
Pukul 10 : 00 Malam
Dua orang lelaki terlihat sedang berperang dalam suasana diamnya,setelah tadinya terjadi perdebatan diantra keduanya.
'Kenapa kamu kesini ? tanya lelaki yang berdiri di dekat jendela sedangkan kedua tanganya dilipat rapat,Lelaki itu adalah Juna, Juna berbicara tanpa memandang lawan bicaranya yang tak lain adalah sepupunya ,Chandra.
'Disini lebih aman ,keluargaku tidak akan tau akan kedatanganku'Jawab Chandra yang duduk di sofa.
'Jadi Kamu merahasiakan semua ini!ringkas Juna seraya balik menatap chandra,kali ini Juna menatap serius padanya.
'Jadi untuk apa Kau kembali jika tak ada maksud bertemu dengan keluarga ? Ucapnya penuh menyelidik.
'Memangnya kenapa! Aku hanya ingin kembali ke nagara ini ,tempat kelahiranku, Apa salahnya dengan itu 'Saut Chandra membuat Juna memandang kesal padanya.
'Jangan bermain-main denganku'timpal Juna dengan tumpuan mata yang terfokus tajam pada Chandra.Selama Ini jalankan untuk berkunjung, pangilan keluargapun selalu dihindarinya dengan berbagai alasan yang tak menentu bahkan tak masuk di akal.Juna yakin ada sesuatu yang diinginkan pria didepanya itu,dia tidak akan melakukan sesuatu yang percuma, dia pria egois dan penuh intrik serta memiliki keinginan keras untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkanya,dan tentunya itu cukup berbahaya.
'Ckkk, Terserah 'ucap Juna berlalu meningalkan Chandra, jika diteruskan tidak akan habis tapi malah sebaliknya hanya akan memicu perdebatan yang pada akhirnya menjadi perkelahian.
**
Subuh tadi seperti biasa Faiz dan Alizah bersama-sama menjalankan kewajiban mereka sebagai umat muslim, tentunya Faizlah yang paling menekankan dalam hal itu.
'Dek bantuin kakak pakaikan dasinya 'Faiz berjalan menghampiri Alizah.Alizah sudah lengkap dengan seragamya.
'Mending anak TK 'suguk Alizah, ia masih kesal perihal masalah semalam.Faiz malah memandang Alizah dengan senyuman yang mengembang diwajahnya.Alizah menaiki kasur dan langsung memakaikan dasinya.
Setelahnya keduanya turun kebawah untuk sarapan ,Alizah memandang sarapan paginya, dan tentunya ada yogurt juga susu coklat kesukaanya.
Setelah sarapan keduanya menujuh ke bagasi mobil.
'Kita ke rumah umi dulu ya'ucap Faiz yang sudah duduk dikemudinya.
'Buat ? Aku akan kesekolah 'tutur Alizah
'Iya, Kita jemput Faldo dulu, jalanya kan juga searah dek 'saut Faiz. Hari ini sesuai janjinya, Faiz akan mengantar Faldo untuk mendaftar di sekolah Alizah.Sehari yang lalu Faiz sudah mengabari ke sekolah Alizah.
__ADS_1
'Hmmmm ' Alizah memasang sabuk pengamanya.Mobil pun berjalan membelah jalan raya meningalkan kediaman mereka.
15 menit kemudian, Faiz memberhentikan mobilnya di kediaman umi abinya,mobilnya diparkirkan diluar gerbang.
'Dek tunggu disini, Kakak ke dalam dulu'ucap Faiz pada Alizah dan berjalan masuk kedalam,Alizah memandang kepergian Faiz melalui kaca mobil.
'Aku tidak menyukainya 'ucapnya yang ditujukan pada Faldo.Alizah bisa liat dari ekspresi dan caranya ketika menatap Alizah
'sinis dan juga itu menjengkelkan'suguknya kesal,saat Alizah sibuk dengan dunianya
'Cekelek 'bunyi pintu mobil.Faldo masuk dan duduk di belakang kemudi.Faldo telah lengkap dengan seragamnya
'Assalamualaikum 'ucap Faldo, Alizah bukanya menjawab malah celegak-celeguk memandang kiri kanan.
'Assalamualaikum 'ulang Faldo ketika tak mendapat jawaban dari Alizah.Untuk kedua kalinya Alizah tak menjawab salam dari Faldo.
'Dengar salam gak! kenapa gak dijawab? Faldo meningikan intonasinya.
'Kamu berikan salam ya!ulang Alizah .
'Kalo orang ucapkan salam itu dijawab, Perempuan 'Faldo menekan Kata perempuan.Sebenarnya Alizah memerhatikan Faldo sedari tadi, namun dipikirnya Faldo sedang bersiul atau melantun gitu, soalnya Alizah sedang mengunakan hand set.
