponsel Faiz terdengar berdering.Faiz meraih ponselnya yang ternyata pemangilnya adalah pak Agus.


'iya pak, ada kabar ? tanya Faiz

__ADS_1


'Neng Alizah sekarang sudah dirumah den, baru saja pulang'saut pak Agus.Faiz menarik nafas legahnya setelah mendengar penuturan pak Agus.


'Makasih ya pak, Kalo gitu ditutup dulu,Assalamualaikum'ucap Faiz


'Waalaikumussalam 'saut pak Agus, pangilanya pun dimatikan.


Faiz memutar balik mobilnya kembalih menujuh kediamanya.


Beberapa menit kemudian mobil jedan hitam, mobil yang ditumpangi Faiz akhirnya sampai juga dikediamanya. Pak Agus segerah membuka gerbangnya dan mempersilahkan mobil Faiz untuk masuk.


'Dia dimana Pak ? tanya Faiz yang baru keluar dari dalam mobil.


'Udah didalam den 'saut pak Agus, Faiz menganguk dan berlari masuk kedalam.Dibukanya pintu utama dan menampakan ruang tamu yang bersinar terang, Faiz segarah menaiki tangga menujuh kekamarnya.


Diraihnya gagang pintu kamar, karna gerakan Faiz begitu cepat hingga menghasilkan suara pintu yang cukup nyaring ditelingan.


Alizah yang baru saja keramas tercengangang karna nyaringnya suara pintu.


' Cekelek ' Faiz berdiri didepan pintu kamar dengan nafas yang tak beraturan alias sedang ngos-ngosan karna barusan berlari.


'Kamu ' ucapan Alizah terputus saat Faiz berjalan mendekatinya dan langsung memeluknya, Alizah tak tau jika Faiz sangat mengkhawatirkanya.


'Dia memeluknya terlalu Kuat'Alizah merasa tercekik dan kesulitan bernafas ,ia pun berusaha melepaskan pelukanya.


'Diamlah dan Jangan bersuara, aku ingin memelukmu sebentar, sebentar saja 'ucap Faiz meringankan pelukanya dan memberikan ruang untuk Alizah.


Alizah yang mendengar suara lembut Faiz memilih diam, tak malawan ataupun membalas pelukan.Sungguh Kali ini Alizah berada di fase yang sulit dijelaskan,kali ini dia merasa nyaman dengan pelukan pria yang sekarang telah bernotobet sebagai suaminya.


Beberapa menit berlalu namun Faiz tak juga melepaskan pelukanya, entah kenapa hatinya selalu tidak tenang akhir-akhir ini.Dalam diamnya , Faiz menyimpan kekhwatiran yang mendalam,entah apa , faizpun tak memahaminya.


'Adek kemana saja ? Tanya Faiz dengan pose tubuh yang masih memeluk Alizah.Alizah tak menjawab, ia diam dalam pelukan Faiz.


'Kakak cariin dari tadi 'sambung Faiz tatkala tak mendapat jawaban dari Alizah.Pertanyaan Faiz malah mengingatkan Alizah pada kejadian tadi siang.Alizah mengerutkan alisnya mengingat kejadian itu, Sungguh Alizah benar-benar telah Salah paham pada Faiz.


Alizah menolak halus tubuh Faiz hingga melepaskan pelukanya.

__ADS_1


'Aku lapar 'Ucapnya berbalik membelakangi Faiz.


'Baiklah kita makan bersama'saut Faiz menatap pungung belakang Alizah.Alizah malah diam ditempatnya dan terjadi keheningan antara keduanya.


'Aku sudah tidak lapar'ucapnya berjalan mendekati kasur.


'Aku akan tidur 'Alizah ingin menaiki kasur namun pergerakanya dihentikan saat Faiz dengan cepat meraih lenganya dan mengarahkanya untuk balik menatpnya.


'Dek, Kamu kenapa? Faiz menatap Alizah yang makin menundukan wajahnya.Faiz mengerutkan alisnya saat melihat jidat Alizah yang agak memerah.


'Ini..!! disentuhnya jidat Alizah yang memar dan agak merah.


'Ko bisa Gini "ucap Faiz menatap Alizah yang diam tak bersua.Karna tak ada perlawanan Faiz menuntut Alizah untuk duduk di sisi ranjang.


'Duduk Disini, Kakak ambilin obatnya dulu'Alizah duduk memerhatikan Faiz.Faiz kembali mendekati Alizah dengan kotak obat yang dibawanya.Faiz mendekati wajah Alizah dan mulai membersihkan bagian jidatnya yang memar.


Selama Faiz mengobati Alizah ,Alizah diam memerhatikan Faiz, ditatapnya wajah Faiz yang memimikat, alis yang tebal dan sialnya alisnya tersusun rapi,hidung yang mancung dengan rahang yang begitu tajam dan juga kokoh.


'Sempurnah 'tanpa sadar Alizah mengucapkan kata itu.


'Sempurnah !! ulang Faiz.


'Apanya yang sempurnah dek ? Faiz menatap Alizah yang malah kebablakan.


'Tidak, Aku hanya asal bicara'saut Alizah tanpa menatap Faiz sang lawan bicara.Faiz menganguk paham, selanjutnya keheningan kembali terjadi antara keduanya.


Faiz duduk menatap Alizah yang membelakanginya.Lama terjadi keheningan akhirnya Alizah mulai angkat bicara.


'Seharian Ini kamu kemana saja ? tanyanya pada Faiz, Kali ini Alizah berbicara sambil memandangnya.


'Kakak dikantor, kerja 'saut Faiz yang langsung mengubah mimik wajah Alizah.Alizah meraih selimut dan langsung berbaring membelakangi Faiz.


'Padahal siang tadi jelas-jelas dia bersama seorang gadis di restoran'gerutu Alizah.


'Dan siapa wanita dengan pakaian besarnya itu, Ahhhhh.. dia sungguh Cantik'entah mengapa hatinya seakan sesak tentunya hal itu tidaklah menyenangkan hati dan juga how's, rasanya sesak.

__ADS_1


__ADS_2