'Bisa diam gak ! Waalaikumussalam 'saut Alizah diikuti sugukanya.Ucapan Alizah mampu mendiamkan Faldo.
'Dia sungguh tak pantas bersanding dengan kakakku'gumam Faldo dalam diamnya.
Faldo bukanya benci atau tak Suka pada Alizah, namun tingkah Alizahlah yang membuatnya terkesan bersimpati pada kakaknya.Faiz pria baik, kenapa harus disandingkan dengan wanita yang berwatak kasar seperti Alizah, dia layak mendapatkan yang labih baik dari ini.
Didalam rumah , setelah bersalam-salaman juga bertukar kabar dengan abi uminya,Faiz kembali menujuh mobilnya.
'Sudah siap! ucap Faiz yang sudah duduk dikemudinya, ia sempat menatap Faldo yang menaruh mimik tak akur.Faiz menarik napas beratnya seraya menyalakan mesin mobilnya.
Selanjutnya mobi Faiz membelah jalan raya meningalkan kediaman abi uminya.
Selama perjalan hanya keheningan yang terjadi didalamnya.Alizah duduk mendengarkan lagu dengan handsatnya, Faiz fokus pada kemudinya, sedangakan Faldo memandang luar mobil, ketiganya diam dengan alamnya masing-masing.
__ADS_1
Beberapa menit menempuh perjalan akhirnya mereka sampai juga disekolahnya Alizah ,Alizah yang duduk sambil mendengarkan lagu dibuat tercengang saat matanya tak sengaja melihat ketiga sahabatnya yang berdiri tak jauh dari gerbang sekolah ,dan yang parahnya lagi para siswa terlihat berjejer diluar gerbang sekolah.
'Ap apa yang mereka lakukan ? Alizah melongo.
'Berhenti.. berhenti,berhenti disini saja ' ucap Alizah dengan tumpuan mata yang masih mengarah pada siswa-siswa Chandra Chipta.
Faiz memberhentikan mobilnya agak berjauhan beberapa meter dengan sekolah Alizah.Melihat keadaan rada aman, Alizah dengan cepat membuka pintu mobil siap-siap untuk berlari.
'Assalamualaikum 'ucapnya segerah berlari menujuh kesekolahnya,Alizah mengambil jalur lain agar tak ketahuan ataupun dicurigai murid-murid yang lainya.
'Waalaikumussalam 'saut dua orang didalam mobil.
'Dia tak sopan,aku tidak menyukainya'ucap Faldo yang diam sedari tadi.
'Dia istri Kakak'saut Faiz kembali menjalankan mobilnya mendekati gerbang sekolah.para siswa yang berada didepan gerbang sekolah langsung terfokuskan pada mobil jedan hitam yang berhenti didepan gerbang sekolah.
'Mon...kayaknya Ini deh Mobil yang ditumpangi murid barunya' ucap Elsa yang berdiri disamping Mona sedangkan disampingnya lagi ada Cika.
'Ho oh, Semoga saja murid barunya cogan 'sambung Cika.Berita tentang Kedatangan murid baru yang katanya pindahan dari Australia sudah menjani berita hot disekolah, awalnya Monalah yang tahu, mengingat dia adalah wakil ketos, tapi karna dua sicurung, Elsa dan juga Cika, sehinga beritanya menyebar dan menjadi perbincangan hangat, terutama buat para cewek yang antusias naudzu billah.
Hasilnya itu, mereka pada berjejer rapi diluar sekolah.
Lama menunggu akhirnya keluar dua orang pria, yang satu berjas sedangkan yang satunya lagi berseragam.Melihat hal itu murid cewek tak tingal diam.
'Cold but handsome..Ahhhhh..'jeritan murid cewek.
'wawawawa.."itu murid barunya coy tanpan Abis.
"Gaga gaga ,hhhhhh".pria yang berjas itu gak kalah coy,wittt mengelora.Semuanya pada bergerombol mencari perhatian bahkan Ada yang terang-terangan menyanjungi keduaya.
Dari kejauhan Alizah yang melihatnya dibuat melonggo dengan aksi hebohnya mereka.
'Zaahhh.. sono Alizah 'teriak Elsa tatkala melihat Alizah yang berdiri agak jauh sambil memerhatikan dalam diamnya.
'Zaahhh Zaahh.. kesini'teriak Elsa.Alizah berlari menghampiri ketiganya.
__ADS_1
Aksi error dan gila2 an para siswa berakhir setelah Kedatangan para guru termaksud Pak Somad, Kepsol Chandra chipta.